Girl Love Story'

Girl Love Story'
BAB 33 : Hari Memasak


__ADS_3

Ken tidak bisa mengikuti pertandingan selanjutnya karena Mark bertambah parah sakit perut nya. Akhirnya kepala pelatih ganda putra, Om Ery memutuskan kalau Ken dan Mark sebaiknya pulang saja ke Indonesia. Thony juga ikut pulang karena merasa kurang fit.


Ken sebenarnya tidak rela kalau ia harus pulang. Tapi, mau bagaimana lagi? Dia harus menemani Mark pulang. Ken berpesan pada Jo agar bisa membawa kemenangan di semifinal malam ini.


"Jo, aku titip kemenangan buat Indonesia ya! Kamu harus menang malam ini!"


Sementara itu di Jakarta, Livi mendengar kalau Ken akan pulang dari Thailand hari ini. Livi bertekad kali ini akan membuat lele goreng yang spesial! Sabtu yang harusnya Livi pulang ke rumah, tapi kali ini Livi memutuskan tidak pulang. Dia sibuk menyiapkan lele goreng yang di bantu Lovely.


Livi meminta bantuan Mbak asrama untuk memotong lele nya, Lovely membuat bumbu nya, jadi Livi tinggal menggoreng nya saja. Jam 12 siang, Livi berhasil menyiapkan lele goreng dan sambal kecap.


"Makasih ya Lovely, kamu bantu aku hari ini. Kamu gak pulang ke rumah?" tanya Livi.


"Enggak ah, aku di asrama aja. Aku mau lihat Kak Mark dulu. Kasihan dia sakit" kata Lovely.


"Iya, padahal kalau awalnya mules jangan maksain pergi ke Thailand ya? Cuma numpang 'boker-boker' aja disana"


"Ih kamu ini!"


"Kak Jo hebat ya? Dia selalu membuat kemenangan pertama buat Indonesia"


"Iya, kemenangan pertama dalam pertandingan beregu itu sangat penting! Buat modal tim! Aku kangen banget sama Kak Jo..."


"Sabar, Kak Jo mu masih harus berjuang!"


Jam 1 siang, Ken sampai di asrama. Mark langsung masuk UKS. Para siswa dan siswi segera menengok Mark. Sementara Livi seusai menjenguk Mark segera mengajak Ken makan siang.


Wajah Ken masih bete karena ingin ikut bertanding di semifinal hari ini. Kalau saja Mark tidak sakit...


"Ngajak makan sama apa?" tanya Ken.


"Lihat aja dulu" Livi membawa Ken ke ruang makan. Sampai di sana, Ken mencibir melihat lele goreng sudah siap dihidangkan.


"Beli di restoran mana nih?!" sindir Ken.


"Ini aku yang buat! Aku yang goreng! Beneran! Sebagai penebus kesalahan waktu itu"


"Serius kamu yang goreng?"


"Iya! Bener! Tuh lihat di tempat sampah ada jeroan nya! Kalau aku beli nya matengan, gak mungkin ada jeroan nya!"


Livi menyendokan nasi hangat untuk Ken. Saat itu, Ken melihat ada tanda merah di tangan Livi.


"Kenapa itu tangan kamu?"


"Tadi kena minyak panas dikit waktu aku goreng lele nya"


"Hati-hati dong cinta" Ken usap-usap tangan Livi yang merah.


Jantung Livi berdebar keras. Tak salah Ken memanggil nya dengan sebutan 'cinta'?

__ADS_1


"Udah gak papa kok Kak Ken. Ayo sekarang makan dulu"


"Lain kali kamu hati-hati ya!"


"Iya"


Ken mulai makan pakai tangan. "Wah! Enak Oliv! Makasih ya kamu udah masakin ini"


"Iya sama-sama"


"Kamu juga ikut makan ya" Ken mulai menyuapi Livi pakai tangan. Livi kaget lalu menggeleng "Ayo jangan nolak!"


Terpaksa Livi mau di suapi Ken. Walau rasanya mau pingsan! Livi tahu walau Ken jutek, tapi Ken sayang padanya.


Karena gugup, Livi malah menggigit tangan Ken! "Awh!" pekik Ken.


"Maaf Kak Ken!" Livi panik.


Ken kibas-kibas tangan nya "Dasar kamu Oliv! Di suapin malah ngigit!"


"Aku gak biasa makan pakai tangan, aku biasa makan pakai sendok. Maaf ya"


"Iya! Dasar kamu anak manja!"


Ken dengan gemas mencubit pipi Livi, padahal nya tangan nya masih belepotan minyak dan ikan goreng.


Ken malah terbahak-bahak.


Tanpa mereka tahu, Delia memperhatikan dari jauh. Delia di bakar rasa iri melihat keakraban Livi dan Ken. Belum pernah dia lihat Ken tertawa seperti itu. Apa Ken benar-benar mencintai Livi?


*******


Klub tim Badminton Indonesia berhasil memenangkan pertandingan di semifinal dan final. Kemenangan berhasil di petik lewat Jo, Jay/Ryan dan Irman.


Lovely menonton pertandingan lewal live streaming. Lovely benar-benar terharu melihat perjuangan Jo selama hampir seminggu ini.


Papa nya langsung menelepon untuk mengabarkan kemenangan itu. Tak lama Papa Jo yang menelepon Lovely.


Jo sendiri baru bisa menelepon Lovely pada pukul 11 malam. Karena sibuk wawancara dan pengalungan medali.


"Selamat ya Kak Jo!" seru Lovely.


"Makasih! Besok aku pulang sayang. Aku kangen banget sama kamu!"


"Aku juga kangen banget"


"Mau hadiah apa my Love?"


"Gak usah bawa hadiah! Pokoknya cepat pulang dengan selamat! Aku tunggu di asrama ya my Prince!"

__ADS_1


Esoknya seusai latihan, Lovely berniat membuat seblak untuk Jo. Livi segera membantu nya karena Lovely juga membantunya membuat lele goreng sabtu kemarin.


"Mau bikin seblak apa?" tanya Livi.


"Seblak ayam, tapi gak pakai tulang" jawab Lovely.


"Kok gak pakai tulang?"


"Kak Jo gak suka tukang"


"Anak kecil aja suka tulang"


"Gak tau tuh"


"Kak Jo tahu seblak?"


"Tahulah! Aku yang pertama kali memperkenalkan seblak padanya"


Lovely memang biasa memasak aneka masakan Sunda karena dia memiliki darah sunda nya. Papanya orang Sunda. Sementara Mama nya indo, campuran Batak dan Belanda.


Tiba-tiba, Thony muncul di dapur asrama. Thony sudah fit sekarang. "Hai lagi pada ngapain? Masak ya?" sapa Thony.


"Iya, kami akan bikin seblak ayam" kata Lovely.


"Aku bantu ya? Aku jago masak seblak lho!"


"Boleh"


Dengan semangat Thony mulai membantu merebus kerupuk mentah. Sementara Livi mengiris sayurannya. Lovely sendiri mengulek bawang dan kencur.


"Jo hebat ya Lovely! Sayang aku gak bisa bantu di final. Aku kurang enak badan kemarin" kata Thony.


"Iya, Kak Jo itu selalu semangat kalau bertanding beregu"


Lovely selesai membuat bumbu halus. Tapi saat akan membuat bumbu pedasnya, ternyata tidak ada satupun cabe di kulkas.


"Cabe nya habis. Aku petik dulu ya di kebun asrama" Lovely pergi ke kebun asrama di belakang dapur yang memang banyak ditumbuhi tanaman seperti tomat dan cabe.


Saat itulah Ken yang memang sedang mencari Livi, memergoki Livi yang sedang berdua bersama Thony di dapur asrama. Bukan main marahnya Ken! Dia merasa Livi mempermainkan nya!


Bukankah baru Sabtu kemarin Livi memasak lele goreng untuk nya? Dan hari ini, Senin siang Livi sudah terlihat memasak untuk Thony!


"Oliv! Keterlaluan ya kamu! Kok bisa-bisanya kamu bermuka dua seperti ini?! Baru kemarin masak buat aku! Sekarang masak buat Thony! Aku kecewa sama kamu!" Ken marah-marah!


Livi tentu saja jadi kaget. Livi coba menjelaskan "Kak Ken, aku cuma membantu"


"Cukup! Aku gak mau lagi dengar penjelasan kamu!"


"Sabar Ken, ini semua cuma salah faham" kata Thony bantu menjelaskan. Padahal Thony senang Ken memergoki nya bersama Livi!

__ADS_1


__ADS_2