Girl Love Story'

Girl Love Story'
BAB 48 : Thony Salah Sangka


__ADS_3

Livi benar-benar kesal karena sudah dua hari ini selalu di ganggu Thony dengan semua sikapnya yang aneh!


"Kayaknya Thony harus di laporkan pada Om Ery deh! Dia terus-terusan mengganggu kamu" kata Ken saat berduaan dengan Livi di ruang duduk bersama.


"Iya, aku juga udah muak sama kelakuannya!" kata Livi.


"Ya sudah. Kamu ganti baju dulu Oliv, aku tunggu disini"


"Iya tungguin ya" Livi mengambil baju gantinya lalu pergi ke kamar ganti di sebelah ruang duduk bersama. Selesai dari kamar ganti. Saat akan melangkah menuju Ken, tak sengaja kaki nya tersandung kaki meja!


"Aw!!!" Livi jatuh duduk di pangkuan Ken!


"Aduh!" Ken juga kaget karena Livi tiba-tiba jatuh ke dalam pelukannya.


"Maaf..." kata Livi lalu segera hendak bangkit dari pangkuan Ken. Tapi Ken memeluk nya erat. Wajahnya mendekat ke wajah Livi! Mereka saling pandang beberapa saat.


Ken ulurkan tangan nya membelai lembut bibir Livi. Livi menatap Ken dengan tatapan sayu. Bibirnya meruncing.


Saat itulah Thony lewat di depan ruang duduk bersama. Thony melihat Livi dalam pelukan Ken dalam posisi seperti akan berciuman! Thony merasa tubuhnya jadi kaku. Dia terdiam di samping pintu. Tak mampu bergerak.


Tapi Ken tidak mencium bibir Livi. Ken hanya mengecup-ngecup lembut pipi Livi.


"I love you Oliv..." bisik Ken.


"I love you to" balas Livi.


Thony yang mendengar merasa lemas.


Livi balas mengecup pipi Ken


"Ih! Nakal kamu Oliv! Kalau sampai ada yang melihat bagaimana?! Cewek itu gak boleh mencium cowok duluan tahu!" kata Ken.


"Siapa yang duluan? Tadi Kak Ken yang cium pipi aku duluan" kata livi.


Keduanya tertawa. Livi lalu bangun dari pangkuan Ken.


"Oliv, kamu gak marah kan padaku? Aku belum pernah mencium bibirmu sampai sekarang. Aku sayang banget sama kamu. Aku mau nya kamu dewasa dulu" kata Ken.

__ADS_1


"Iya aku gak marah kok! Aku juga belum siap" kata Livi


Thony kaget! Ken belum pernah mencium bibir Livi?! Apa artinya sebenarnya Livi tidak hamil? Thony salah sangka?!


Thony segera mencari Lovely untuk mencari tahu kebenaran nya. Lovely ada di depan ruang ganti. Sedang menunggu Jo yang sedang ganti baju.


Thony segera menghampiri Lovely.


"Lovely, beberapa hari yang lalu kan Livi mual-mual. Apa dia sekarang sudah sembuh?" tanya Thony.


"Oh iya. Dia sudah sembuh. Waktu itu kan dia mual-mual karena habis ngerujak malem-malem sama Kak Ken. Untungnya setelah makan permen. Dia sudah sembuh" jawab Lovely.


"Oh!" tahulah Thony kalau selama ini dia sudah salah sangka! Ken malah sangat baik pada Livi! Ken belum pernah mencium bibir Livi selama ini! Tadi Thony sudah mendengar sendiri!


"Mati aku! Bagaimana kalau teman-teman bertanya kapan aku menikah? Aku sudah terlanjur bilang mau menikah secepatnya!" batin Thony.


Tapi tidak akan ada yang mengungkit tentang rencana pernikahan yang pernah di ceritakan Thony. Teman-temannya akan segera melupakan itu semua. Karena dari awal pun tidak ada yang percaya dan tidak ada yang perduli juga.


Tiba-tiba Thony pingsan! Lovely yang ada di sebelah nya pun memekik kaget! Jo yang sedang ganti baju langsung keluar dan membawa Thony ke UKS.


"Iya, lagipula kenapa kamu pingsan segala sih?! Kaget aku tadi! Lagi ganti baju tiba-tiba mendengar my love teriak! Ternyata kamu sudah pingsan di depan ruang ganti!" kata Jo.


"Tadi tiba-tiba kepalaku pusing Jo" Thony turun dari ranjang UKS lalu tanpa banyak bicara lagi pergi meninggalkan Lovely dan Jo.


Tinggal Lovely dan Jo di ruang UKS. Jo senyum manja penuh arti. Lovely segera hendak kabur dari sisi Jo. Tapi Jo menarik tangan Lovely dan memeluk Lovely erat-erat dari belakang!


Tubuh Lovely sampai mepet ke tembok karena terdorong dan tertekan oleh tubuh Jo.


"Lepaskan aku!" Lovely coba berontak tapi tidak bisa melepaskan diri.


Jo semakin mendesak tubuh Lovely ke tembok. Lovely merasa tengkuknya di ciumi Jo sampai basah. Tubuh Jo bagian bawah terasa menggesek ke bagian belakang tubuh Lovely! Jo terdengar mendesah di telinganya "Ah... Love..."


Kenapa sikap Jo selalu seperti ini?! Lovely sudah tidak terlalu respect pada Jo sejak kejadian waktu itu. Dimana Jo pernah berusaha berbuat tidak senonoh padanya. Untungnya Revan datang waktu itu.


Lovely menutup wajah nya dan mulai menangis. Harusnya Jo bisa lebih sabar menunggu sampai Lovely tidak merasa takut lagi. Bukankah itu janji nya waktu meminta maaf?


Jo panik lalu berhenti menekan tubuh Lovely. Di balikan nya tubuh Lovely agar menghadapnya "Love... Maafin aku. St... Udah jangan nangis" bisik Jo

__ADS_1


"Kamu keterlaluan! Jahat! Kurang ajar! Tak pernah bisa berubah! Aku akan mengadukan perbuatan mu pada Mama mu!" ancam Lovely.


"Jangan dong nanti Mama ku bisa menghukum aku!" kata Jo.


"Masa bodoh! Jangan sok imut di depan Mama mu! Padahal kamu selalu mencoba memangsa aku seperti ular berbisa!"


Jo memeluk Lovely " Lepaskan aku! Aku mau masuk asrama! Udah jam 6" Kata Lovely.


"Tapi maafkan aku dulu!"


"Gak mau!"


Lovely ingin pergi tapi lengan nya di cekal. Sakit! Jo kasar!


"Aku tahu kamu pasti akan memaafkan aku! Kamu kan sayang banget sama aku?! Kenapa kamu tidak terima saja semuanya?! Kamu kan milikku?! Yang penting aku tidak akan memperkosa mu! Lagipula kalau aku nakal itu semua salahmu! Kenapa kami begitu seksi? Begitu cantik? Begitu lezat dan menggairahkan?!" kata Jo menyalahkan Lovely!


"Ya Tuhan... Jadi ini semua salahku?" keluh Lovely.


"Aku izinkan kamu pulang ke asrama sekarang. Tapi kita baikan dulu! Oke?!" Jo ulurkan jari kelingking nya. Lovely terpaksa ulurkan kelingking juga. Yang penting adalah dia bisa segera pergi dari ruangan itu.


"Love, kamu juga jangan bilang sama Mama ku ya?!" kata Jo.


"Iya! Aku tidak akan bilang! Aku gak mau dia kaget dan pingsan! Kalau tahu kelakuan anak kesayangan nya itu ternyata nakal banget!" kata Lovely.


"Ya ampun my love sayang! Kamu baik banget!" Jo memeluk Lovely lalu mencium keningnya.


"Andai Kak Jo bisa berubah lebih lembut? Aku pasti akan sangat mencintainya" batin Lovely.


Lovely balas memeluk Jo.


"Aku minta maaf ya Love..."


"Iya my prince"


"Mulai sekarang aku harus bisa membuat kamu menikmati semuanya apa yang akan aku lakukan pada dirimu! Agar kamu tidak menolak apa yang aku ingin lakukan!" tekad Jo!


"Ya Tuhan!" Lovely rasanya mau pingsan!

__ADS_1


__ADS_2