Girl Love Story'

Girl Love Story'
BAB 66 : Lovely Menghilang


__ADS_3

Jay menatap Lovely dengan lembut. Saat ini yang ada di fikiran nya hanya satu. Membuat Lovely bahagia hari ini!


"Non, gimana kalau kita makan aja di warteg langganan Aa?!" ajak Jay.


"Warteg? Tempat makan yang ada di pinggir jalan raya itu kan?!" tanya Lovely.


"Iya. Kenapa? Gak mau ya? Atau kamu maunya makan di restoran mewah? Iya? Hayu kita berangkat!"


"Enggak, aku mau kok makan di warteg!"


Lovely ikut Jay makan di warteg langganan nya. Menu nya benar-benar sederhana. Nasi liwet, gado-gado, ikan asin, sambel, tahu tempe, dan lalapan. Tak ada pisau dan garpu. Semua di makan menggunakan tangan. Minumnya juga bajigur hangat.


Lovely merasa senang. Dia terbahak-bahak sambil makan. Ini benar-benar pengalaman baru bagi nya. Tanpa terasa Lovely makan di warteg sampai jam 4 sore.


Jay senang sekali melihat Lovely yang tadi nya ia temukan duduk muram di halte kini ceria dan tertawa bersamanya.


Selesai makan Jay membawa Lovely ke pasar malam. Naik bianglala yang berisik, naik komedi putar, beli sandal jepit murah di bazar, sampai makan arum manis. Malam Minggu itu Lovely jadi berkencan dengan Jay!


*********


Sementara Jo terbangun jam 4 sore. Dia sadar Lovely menghilang. Di rumah sepi karena Oma juga belum pulang. Jo memutuskan untuk menyusul Lovely ke rumah nya. Tapi Lovely tidak ada!


Mama Lovely jadi panik! "Lho bukannya Lovely itu sama kamu Jo?!"


"Iya, tadi pagi sama aku ke rumah Oma. Trus tadi kami tidur siang. Aku ketiduran pas lagi nina boboin dia. Pas tadi aku bangun, Lovely sudah gak ada Tante" kata Jo.


Jo tidak menceritakan bagaimana tadi dia berbuat kasar pada Lovely. Jo menceritakan semuanya seolah-olah Lovely kabur tanpa alasan yang jelas.


Mama Lovely kembali menelepon tapi masih belum di angkat. Lovely asyik di pasar malam dan HP nya tertinggal di mobil Jay.


"Ya ampun Lovely! Kamu kemana sih! Kok jadi nakal begini?! Belum pernah dia pergi tanpa izin begini! Pergi tanpa pamit! Gak bisa di hubungi!" Mama Lovely panik!


Jam 6 sore Papa Lovely pulang. Mama langsung menceritakan kalau Lovely menghilang dari rumah Oma Jo.


"Kemana ya Lovely?" Papa jadi bingung.


"Om, Jo curiga kalau Lovely bersama Jay!" kata Jo "Seminggu ini Lovely cuek sama Jo! Dia sama Jay terus! Lovely benar-benar sudah berubah sejak pulang dari gunung salak itu. Padahal Jo udah minta maaf sama Jay. Tapi dia terus marah sama Jo!" Jo mendramatisir suasana.


Kapan Jo pernah minta maaf pada Jay? Yang ada Jo malah membuat masalah baru dengan memukuli Rifky. Bahkan membiarkan Lovely tertekan oleh para fansnya.

__ADS_1


"Kamu tadi gak bertengkar dengan Lovely?" tanya Papa Lovely.


"Enggak Om. Aku tadi menemani Lovely tidur siang. Aku membelai-belainya dengan lembut sampai aku ketiduran. Saat aku tidur itulah Lovely menghilang" kata Jo. Tanpa menceritakan kalau Lovely tadi menangis karena Jo berlaku kasar pada tubuhnya.


"Keterlaluan Jay anak kampung itu! Awas kalau dia ajak Lovely kabur!" Mama Lovely geram!


"Sabar Ma. Kita coba telepon lagi ya" kata Papa Lovely.


Jam 7 malam akhirnya Papa berhasil menghubungi Lovely. Saat itu Lovely memang sedang berniat untuk pulang.


"Halo Papa"


"Sayang, kamu dimana? Ini Jo ada di rumah!"


"Iya Papa, Maaf... Aku pergi sama Kak Jay"


"Kamu pulang sekarang ya?!"


"Iya sebentar Papa. Ini mau pulang"


"Oke. Papa tunggu di rumah"


"Gimana Om?!" tanya Jo.


"Lovely sama Jay" jawab Papa.


Jo menggeram kesal!


"Tuh kan Papa! Lovely kabur sama anak kampung itu! Keterlaluan!" Mama ikut geram!


"Kita tunggu Lovely. Nanti kita tanya dia baik-baik. Kenapa dia bisa kabur sama Jay" kata Papa.


Tak lama kemudian Lovely sampai di rumah bersama Jay. Alangkah marahnya Jo melihat Jay mengantar Lovely pulang! Kalau saja tak ada Papa Lovely, sudah di hajar nya Jay!


Jay sendiri pasang senyum ramah dan mencium tangan kedua orang tua Lovely.


Mama segera memeluk Lovely. " Dari mana kamu?! Jo mencari kamu, tahu?! Gimana kalau Oma atau Mama Jo tahu kamu kabur sama Jay?!"


"Sudah. Ayo masuk dulu semuanya" kata Papa.

__ADS_1


Semuanya masuk lalu duduk di ruang tamu. Lovely duduk di antara Papa Mama nya.


"Lovely sayang. Benar kamu kabur dari rumah Oma Jo saat jam tidur siang tadi?" tanya Papa.


"Iya Pa..." jawab Lovely takut.


"Benar kamu kabur bersama Jay?"


"Enggak Pa, aku ketemu Kak Jay di jalan"


"Kenapa kamu kabur dari rumah Oma? Kamu lagi marah sama Jo?"


Lovely memandang marah pada Jo. Jo benar-benar manis dengan wajah tanpa dosa nya!


"Iya Papa, Lovely marah dan sudah gak nyaman bersama Kak Jo!" jawab Lovely dan jawaban nya itu membuat Jo kaget! Juga membuat Papa Mama nya kaget. Termasuk Jay juga!


"Kok kamu bilang gitu Love?! Kamu sudah berjanji untuk menikah dengan ku kelak! Bagaimana bisa kamu bilang sudah gak nyaman sama aku?! Aku salah apa?! Kamu gak nyaman kenapa?!" tanya Jo marah.


"Coba kamu fikir sendiri! Aku gak nyaman kenapa?! Aku sudah capek sama semua kelakuan kamu!" Lovely setengah berteriak!


Bagaimana jadi seperti ini? Seolah Lovely yang bersalah! Apa Lovely harus membeberkan semuanya? Kalau Jo membawanya ke rumah Oma. Menyekapnya di kamar dan menindih serta menggerayangi tubuh nya dengan kasar?!


"Aku tahu! Dasar aja karena kamu sudah terpengaruh dan suka sama Jay kan?!" Jo berkata keras.


"Kak Jay lebih baik dari pada kamu!" desis Lovely.


"Lebih baik apanya?!" Jo membelalak!


"Lovely! Mana bisa kamu bilang begitu?! Kamu gak bisa memutuskan Jo seenaknya! Kurang apa Jo sama kamu?! Mama dan Mama Jo sudah sepakat untuk menikahkan kamu sama Jo!" kata Mama Lovely.


"Sudah Ma. Lovely masih kecil kok! Baru juga 16 tahun. Mungkin dia lelah terlalu serius atau terlalu di kekang sama Jo. Biarkan saja kalau dia lebih nyaman sama Jay. Kalau memang jodoh gak akan kemana kan" kata Papa Lovely.


"Gak bisa! Mama gak setuju Lovely dekat sama Jay!"


"Lovely sayang. Ayo cerita sama Papa. Kamu kenapa menjauhi Jo? Apa Jo punya salah sama kamu? Kasar sama kamu? Atau kamu memang suka sama Jay?" tanya Papa lembut.


Lovely kembali menatap marah pada Jo.


Jo jadi ketar-ketir. Gawat! Bagaimana kalau Lovely menceritakan semuanya tentang perlakuan Jo selama ini?! Bagaimana kalau Lovely cerita kalau Jo sering menciumi nya dengan kasar dan bahkan tadi sudah menggerayangi tubuhnya?! Tapi kalau yang tadi Jo lakukan di rumah Oma benar-benar enak! Kenapa Lovely tidak bisa menikmatinya?!

__ADS_1


__ADS_2