Girl Love Story'

Girl Love Story'
BAB 26 : Chivers


__ADS_3

Livi dan Lovely menyelesaikan semester pertama mereka dengan baik. Tidak terasa mereka berdua sudah memasuki semester kedua di SMU Cahaya Pelita.


Januari awal tahun ini, para atlet di Klub menjalani Kejuaraan di Malaysia. Seperti Jo, Jay dan Ryan. Tapi, Jo pulang terlebih dahulu ke Jakarta karena hanya bisa melaju sampai perempat final.


Dari bandara, Jo langsung menuju rumah Lovely. Hari ini hari Sabtu. Pasti Lovely ada di rumahnya karena di asrama memperbolehkan pulang pada akhir pekan.


"Jo udah pulang dari Malaysia? Kok Lovely gak bilang?" tanya Mama Lovely yang menyambut Jo dengan ramah.


"Aku emang gak kasih tahu Lovely kok Tante, biar surprise. Jo tadi pagi minta izin ke Om Hendy, pelatih tunggal putra. Katanya Jo boleh pulang hari ini biar bisa banyak istirahat buat Kejuaraan di Jakarta yang akan di gelar Selasa ini" tutur Jo.


"Oh gitu, tapi kamu semalam udah hebat kok mainnya. Bisa sampai ruber game"


"Iya, tapi tetap saja kalah"


"Gak papa, next time bisa lebih baik lagi"


"Amin... Oya, my Love mana Tante?"


"Di kamarnya, bangunin aja Jo. Udah jam 5 sore ini. Lovely tidur dari jam 1 siang. Tadi ada Cecil dan Angela juga sih. Tapi mereka udah pulang jam 3 tadi"


"Masa Jo masuk kamar Lovely sih?" tanya Jo jaim.


"Ya gak papa. Tante tanggung ini, udah mau siapin makan malam. Ayo sana bangunin putri tidur nya"


Jo langsung bergegas menuju kamar Lovely yang berada di lantai 2. Jo tahu letak kamar Lovely karena pernah beberapa waktu lalu mengantar Lovely saat mau istirahat.


Jo masuk kamar Lovely. Tapi alangkah kagetnya dia saat melihat Lovely tidur pulas dengan memakai tank top dan hotpants saja! Pasti Mama Lovely tidak tahu kalau Lovely tidur siang dengan pakaian yang minim.


Jo memandangi Lovely yang tidur sambil menelan ludah sendiri. Sudah hampir seminggu dia pisah dengan Lovely. Dan kini Lovely ada di hadapannya dengan sangat seksi nya!


Jo ulurkan tangan membelai paha Lovely. "Mulus banget..." batin nya lalu matanya jatuh di atas dada Lovely yang besar. Sebagian malah menyembul di atas tank top nya. Jo langsung berdecak. "Ya ampun! Kalau sudah jadi istri ku, rasanya ingin aku terkam sekarang juga!"


Tanpa menunggu lama, Jo mendekati Lovely dan langsung menciumi bibirnya dengan rakus! Tentu saja Lovely jadi terbangun. Kaget nya Lovely saat tahu Jo sedang menciuminya di atas tempat tidur nya!

__ADS_1


"Emh... Emh..." Lovely tak bisa bersuara karena bibirnya di ***** bibir Jo. Saat ciuman Jo turun ke leher baru Lovely bisa bicara. "Kak Jo, kok disini? Bukannya di Malaysia?"


Bukannya menjawab, malah kini bibir Jo sudah sampai di bahu Lovely. Lovely menggigil.


"Ya ampun Kak Jo! Udah ah... Jangan seperti ini... Lepaskan aku! Atau aku teriak biar Mama dengar!"


Jo angkat wajah nya dari bahu Lovely lalu menatap tajam, nafas nya memburu. "Love... Aku kangen banget"


"Kangen sih kangen, tapi jangan begini! Menjauh dari tubuh aku!"


Jo sedikit menjauh dari Lovely. Lovely langsung duduk dan mengambil kaos lalu memakai nya dengan tergesa-gesa. "Ih!" Lovely bergidik saat menyadari leher dan bahunya basah karena tadi di cium Jo


"Keterlaluan! Kurang ajar kamu ya Joshua!"


bentak Lovely lalu melempar bantal ke wajah Jo. Jo menghindar lalu memegang tangan Lovely.


"Jangan marah sayang, maafin aku ya?"


"Maaf! Maaf! Selalu saja bilang maaf! Percuma dimaafin kalau nanti akan nakal lagi!"


"Membangunkan dengan cara menciumi aku?!"


"Ya kan begitu cara membangunkan putri tidur? Habis salah kamu sendiri! Kenapa bobo siang dengan pakaian seperti itu?! Seksi banget tahu!"


"Mana aku tahu kalau kamu akan pulang ke Jakarta hari ini?!"


"Kok kayaknya kamu gak seneng aku pulang hari ini? Gak kangen ya?"


"Tadi pagi sih masih kangen, tapi sekarang aku marah banget!"


Jo memeluk Lovely erat-erat. "Aku cuma menciumi kamu sedikit kok sayang. Itu juga karena kamu pakai baju yang terbuka"


Lovely melepaskan pelukan Jo. "Aku mau mandi dulu"

__ADS_1


"Jangan dulu mandi! Maafin dulu!" Jo pasang wajah manja nya.


"Iya, aku maafin. Tapi sekarang izinkan aku mandi dulu!" Lovely masuk kamar mandi pribadi yang ada di kamarnya.


Jo menghela nafas. "My Love jadi marah beneran! Aku kelepasan! Ya ampun! Tapi luar biasa besar banget dadanya! Di atas tank top nya aja udah menyembul begitu" batin Jo.


Jo melihat kamar Lovely yang berantakan. Jo pun mulai membereskan kamar itu. Bantal-bantal di susun, buku di rapikan dan laptop di simpan di meja belajar. Kalau ada Cecil dan Angela, pasti kamar jadi berantakan!


Saat itu Lovely selesai mandi dan keluar dari kamar mandi dengan memakai piyama. "Nah, gitu dong! Dari pada nakal, mending bantu-bantu beresin kamar aku" kata Lovely.


Mama muncul dan melihat Lovely yang asyik dandan sementara Jo beres-beres kamar. "Ya ampun Lovely! Kok Kak Jo nya di suruh beres-beres?! Dia capek baru pulang dari Malaysia! Kamu enak-enakan dandan bukannya bantuin Jo!" Mama menepuk bahu Jo. "Udah Jo! Biarin Lovely yang beresin sendiri!"


"Biarin Tante. Beres-beres kamar sih gampang!" kata Jo.


"Beruntung sekali kamu Lovely! Dapat pacar seperti Joshua Christo! Baik, ganteng, sopan dan sayang banget sama kamu!"


"Iya Ma, aku memang benar-benar beruntung memiliki pacar sebaik Joshua Christo!" desis Lovely sambil melirik sinis ke arah Jo. Jo malah nyengir dan kedipkan mata nya.


"Ya udah! Segera turun! Kita makan malam bersama!" kata Mama lalu mendahului keluar kamar.


"Coba Mama datangnya lebih awal ya? Bukan saat Kak Jo beres-beres kamar. Tapi saat Kak Jo menciumi aku! Pasti Kak Jo akan di usir dari sini!" kata Lovely sinis.


"Gak akan di usir lah! Yang ada paling besok kita di nikahin, hehehe"


"Oya, kok Kak Jo udah pulang dari Malaysia? Gak nunggu Kak Jay dan Kak Ryan? Kan mereka masuk semifinal hari ini?!"


"Ah malas! Gak penting!"


"Dasar gak setia kawan Kak Jo ini!"


"Jay dan Ryan memang bukan sahabat aku! Udahlah, dari pada kita bahas yang gak penting, mending lihat ini, aku bawa sesuatu buat kamu" Jo memberikan Lovely sebuah paper bag. Lovely membukanya. Sebuah boneka Teddy Bear coklat ukuran sedang.


"Kok ngasih Teddy Bear lagi? Kan udah kasih yang besar waktu aku ulang tahun?" kata Lovely.

__ADS_1


"Yang itu terlalu besar. Kalau yang ini bisa kamu bawa bobo, buat nemenin kamu. Anggap aja aku. Kamu kasih nama untuk dia dong"


"Hm... Apa ya..." Lovely berfikir. "Aku mau kasih nama boneka Teddy Bear ini... Chivers!"


__ADS_2