
Jo, Hisyam dan Angela masuk ke ruang rawat UKS. Lovely tampak tertidur karena sudah di beri suntik penenang.
"Apa yang terjadi kak Jo?! Kenapa Lovely bisa syok dan pingsan?!" tanya Angela curiga.
"Ini semua gara-gara Jay! Dia ngomong-ngomong jelek tentang aku sama Lovely!" kata Jo.
"Siapapun yang bersalah akan aku beri hukuman! Pelakunya akan aku laporkan pada Papa Lovely! Nanti kalau Lovely udah sadar dan cerita padaku, lihat saja!" ancam Angela lalu pergi dari sana. Hisyam segera menyusul.
Satu jam kemudian Lovely pun tersadar. Dia lihat ada Jo di sisinya. Lovely langsung membuang mukanya!
"My Love sayang, lihat aku" Jo memegang dagu Lovely agar menghadap padanya.
"Kak Jo. Jam berapa sekarang?" tanya Lovely.
"Jam 5 sore" jawab Jo.
Lovely mencoba bangun dari tempat tidur nya. Tapi terasa lemas. Jo segera memapah nya. "Aku antar sampai ke depan asrama putri ya?!" kata Jo khawatir.
"Aku bisa jalan sendiri!" kata Lovely dingin.
Livi muncul bersama Cecil. Livi memapah tubuh Lovely yang tampak lemah.
"Lovely, kamu kenapa? kata Angela kamu pingsan?!" tanya Livi.
"Aku kecapean aja Vi. Gak papa" jawab Lovely.
"Ya sudah, kita ke kamar yuk?!" ajak Cecil.
Ketiga nya pergi dari sana tanpa ada yang berpamitan pada Jo. Livi dan Cecil sudah bisa menduga. Kalau Lovely bisa pingsan pasti akibat perbuatan Jo! Mereka sudah kesal atas semua perlakuan Jo selama ini!
__ADS_1
Malam nya usai makan malam bersama, Lovely akhirnya mau bercerita pada teman-temannya tentang kejadian sore tadi. Semuanya menjadi kesal mendengar cerita Lovely.
"Ya sudah Lovely! Kamu bilang saja pada Papa dan Mama kamu!" kata Angela.
"Jo sudah membuat kamu malu! Aa Jay dan Kak Rifky pasti menyangkanya kamu dan Jo sudah berbuat yang tidak-tidak!" kata Livi.
"Atau kamu lakukan aja yang sebenarnya bersama Kak Jo!" seru Cecil.
"Sinting!" bentak Angela.
"Gak tahu... Aku bingung. Aku gak mungkin bicara semuanya pada Papa Mama ku. Mereka pasti kecewa sama Kak Jo dan aku akan di pisahkan dari Kak Jo. Nanti Papa Mama nya Kak Jo juga pasti akan kecewa. Kalian kan tahu. Keluarga kami berdua sudah sangat dekat!" kata Lovely.
"Memangnya kenapa kalau mereka kecewa?! Lebih baik semua kacau dari pada kamu harus terus tersiksa! Di cumbui lalu di sebar-sebar! Seolah kamu sudah tidak gadis lagi. Apalagi Kak Rifky! Bisa di sebar luaskan lagi nanti nya!" kata Livi kesal!
"Aku tidak perduli tentang pandangan Kak Rifky terhadap ku. Aku cuma memikirkan Aa Jay! Aku takut dia jadi jijik sama aku..." kata Lovely sedih.
Lovely membuat kolak labu dan sengaja membungkus nya untuk jay dengan sterofoam berbentuk love. Tapi Jay cuma memberi pesan singkat pada Lovely. 'Makasih'
Padahal Jay pasti tahu hanya dia yang mendapatkan sterofoam berbentuk love. Lovely jadi merasa sedih. Kenapa?! Bukankah ini yang harus nya terjadi?! Jay harus melupakannya karena Lovely sudah memilih Jo?!
Lovely mendadak jadi merindukan Jay! Rindu kasih sayang dan perhatian Jay! Sampai-sampai Lovely hari ini tidak mau bertemu dengan Jo!
"Gak baik kalau kamu terus seperti ini Lovely! Kalau kamu mau Jo, ya Jo! Kalau mau Jay, ya Jay! Jangan kalau lagi ada masalah sama Jo, kamu baru menemui Jay dan memberi harapan palsu pada Jay! Pas udah baikan sama Jo, Jay kamu tinggalkan!" bentak Angela galak. Lovely malah menangis! Entah kenapa sejak kejadian Jo membiarkan Lovely saat di bully oleh para fansnya, tumbuh rasa tidak suka dalam hati Angela dan Livi terhadap Jo! Malah sebaliknya, tumbuh rasa kagum dan simpati pada Jay.
Jo boleh punya wajah tampan bak aktor Korea! Punya harta berlimpah dan popularitas! Tapi bukan kah itu tidak menjamin sebuah kebahagiaan?! Jay punya hati yang besar dan cinta yang tulus untuk Lovely. Bukan kah itu yang utama?!
Lovely sendiri bingung akan perasaan nya. Dia masih sangat mencintai Jo. Tapi tidak bisa melupakan Jay!
Apa benar cinta tidak bisa di bagi? Lalu mengapa bisa memberi harapan pada orang berbeda di waktu yang sama?
__ADS_1
********
Rabu sore, Lovely bertemu lagi dengan Jo saat Jo mengantar nya pergi les. Lovely diam di sepanjang jalan. Saat pulang dari tempat les, Jo coba mengajak Lovely bicara.
"My love... Maafkan aku ya...Aku udah bilang kok sama Rifky kalau semua yang aku katakan itu bohong. Cuma untuk memanas-manasi Jay saja" kata Jo seperti biasa. Mengucapkan kata 'maaf'
Lovely tersenyum pahit. "Gak papa Kak Jo. Aku memang cewek yang bodoh! Yang mau saja kamu apa-apakan! Tapi coba kamu ceritakan semua pada orang tuamu! Bukan hanya pada teman mu!"
Jo memeluk Lovely erat-erat. "Jangan gitu sayang. Aku gak akan seperti itu lagi. Yang penting Jay yakin kalau kamu sudah jadi milik ku seutuhnya!"
Lovely diam dalam pelukan Jo. Beku...
"Kak Jo, kenapa kamu tidak bilang sekalian sama Papa Mama kamu kalau kamu sudah menikmati seluruh tubuhku?!" desis Lovely.
"Mana mungkin aku bilang seperti itu?! Nanti mereka marah! Mereka kan sayang banget sama kamu" kata Jo.
"Oh gitu? Berarti kamu tidak sayang sama aku? Aku cuma pemuas nafsu kamu?!"
"Aku sayang banget sama kamu! Cuma aku tidak bisa menahan diri untuk tidak menyentuh kamu, Love"
Jo menciumi bibir Lovely. Lalu ciumannya merambat ke leher Lovely. Tangannya tidak tinggal diam. Mulai meremasi dada Lovely yang padat. Jo selalu seperti ini! Bukankah dia tahu?! Lovely baru saja terguncang atas semua yang di katakan nya pada Rifky?!
"Kak Jo... Sekarang kamu nyalakan HP kamu! Kamu buat Vlog lalu upload di youtube! Biar semua orang tahu! Kalau aku tidak ada daya sama sekali untuk menolak kamu! Apapun yang kamu ingin lakukan pada tubuhku! Ayo!" Lovely membuka satu persatu kancing bajunya!
Jo mengancingkan nya kembali. "Jangan Love... Aku janji tidak akan membuat kamu malu lagi. Maafkan aku..."
Cuma maaf yang bisa Jo ucapkan! Entah sampai kapan Lovely bisa memberikan maaf pada Jo. Lovely sudah sangat lelah... Tapi tidak bisa melepaskan diri. Bagaimana pun Lovely tidak bisa mengecewakan Mama Papa nya dan Mama Papa Jo. Apalagi Oma! Lovely sudah terikat pada janji kalau dia harus selalu membahagiakan Jo. Walau dirinya sendiri tidak bahagia!
Lovely tidak bisa meninggalkan Jo untuk berpaling pada Jay ataupun yang lainnya.
__ADS_1