
Jay dan Lovely duduk berdua di pinggir lapangan. Saat ini Jay teringat masa-masa di gunung salak. Saat hujan turun deras dan Lovely terpaksa tertahan di goa. Berlindung di dalam dekapannya.
"Non, maafkan Aa waktu di gunung salak. Aa memaksa untuk mendekap mu. Aa gak mau kamu kedinginan" kata Jay.
"Gak papa. Aku kan juga dalam switer Aa" kata Lovely.
"Aa gak mau kamu sakit..."
"Aku tahu, Aa gak akan pernah mengecewakan aku dan membiarkan aku sakit"
"Kamu terlalu indah untuk di sakiti Non!"
Lovely terdiam. Teringat Jo yang kemarin sudah menyakiti hatinya.
Saat itulah Gilsha lewat lalu menegur Lovely.
"Lovely! Jo mana? Dia ada masalah apa sama Kak Rifky? Kok kamu malah berduaan sama Kak Jay?!"
"Aku tidak tahu Kak Jo ada masalah apa! Kamu cari tahu aja sendiri! Kamu kan selama ini perhatian banget sama Kak Jo?!" kata Lovely tak perduli.
"Oke! Aku akan cari Jo dan hibur dia! Kamu sama Jay saja!"
Lovely menggandeng lengan Jay! Jay jadi kaget!
"Aku memang lagi sama Aa Jay sekarang!" kata Lovely sambil angkat dagunya ke arah Gilsha.
Gilsha bengong. Lovely berani seperti itu pada Jay?! Tapi Gilsha tidak perduli, dia pergi untuk mencari kabar tentang Jo. Seharian Jo mengurung diri di kamar asrama. Gilsha tak mungkin bisa masuk asrama putra untuk menemui Jo. Gilsha sudah telepon tapi tidak Jo angkat.
Sementara Jay mencubit pahanya sendiri. Serasa mimpi barusan Lovely menggandeng lengan nya di depan Gilsha.
"Aduh!" pekik Jay. Sakit!
"Kenapa Aa?" tanya Lovely.
"Enggak, aku bingung aja. Kok kamu bilang gitu di depan Gilsha? Nanti kalau Gilsha sampai bilang sama Jo kan gawat!"
"Kenapa? Aa takut sama Jo?"
__ADS_1
"Enggak! Aa tidak takut! Aa berani kok! Masalahnya nanti kamu yang sedih kalau Aa berkelahi dengan Jo dan Jo terluka! Aa gak mau kamu sedih!"
Lovely diam. Jadi itu alasannya Jay tak melawan saat Jo memukulinya? Karena takut Lovely sedih kalau Jo terluka? Baik banget sih Jay?! Sementara Jo...
(Ya ampun Lovely! Jay bukannya terlalu baik sehingga diam saja saat Jo memukulinya! Jay sengaja diam! Menjatuhkan dirinya secara sukarela! Agar kamu bisa menangkap maksud hatinya! Agar kamu terpikat padanya!)
"Cerita sama Aa. Non kenapa terkesan cuek sama Jo? Apa karena masalah dia memukuli Aa? Jangan fikirin Aa... Aa sudah tidak apa-apa... Non jangan marah lagi sama Jo. Ayo sekarang hubungi dia" kata Jay.
"Aku gak mau! Aku lagi marah banget sama Kak Jo! Kalau Aa Jay gak suka menemani aku disini, Aa Jay pergi saja! Tinggalkan aku sendiri disini!" kata Lovely.
Jay jadi bingung. Kenapa Lovely sampai semarah ini pada Jo? Apa karena Jo memukulinya? Jay tidak tahu Lovely marah karena kemarin Jo mengantar Gilsha ke apotek.
Jay kembali menggenggam tangan Lovely. Menyusupkan jari-jarinya pada jari-jari Lovely.
"Oke, Aa temani kamu sekarang ya?! Tapi nanti kamu hubungi Jo. Dari tadi HP kamu bergetar. Pasti ada telepon dari Jo! Kamu kan sayang banget sama Jo! Aa tahu banget itu!"
"Lovely kamu disini?" kata Angela yang datang bersama Hisyam.
"Ada apa?" tanya Lovely.
Jay segera melepas genggaman tangan nya pada Lovely.
"Males aku Angel! Terserah Kak Jo mau apa! Dia udah dewasa kok!" kata Lovely.
"Kamu mau putus sama Kak Jo?!"
Lovely diam... Tak menjawab tapi matanya jadi basah...
Angela duduk di sisi Lovely lalu memeluk nya.
"Jangan dulu mendekatkan diri pada Kak Jay. Lovely... Kamu masih sayang kak Jo, kan?"
"Iya..."
Hisyam menarik Jay. "Jay! Kamu juga jangan manfaatin situasi dong! Malah mendekati Lovely saat Lovely marahan sama Jo! Pengecut kamu!"
"Aku gak mendekati Lovely! Aku justru perduli pada hubungan nya dengan Jo. Makanya aku bertanya ada apa antara dia dengan Jo" kata Jay membela diri.
__ADS_1
"Lovely kan marahan sama Jo karena kamu!"
"Gara-gara aku? Aku gak ada niat untuk misahin mereka! Sumpah!"
Benar, Jay tidak bermaksud memisahkan Lovely dengan Jo! Jay hanya ingin masuk dalam hati Lovely. Perlahan-lahan.
Saat itu Ken juga datang bersama Livi.
"Udah! Gak usah ribut toh! Lagipula Jay juga gak salah! Dia cuma melindungi Lovely selama di gunung salak itu! Jo nya saja yang lebay! Bukannya berterima kasih! Sekarang dia malah memukuli juga Rifky! Apa masalah nya toh?!" kata Ken.
"Kamu sok alim Ken! Sekarang ngomong gitu. Kamu juga pernah menghajar Thony saat dia mendekati Livi!" kata Hisyam.
"Kalau Thony beda! Dia nyebelin parah! Livi juga udah muak melihatnya! Aku juga cuma meninju nya sekali. Gak sampe babak belur seperti Jo memukuli Jay dan Rifky toh!"
Livi merangkul Lovely. "Ada apa Lovely? Kamu marah karena kemarin Kak Jo gak mengantar mu saat menjemput aku di rumah sakit?" tanya Livi.
"Iya Livi. Dan yang menyakitkan pas aku pulang dari rumah kamu. Kak Jo juga baru pulang dari apotek untuk mengantar Gilsha!"
Jay kini tahu masalah nya. Jo benar-benar bodoh! Membuat Lovely tidak nyaman dan sakit hati! Cewek itu jangan pernah di buat cemburu!
"Setelah itu Kak Jo memukuli Kak Rifky. Sekarang aku tahu! Pasti kak Rifky yang menyuruh kak Jo mengantarkan Gilsha untuk membuat Lovely cemburu! Lovely marah dan membawa semua barang nya dari mobil Kak Jo" kata Angela.
Livi bengong. Rumit juga masalahnya!
"Semua gara-gara lintas alam itu! Aku akan menemui Om Daryadi dan meminta dia menyelesaikan masalah ini!" kata Angela lagi.
Angela dengan berani menemui Om Daryadi di ruang pelatih senior. Saat itu juga Om Daryadi sedang membicarakan masalah Jo bersama Om Taufan.
Dengan berani Angela ikut duduk di antara para pelatih senior! "Maaf Om saya mengganggu. Tapi saya cuma mau mengingatkan Om. Jangan teruskan acara lintas alam waktu itu. Tapi Om ngeyel. Akhirnya semua berantakan begini! Ini semua salah Om!" kata Angela.
Om Daryadi menghela nafas panjang. "Om minta maaf Angela. Tapi sekarang semua sudah terjadi. Om harus berbuat apa? Om cuma berharap Jay dan Rifky segera pulih"
"Berhenti juga menyalahkan Jo! Jo juga korban! Kamu juga pernah kan merasakan cinta? Bagaimana rasanya takut kehilangan cinta kamu?!" kata Om Taufan jadi menyangkut ke masalah cinta.
"Iya aku tahu. Aku juga pernah kehilangan cinta seseorang" kata Om Daryadi.
Angela mencibir diam-diam.
__ADS_1
"Makanya tolong kamu mengerti kondisi Jo. Senin Jo akan berangkat ke Newzealand. Aku gak mau psikis nya terganggu dengan masalah Lovely dan Jay" kata Om Taufan lalu melirik Angela "Angela. Om minta tolong sama kamu. Bujuk Lovely agar menjauhi Jay dan memaafkan Jo. Kasihan Jo!"
"Siap Om!" seru Angela.