Girl Love Story'

Girl Love Story'
BAB 62 : Non Cantik Kesayangan Aa Jay


__ADS_3

Lovely selesai memasukkan semua barang-barangnya ke dalam kantong plastik besar. Terakhir dia memegang boneka beruang coklat yang dulu di belikan Jo dan di beri nama Chivers. Lovely tampak bingung.


'Bawa gak ya? Bagaimanapun boneka Chivers ini yang selalu menemani aku saat istirahat di mobil ini' fikir Lovely.


Tapi akhirnya di bantingnya juga boneka Chivers!


Jo terperangah! Di peluk nya tubuh Lovely erat-erat.


"Love sayang, maafin aku... Jangan marah-marah begini! Aku bersumpah gak akan bawa cewek lain lagi!"


Dengan sekuat tenaga Lovely mendorong Jo! "Lepaskan aku! Aku mau masuk asrama!"


"Maafkan aku dulu! Please... Jangan pergi dengan keadaan begini sayangku!"


"Aku rela selama ini kamu menciumi aku sepuasnya! Asal kamu senang! Aku gak pernah bilang sama siapapun tentang apa yang sudah kamu lakukan selama ini kepadaku! Tapi kalau kamu sampai berani membawa cewek lain! Aku gak terima!"


Jo sangat sedih. Matanya mulai berkaca-kaca. "Iya, aku janji gak akan bawa cewek lain lagi my love... Udah! Sekarang kita baikan ya?!"


Lovely menyusut matanya yang masih saja meneteskan air mata "Oke! Kita baikan! Tapi kita masing-masing! Barangmu semua adalah milikmu! Terserah kamu! Itu hak kamu! Tapi mulai sekarang jangan pernah berani mencium ku lagi! Apa lagi menyentuh tubuhku! Kamu yang pernah bilang kamu


berhak atas diriku karena semua milikmu sudah kamu berikan untukku! Tapi mulai sekarang aku gak mau lagi pakai atau terima barang kamu! Dan kamu jangan sentuh aku atau cium aku! Faham?!"


"Mana bisa aku tidak mencium atau menyentuh kamu?!" Jo membelalak!


"Tapi aku gak mau lagi! Kalau sekali saja kamu berani mencium ku lagi! Kita putus saja!"


"Ya Tuhan Lovely... Jangan bilang begitu! Aku gak bisa hidup tanpa kamu!"


"Terserah!" Lovely keluar dari mobil Jo lalu berlari ke asrama putri.


Jo hendak mengejar tapi Hisyam muncul dan menarik nya. "Sabar Jo! Biarkan Lovely tenang dulu. Dia lagi emosi" kata Hisyam.


"Asrama putri juga udah mau di kunci. jangan bikin ribut!" kata Aura.


"Tapi Lovely marah besar! Semua barang-barangnya di angkut dari mobilku!" kata Jo panik.

__ADS_1


"Kamu juga ada-ada saja! Bawa-bawa Gilsha segala! Lovely itu anak tunggal! Dia tidak pernah berbagi! Kok kamu malah berani membagi tempat nya dengan Gilsha?! Pasti dia marah!" kata Hisyam.


"Trus aku harus gimana?" tanya Jo.


"Jo, kalau Lovely udah nyaman sama kamu. Dia gak akan mau berpaling pada Jay! Tapi kalau kamu masih begitu. Egois sama dia. Dia malah makin merasa gak nyaman! Bisa-bisa hal ini dimanfaatkan oleh Jay! Lovely lagi sakit hati trus Jay dekatin Lovely! Gawat Jo! Kamu bisa kehilangan Lovely!" kata Aura.


"Enggak! Aku gak mau kehilangan Lovely! Semua gara-gara Rifky! Brengsek! Mana dia?!"


Jo pergi ke asrama putra untuk mencari Rifky. Rifky ada di kamarnya. Tanpa basa-basi Jo memukuli Rifky!


'Buk! Buk! Buk!'


Untungnya Aura, Thony dan Irman segera memisahkan Jo dan Rifky.


Rifky babak belur dan di bawa ke UKS. Jo dipanggil ke ruang pelatih. Papa Jo juga ikut di panggil.


Ada apa dengan Jo? Baru beberapa hari yang lalu memukuli Jay. Sekarang malah memukuli Rifky! Kabar Jo memukuli Rifky sampai di telinga Jay dan Lovely.


"Nah Lovely, agaknya Kak Jo membawa Gilsha karena di suruh sama Kak Rifky! Biar kamu cemburu! Pantas tadi siang kak Rifky manas-manasin kamu" kata Angela.


"Tapi Kak Jo jahat! Kak Rifky ku di pukulin!" kata Cecil.


"Tapi tadi aku di traktir es krim lho!"


"Dasar emang gatel Kak Rifky! Menurut Indah, waktu di gunung salak juga Salma di cium sama Kak Rifky!"


"Apa?!!" Cecil kaget dan lemas. Tak ada yang peduli


"Lovely, jadi gimana ini?! Kak Jo pasti di hukum pelatih karena masalah ini!" kata Angela.


"Masa bodoh!" kata Lovely cuek.


Keesokan harinya klub gempar! Kabar Jo yang memukuli Rifky langsung menyebar luas. Semua siswi bertanya pada Lovely tapi Lovely menjawab tidak tahu.


Papa Jo datang untuk membela Jo. Para pelatih memperingatkan kalau sekali lagi Jo memukuli temannya, maka status Jo sebagai tunggal putra utama akan di ganti oleh Thony.

__ADS_1


Papa Jo memaksa Jo bercerita tentang alasan Jo memukuli Rifky tapi Jo tidak mau bercerita. Jo bete dan seharian mengurung diri di kamar asrama. Tidak mau latihan!


Jo mencoba menghubungi Lovely tapi Lovely tidak mau mengangkat telepon dari Jo. Seharian itu Lovely cuek pada Jo. 10 bulan berpacaran baru kali ini Lovely sanggup cuek pada Jo! Pesan dari Jo juga tidak di balas. Padahal Lovely tahu Jo sedang ada masalah.


Lovely mulai menjalani latihan siang bersama Jay dan Ryan. Livi juga sudah ada di tempat latihan tapi belum di izinkan latihan oleh Ryan.


Jay menghampiri Lovely seusai mereka latihan.


"Lovely, Jo ada masalah apa sama Rifky?" tanya Jay.


"Aku gak tahu Aa" jawab Lovely.


Jay berdebar keras mendengar Lovely memanggil nya 'Aa'!


"Kamu kok tidak menemui Jo? Dia pasti lagi galau! Om Daryadi kalau sudah menasehati pasti panjang lebar dan bikin bete"


"Kak Jo udah gede kok. Dia tahu apa yang boleh dan tidak boleh dia lakukan. Aku sebel dia kasar seperti itu! Belum lama mukulin Aa Jay sekarang dia malah mukulin Kak Rifky!"


"Kok kamu bilang aku dengan sebutan Aa sih?" tanya Jay lembut.


"Beberapa kali kan kamu yang membahasakan diri 'Aa'? Ya aku nurutin aja" jawab Lovely tak kalah lembut.


"Aku suka kamu panggil seperti itu. Sepertinya kita akan semakin akrab kalau kamu panggil aku seperti itu. Nah beberapa kali juga Aa kan panggil kamu 'Neng' tapi sepertinya kamu tidak begitu suka. Aa sekarang punya panggilan sayang untuk kamu!"


Lovely melirik malu pada Jay. Entah mengapa sejak kejadian di gunung salak, hati Lovely seakan di tuntun untuk selalu mengingat Jay.


"Panggilan sayang apa Aa?" tanya Lovely dan suaranya itu terdengar bagai musik yang lembut di telinga Jay!


"Aa akan panggil kamu dengan panggilan 'Non'. Kamu mau kan?" Jay bertanya sambil menaikkan alisnya. Manis sekali di mata Lovely!


"Iya, aku mau!"


"Nah, mulai sekarang kamu adalah Non cantik kesayangan Aa Jay!"


"Aa ini ada-ada aja!" Lovely tertawa.

__ADS_1


Jay meraih tangan Lovely dan menggenggam nya.


Lovely merasakan nyaman saat jari-jarinya menyatu dengan ruas jari-jari Jay! Bagaimana ini bisa terjadi? Di saat Jo benar-benar butuh Lovely saat ini!


__ADS_2