
Lovely sendiri menghabiskan liburan di rumah keluarga Jo. Siang itu, sehabis makan bersama, Jo dan Lovely di pinta Papa untuk kumpul di ruang keluarga. Ada juga Mama, Oma, dan Revan yaitu kakak laki-laki Jo.
Papa memberi Jo sebuah cek sebesar 2 miliar! Jo sampai bengong. "Ini buat apa Pa?"
"Itu hadiah untuk kalian berdua. Kamu kan pernah bilang ingin beli rumah? Besok saja kalian pergi berdua untuk mencari rumah idaman kalian berdua!" kata Papa.
"Asyik! Makasih Pa! Jo akan cari rumah idaman yang berharga sekitar 4 m!" seru Jo.
"Ya terserah. Itu hadiah untuk kamu dan Lovely. Jadi nanti akta nya akan pakai nama kalian berdua. Kalau kamu ingin rumah yang lebih besar dari harga itu, kamu pakai saja uang tabungan hasil kamu berkarier selama ini" kata Mama.
"Tapi Tante, sebaiknya akta nya pakai nama Kak Jo saja. Jangan pakai nama aku" kata Lovely panik.
"Lho kenapa? Kamu kan nanti pasti akan menikah dengan Jo?!"
"Iya Lovely, kamu pasti menikah dengan Jo" tambah Papa.
"Oma bahkan sudah siapkan gedung dan dekorasi buat pertunangan kalian!" kata Oma.
Sementara Revan diam saja. Dia faham betul kalau saat ini keluarga nya berusaha mengikat Lovely agar tidak bisa meninggalkan adiknya. Mengikat dengan harta!
Revan beberapa kali bertemu Lovely jika Jo mengajaknya ke rumah untuk sekedar makan siang bersama. Revan tahu, Lovely masih sangat kecil dan kadang tampak tertekan jika Jo terlalu memperlihatkan dominasi nya pada Lovely.
Revan sendiri belum memiliki kekasih. Revan memilih jalan lain. Tidak seperti Jo yang serius di Badminton. Revan memilih kuliah di jurusan ekonomi. Di kampusnya banyak memiliki teman cewek tapi belum ada yang cocok di jadikan pacar.
Revan juga memiliki wajah yang hampir mirip dengan Jo. Tapi dia tidak seputih Jo, tidak setinggi Jo, dan tidak sekekar adiknya.
Keluarga Jo sangat menginginkan salah satu anggota nya menjadi atlet. Karena itu saat Jo memperlihatkan bakat di olahraga, Papa mendukung penuh dengan memasukkan Jo di Klub Badminton. Sementara Revan lebih memperlihatkan bakat di akademi.
Papa Jo dulu nya atlet basket tapi tidak begitu berprestasi karena fokus nya di bagi dua dengan sekolah. Akhirnya, Papa gagal menjadi atlet hebat dan memutuskan fokus di kuliah. Maka saat Jo jadi atlet, Papa begitu bahagia dan sangat memanjakan Jo. Baginya Jo adalah wujud dari mimpinya yang tertunda.
Begitu juga Oma. Sadar kalau dulu sudah menghancurkan cita-cita Papa Jo untuk menjadi atlet, kini benar-benar mendukung bakat cucunya di olahraga sebagai wujud rasa bersalah.
Kembali pada Lovely yang saat itu masih bingung. "Maaf... Bagaimana ya...? Aku masih terlalu kecil untuk ikut masuk ke dalam akta rumah. Nanti saja kalau aku benar-benar menikah dengan Kak Jo, barulah nama ku masuk dalam akta itu" kata Lovely mencoba menjelaskan.
__ADS_1
Tapi, kata-kata Lovely itu membuat Jo bete dan manyun! "Kamu masih ragu untuk menikah dengan ku nanti ya Love?!" tuding nya.
"Bukan begitu Kak Jo... Aku..."
Jo menyandarkan kepalanya di bahu Mama. "Mama... Sepertinya Lovely masih ragu untuk menikah dengan Jo" rajuk nya.
Mama membelai-belai rambut Jo. Papa mengusap pipi Jo. "Jangan begitu sayang, mungkin Lovely masih malu" kata Papa.
Lovely jadi bertambah bingung. Dia merasa sudah menyinggung hati putra mahkota di rumah itu!
Revan tidak tahan melihat Lovely tersudut seperti itu. Jo seolah membiarkan Lovely tertekan dengan keadaan itu. "Jo, kamu ngerti dong! Lovely itu masih terlalu kecil. Baru mau 16 tahun. Dia terlalu muda untuk memikul tanggung jawab sebagai seorang calon istri. Biarkan dia tumbuh normal sebagai gadis muda yang ceria. Jangan dulu kamu membebaninya dengan masalah rumah, pernikahan, dekorasi" kata Revan.
Lovely bengong. Bagaimana bisa Revan begitu mengerti perasaannya? Tahu benar maksud hati Lovely.
Tapi Jo sama sekali tidak mengerti. "Kalau Lovely tidak mau namanya masuk dalam akta rumah itu, aku juga tidak mau! Kapan-kapan saja aku beli rumahnya!" Jo malah marah dan makin menunjukkan wajah bete.
Mama, Papa dan Oma menjadi panik! Mereka sibuk menghibur Jo.
"Sudah Lovely! Terima saja! Itukan hadiah untuk kalian berdua! Lihat tuh, Jo jadi bete! Jo gak boleh bete!" kecam Oma.
Jo melirik Lovely tapi masih dengan pandangan kurang senang. "Beneran sayang?" tanya Jo menuntut.
"Iya beneran. Besok kita akan pilih rumahnya" jawab Lovely lemah.
Jo tersenyum dan menghampiri Lovely lalu mencium keningnya. "Gitu dong! Itu baru calon istri yang baik!" kata Jo senang.
Revan cuma bisa geleng-geleng kepala. Kasihan pada Lovely. Gadis kecil itu begitu terlihat tertekan. Tapi Revan tidak bisa berbuat banyak. Jo lebih mendominasi di rumah itu di bandingkan Revan.
Esoknya, Jo mengajak Lovely ke sebuah perumahan elit untuk memilih rumah. Tapi, sesampainya disana alangkah kesalnya Lovely dan merasa sudah sangat menyesal telah datang kesana. Bagaimana tidak?! Sudah 20 rumah yang mereka lihat, Jo belum menemukan yang cocok menurut selera nya!
Alasannya banyak sekali! Kolam renang nya terlalu kecil lah! Kamar mandi nya kurang mewah lah! Kamar utama nya kurang luas lah! Dan masih banyak lagi alasan Jo!
Lovely sudah lelah... Kalau semuanya kurang buat Jo, seharusnya Jo beli tanah saja dan bangun sendiri rumah impiannya! Agen rumah yang mengantar mereka melihat-lihat rumah tampak sudah tidak sabar!
__ADS_1
Akhirnya, menjelang sore baru Jo berhasil menemukan rumah impiannya yang berharga 4 miliar!
Lovely merasa kakinya patah! Seharian menemani Jo memilih rumah dan hanya istirahat sebentar untuk makan siang.
"Pulang yuk Kak Jo..." pinta Lovely.
"Iya sayang, kamu senang kan hari ini?"
"Iya..."
Jo mengantar Lovely pulang ke rumahnya. Lovely langsung mandi lalu menemani Jo di ruang keluarga bersama Papa dan Mama nya.
Mereka senang Jo sudah membeli rumah untuk masa depan bersama Lovely.
Setelah makan malam, Jo dan Lovely di tinggal berdua di ruang TV. Jo masih tidak menyia-nyiakan waktunya untuk menciumi Lovely! Setelah puas menciumi Lovely, baru Jo pamit pulang.
Lovely masuk kamar nya lalu rebahan. Lovely menghela nafas... Hari yang sangat melelahkan! Di ambil nya HP nya lalu mulai mengecek Instagram teman-temannya.
Livi memposting foto berdua di pantai bersama Ken. Caption nya :
Banyuwangi is the best
Angela memposting foto naik wahana ekstrem bersama Hisyam. Caption nya :
New love
Cecil juga memposting foto di mall bersama mantan pacar nya, Yongky. Caption nya :
Comeback again
Semuanya bersenang-senang di akhir pekan ini! Lovely memposting fotonya di depan kolam renang rumah yang baru dipilihnya tadi bersama Jo. Lalu dia beri caption :
I ready to married with my Prince, Joshua Christo
__ADS_1
"Aku posting aja seperti ini! Biar puas semua keluarga Kak Jo!" rutuk Lovely dengan penuh rasa kesal.