Girl Love Story'

Girl Love Story'
BAB 41 : Asrama Putra


__ADS_3

Malamnya, di kamar Thony, suasana sangat riuh. Semua teman-temannya dari skuad tunggal putra datang ke kamar untuk menjenguk Thony yang terluka karena tadi siang di pukul Ken.


Irman mengompres bibir Thony dengan handuk hangat.


"Cari masalah terus sih! Udah tahu Livi itu milik Ken, masih aja di deketin" kata Aura.


"Eh, tapi pacar nya Ken itu cantik banget bro! Sumpah! Apalagi bibirnya! Sexi!" kata Rifky.


"Emang cantik sih, chinese bule" kata Hisyam.


"Gak ngaca kamu Thony! Mana mau dia sama kamu" kata Rangga.


"Tapi perasaan ku berkata kalau aku di lahirkan untuk menjaga dan selalu menyayangi Livi!" kata Thony.


"Lebih baik kamu sabar dulu. Nanti kalau Livi udah putus sama Ken, baru kamu deketin! Aku juga suka Angela dari dulu! Pas dia udah putus, baru aku tempel" kata Hisyam.


"Apa mungkin mereka putus?" tanya Irman.


"Kalau aku punya cewek kayak gitu, gak akan pernah aku putusin! Punya cewek cantik kayak gitu akan langsung aku 'pake'!" kata Rifky.


Begitulah suasana di kamar asrama putra. Kalau gak ngomongin cewek ya apa lagi?


Sementara Jo tidak ikut mengobrol. Dia sibuk menyiapkan kamera untuk bikin cover lagu.


"Teman-teman, kita bikin cover lagu yuk? Atau live Instagram gitu, bete nih" kata Jo.


"Yuk!!!" seru semuanya. Akhirnya mereka bikin cover lagu rame-rame lagu Sheila on 7. Thony yang lagi sakit merasa keberisikan. Tapi tidak berani ngomong. Suasana jadi riuh sekali!


Tiba-tiba muncul Ken dan Mark. Mereka kaget melihat skuad tunggal putra yang lagi bikin cover lagu. Rame banget!


"Dasar genk lebay! Ngapain kalian berisik nyanyi-nyanyi gak jelas gitu! Pake gendang segala!" bentak Ken.


"Bikin cover lagu, ayo ikutan!" seru Jo.


"Amit-amit! Atlet itu latihan! Bukan bikin konten! Aneh kamu ini Jo! Kadang videonya gak bagus juga kamu upload!"


"Aku kan atlet sekaligus artis!"


"Apalagi kamu pernah bikin video cover lagu ungu. Ada Thony nya main gendang sambil bengong kayak orang ****! Lagu nya jadi berantakan! Udah tahu berantakan, masih juga kamu upload!"


"Bawel kamu ih! Mau kamu apa sih kesini?!" tanya Jo mulai kesal.


Ken menghampiri Thony lalu ulurkan tangan. "Thony, aku mau minta maaf" kata Ken. Thony bengong. "Maafin gak?! Buruan! Aku sibuk! Kalau gak mau baikan ya sudah!" bentak Ken. Ada juga y,a orang meminta maaf sambil membentak?


"I...Iya Ken, aku maafin" Thony dan Ken bersalaman.


"Jangan dekati Livi lagi! Dia sudah di jodohkan sama aku!"


"Iya Ken... Aku usahakan ya"

__ADS_1


Jo mencolek Mark. "Kok bisa Ken minta maaf? Kak Mark apain?"


"Ya aku nasehatin dong! Aku gitu lho! Cuma aku yang bisa meluluhkan Ken!" kata Mark bangga.


Ken melirik Mark. "Aku sudah minta maaf sesuai keinginan kamu. Sekarang ayo kita pergi dari sini! Disini suasana nya riuh kayak di pasar baju bekas!" kata Ken tengil.


"Enak aja! Enakan disini dari pada di asrama ganda putra! Rame!" ujar Rifky.


Asrama putra terbagi 2 blok. Blok 1 di tempati genk anak tunggal putra seperti Jo, Thony, Rifky, Hisyam, Irman, Rangga, dan Aura. Sementara Blok 2 di tempati Genk anak ganda putra sepeti Ken, Mark, Jay, Ryan, Arya, Yusuf, Ardy dan Abe. Juga anak ganda campuran seperti Jordan dan Tanto.


"Ya enakan di Blok 2 lah! Semua anak-anaknya berprestasi! Disini apaan?! Adanya anak-anak yang cuma bisa bikin konten gak penting toh!" kata Ken.


"Ini kami berkreasi sebagai anak muda tahu!" kata Aura.


"Apa kamu ikut-ikutan ngomong?! Mending kamu bikin boyband! Kalau gak laku kamu jadi pelawak murahan!" bentak Ken.


"Udah Ken! Ayo balik ke kamar!" kata Mark lalu menarik Ken sebelum suasana bertambah panas dan terjadi perang besar!


"Songong banget! Nyebelin!" rutuk Aura.


"Kita keroyok yuk!" usul Rangga.


"Nanti aku rebut pacarnya baru tahu!" rutuk Rifky.


"Aku kasihan sama Ryan. Gimana rasanya sekamar sama makhluk seperti Ken ya? Pasti bete" kata Irman.


"Ken emang seperti itu. Karena sering juara jadi sombong gitu" kata Jo.


"Aku kalau jadi juara gak akan sombong" kata Thony.


Rifky ambil HP nya lalu coba-coba searching Instagram Livi. "Nah ketemu! Nama lengkapnya Liviane Valery! Luar biasa cantik banget ini anak! Lebih cantik dari Lovely dan Angela! Seksi! Putih! Tinggi!" seru Rifky. Dia benar-benar terobsesi pada Livi.


"Bagiku Angela lebih cantik ah!" kata Hisyam.


"Lovely juga lebih cantik dan lebih menggairahkan!" kata Jo.


"Aku like fotonya ah, terus aku komen" kata Rifky lalu segera like dan komen di Instagram Livi :


Hai cantik, kapan bisa jalan bareng 😊


"Jangan ganggu Livi!!!" teriak Thony. Thony tahu seperti apa Rifky! Dia buaya dan suka menggoda cewek! Padahal udah punya pacar!


"Diam kamu Thony! Lagi sakit ya sakit aja!" bentak Rifky lalu lihat-lihat foto Livi yang lain di Instagram nya. "Wah! Ada foto berdua di pantai Banyuwangi sama Ken! Jangan-jangan Livi udah di 'pake' nih sama si Ken!" seru Rifky.


"Dasar! Di otak kamu cuma ada hal mesum doang!" keluh Hisyam.


"Memangnya kamu? Angela belum bisa kamu ajak sekamar!" ledek Rifky.


"Masa baru jadian udah aku ajak sekamar?! Gila kali!" kata Hisyam.

__ADS_1


"Iya Syam! Jangan! Dosa!" kata Aura.


"Dosa itu kalau kita niat meninggalkan. Kalau kita niat menikahi ya gak dosa" kata Rifky.


"Tetap dosa tahu!" hardik Aura.


"Percuma kamu di ajak bicara! Gak akan ngerti!" ledek Rifky.


"Kalau aku gak tega. Lovely masih imut banget! Aku cium lehernya aja berisik nya minta ampun! Kak Jo... Kak Jo..." kata Jo sambil manyun.


"Paksa aja Jo!" kata Rifky memanasi.


"Gak mau ah Ky. Aku ciumin juga udah puas kok"


"Berarti kamu belum 'gituan' sama Lovely?"


"Belum lah!"


"Waktu aku suruh bawa dia kepuncak? Waktu kamu marah dia di bonceng Jay?"


"Kalau itu udah. Udah aku bawa kepuncak. Tapi gak aku apa-apain!"


"Dasar Joshua..." keluh Rifky.


"Gila kamu Ky! Gak mungkinlah aku gituin Lovely!" pipi Jo jadi merah.


"Ngomongin apa sih?" tanya Thony bingung.


"Kalau gak ngerti ya diam!" bentak Hisyam. Thony masuk lagi dalam selimut lalu tidur.


"Justru maksud aku, kamu bawa Lovely ke puncak buat kamu 'gituin' dia! Agar Lovely gak di dekati Jay lagi!" kata Rifky.


"Enggak ah! Lovely masih kecil! Nanti dia kesakitan!" kata Jo ragu.


"Apanya yang masih kecil?! Di asrama putri gak ada yang punya dada sebesar punya Lovely!"


Jo melotot lalu meremas bahu Rifky! "Kamu merhatiin dada pacar aku!"


"Maaf Jo... Bukannya aku merhatiin, tapi kelihatan..."


"Iya juga sih" kata Jo lalu melepaskan cengkraman di bahu Rifky.


"Nah, kalau Angela udah dewasa tuh! Coba kamu ajak dia sekamar Syam! Mau gak dia?!" Rifky melirik Hisyam.


"Gila!" rutuk Hisyam.


"Astaghfirullah" keluh Aura. "Aku pulang dulu ke kamar ku ah! Disini suasana nya panas kayak neraka!"


Begitulah suasana di asrama putra. Ramai dan riuh tapi akrab dan menyenangkan. Jam 10 malam mereka sudah harus kembali ke kamar masing-masing karena esok sudah harus mulai latihan lagi.

__ADS_1


__ADS_2