
Beberapa hari bersekolah, suasana nya sangat menyenangkan. Hanya satu yang Livi kurang suka, yaitu latihan tambahan bersama Ken. Kadang Livi capek dan terpaksa melakukan nya. Tapi hari ini Livi latihan bersama Jay dan Ryan, karena katanya Ken dan Mark ada latihan ekstra bersama pelatih senior di Klub. Artinya Livi tidak akan menjalani latihan tambahan, lagipula hari ini Livi datang bulan. Perut nya sakit, badan nya pegal-pegal.
Jay dan Ryan ramah. Latihan bersama mereka sangat menyenangkan. Jay lebih sering bicara dan bercanda. Sementara Ryan lebih pendiam tapi ramah. Pasangan ganda putra yang saling melengkapi dan lagi mereka hampir seumur, Jay setahun lebih dewasa dari Ryan.
Saat usai latihan tanpa di sangka Thony datang menghampiri Livi "Hai Livi, gimana kabarnya?" sapa Thony.
"Baik. Oh iya, kemana aja kak Thony? Kok baru kelihatan?" tanya Livi.
"Iya, mau deketin kamu tapi selalu ada Ken sih. Hari ini dia kan latihan ekstra, jadi aku kesini untuk ngajakin kamu ke kantin"
"Boleh juga tuh! Sama Lovely juga ya?!"
"Iya, tadi aku juga udah ngajakin Jo"
Tanpa Livi tahu, Ryan memperhatikan Livi yang sedang bersama Thony. "Yan, ada apa? Kamu ngeliatin anak baru itu terus" kata Jay.
"Enggak Jay, gak papa toh" kata Ryan.
Lovely dan Jo datang lalu menghampiri Livi. "Yuk berangkat, kita beli mie ayam!" seru Lovely. Mereka berempat pun pergi ke kantin dan memesan mie ayam.
"Oya Livi, besok kan kamu ada les biola, gimana kalau aku yang antar jemput" kata Thony.
"Gimana ya? Aku bareng Lovely kok" kata Livi.
"Iya, tapi kan besok sore Jo mau ada latihan ekstra di Klub buat persiapan Kejuaraan di Palembang, jadi kamu sama Lovely biar aku yang antar aja! Gimana?"
"Iya, kalian di antar sama Thony aja ya? Aku ada latihan ekstra besok. Thony kan latihan nya pagi, jadi bisa antar kalian" kata Jo.
"Iya Livi, kita ikut mobil Kak Thony aja yuk?!" ajak Lovely.
Livi mengangguk-angguk. "Iya hayu"
Saat itulah tiba-tiba Ken muncul dan duduk di sebelah Livi. "Oliv, kamu disini?! Aku telepon dari tadi gak di angkat! Ternyata kamu disini! Kencan sama Thony toh!" hardik Ken. Livi kaget karena tiba-tiba Ken datang dan marah-marah padanya.
"Maaf, HP ku di locker. Emang Kak Ken nyariin aku?" tanya Livi
"Iya!"
"Ada apa?"
"Pura-pura gak tahu! Kita kan harus latihan tambahan toh!"
"Oh, kirain libur latihan tambahan nya. Soalnya kata Kak Jay hari ini Kak Ken latihan ekstra buat ikut Kejuaraan di Palembang"
"Iya, tapi habis latihan tadi aku langsung ke lapangan mencari kamu! Kesal aku dari tadi susah untuk mencari kamu!"
__ADS_1
"Mana aku tahu kamu mencari aku?"
"Ya udah! Sekarang kamu ikut aku!" Ken menarik lengan Livi.
"Gak mau?" Livi menggeleng.
Ken melotot pada Livi. "Apa kamu bilang?! Kamu kok jadi nakal sih?! Berani nolak aku! Pasti gara-gara Thony!" Ken kesal lalu kini melabrak Thony. "Thony, aku kan udah bilang!Jangan godain Livi! Dia tuh anak didik aku! Kok kamu ngeyel sih?! Dekati aja yang lain! Yang udah dewasa! Livi masih kecil!"
"Ken, aku tuh cuma ajak Livi makan. Ini bukan kencan, sama Jo dan Lovely juga kok" kata Thony.
"Alasan! Pasti niat utama mau deketin Livi kan?! Ngaku aja toh!"
"Udah! Aku mohon hentikan perdebatan kalian, malu banyak yang ngeliatin!" kata Jo.
Ken mencibir lalu menarik lengan Livi. "Ayo Oliv! Pergi dari sini! Ikut aku!"
"Gak mau Kak Ken! Aku gak mau latihan tambahan!" Livi menolak sambil menarik lengannya.
"Aku kira kamu beda! Ternyata kamu sama saja dengan gadis konyol lainnya! Yang rela ninggalin latihan cuma karena seorang cowok! Aku kecewa sama kamu Oliv!" Ken marah!
Livi panik. "Bukan gitu kak Ken, perut aku sakit!"
"Alasan aja kamu! Iya kan?!"
"Enggak alasan! Beneran! Perut aku mulas!"
"Kak Ken yang keterlaluan! Lihat ini!" Livi raih tas nya dan mengeluarkan sebuah pembalut.
"Lihat ini! Aku betul-betul sakit perut!"
"Apa itu?" Ken malah kerutkan keningnya. Lovely senyum-senyum sementara Jo terlihat memerah pipinya.
"Ini pembalut! Pampers gadis! Masa gini aja gak tahu!" rutuk Livi.
"Gak tahulah! Emang nya aku pernah pake toh!"
"Aku sakit perut karena lagi datang bulan! Ngerti sekarang?!"
"Oh jadi kamu lagi datang bulan? Ya udah! Masukin lagi dalam tas! Malu di pamerin kayak gitu!"
"Siapa yang pamer? Kak Ken tadi bilang aku bohong sih!"
"Iya maaf..."
"Udah Ken, mendingan makan bareng kita aja" kata Jo. Ken akhirnya ikutan memesan makanan juga.
__ADS_1
"Nah gitu dong, kan asyik makan bareng!" kata Lovely.
"Berarti besok juga kamu gak bisa latihan tambahan ya?" tanya Ken pada Livi.
"Iya, terlalu capek Kak. Latihan biasa aja ya?"
"Ya udah lagipula kamu main Badminton nya udah bagus kok! Bisa menyusul yang lainnya"
"Iya dong!"
"Tapi ingat! Walau udah gak latihan tambahan, kamu tetap aku larang pacaran! Takut mengganggu pelajaran kamu!"
"Pacaran sih bebas kali Ken. Lovely juga pacaran terus sama aku, tapi main Badminton nya tetap hebat kok?" kata Jo tiba-tiba sambil membelai pipi Lovely.
"Terserah! Pokoknya Livi belum boleh pacaran! Kata Papa nya juga aku yang berhak jaga dia disini!" kata Ken tegas.
Usai makan bersama, Livi dan Lovely pulang ke asrama putri.
"Livi, Om Rezky nitipin kamu disini sama Kak Ken?" tanya Lovely.
"lya, kata Papa aku harus nurut apa kata Kak Ken. Aku kan belum punya pacar, jadi Papa percaya kan aku sama Kak Ken" kata Livi.
"Kamu jadi pacar Kak Ken aja!"
"Malas aku jadian sama cowok bawel kayak dia! Galak lagi!"
"Tapi dia ganteng kan?"
"Iya sih, tapi makin kesini makin nyebelin! Tadi juga gak percaya aku sakit perut, sampai aku keluar kan pembalut aku!"
Lovely cekikikan. "Kamu nekad ih! Tapi apa kamu suka sama Kak Ken? Atau ada cowok lain yang kamu suka?"
"Aku suka sama Kak Ken, tapi aku belum jatuh cinta sama dia"
"Nanti lama-lama kamu bisa jatuh cinta sama dia. Aku juga dulu cuma suka sama Kak Jo, sekarang karena selalu bersama, aku jadi sayang banget sama dia"
Livi menghela nafas. "Aku harap aku jangan sampai jatuh cinta sama dia! Gimana kalau aku cinta tapi dia tidak? Nanti sakit kan?"
"Aku rasa dia udah suka sama kamu. Dia aja yang belum mengakui nya. Jelas kalau dia cemburu sama Kak Thony"
"Eh Lovely, Kak Mark juga ganteng ya?"
Mata Lovely berbinar. "Tentu saja! Dia ferfect! Aku juga suka sama dia! Dia ganteng, baik dan perhatian!"
"Kak Jo juga baik kan?"
__ADS_1
"Baik sih, tapi kadang dia terlalu manja dan berlebihan sama aku. Aku suka gaya pacaran Kak Mark dan Kak Amel. Mesra tapi gak berlebihan! Pokoknya ferfect deh!"