Girl Love Story'

Girl Love Story'
BAB 28 : Kejuaraan di Jakarta


__ADS_3

Kejuaraan Badminton di Jakarta di mulai pada hari Selasa. Karena ada di kota sendiri, maka semua siswa dan siswi di SMU Cahaya Pelita di izinkan menonton pertandingan untuk memberi semangat pada para senior mereka. Latihan yang biasanya di laksanakan pada siang hari pun di tiadakan.


Babak pertama berhasil meloloskan banyak wakil dari Jakarta termasuk Jo, Thony, juga Ken dan Mark.


Karena jarak antara asrama dan stadion cukup jauh, maka Jo tidur di hotel bersama para atlet lainnya.


"Maaf ya Love, aku gak bisa antar pulang ke asrama" kata Jo seusai pertandingan.


"Iya gak papa, aku ikut mobil Angela" kata Lovely


"Hati-hati ya sayang" Jo memeluk dan mencium kening Lovely.


"Kak Jo juga balik ke hotel, mandi terus istirahat. Besok babak kedua pasti lebih berat. Harus menang ya?!"


Sementara itu, salah satu sahabat Jo yang bernama Hisyam menghampiri Angela. Sudah lama Hisya menaruh hati pada Angela. Tapi belum bisa mendekati karena Angela terlihat jutek.


"Hati-hati ya nyetirnya Angela. Jangan ngebut!" kata Hisyam.


"Ist' oke, tenang aja kak Hisyam" kata Angela.


Hisyam tersenyum manis seraya menatap lembut pada Angela. Membuat Cecil jadi iseng menggoda ."Ehem-ehem"


Sementara Livi dan Ken, walau belum resmi berpacaran tapi mereka sudah semakin dekat dan selalu bersama.


"Kamu barengan Angela juga Oliv?" tanya Ken.


"Iya, besok pulang sekolah aku kesini lagi" kata Livi.


"Iya harus dong! Buat mendukung aku dan Mark!"


"Buat dukung aku juga kan Livi?" tiba-tiba Thony muncul di antara Ken dan Livi.


"Semua senior di Klub aku dukung kok! Besok aku akan bawa pompom yang besar!" seru Livi.


"Ngapain dukung Thony? Gak penting banget! Atau besok kamu bawa alat-alat masak lalu di bunyikan saat Thony tampil!" kata Ken.


"Jangan gitu dong Ken, aku kan juga mau jadi juara di Jakarta tahun ini." kata Thony.


Lovely pun pulang ke asrama putri bersama teman-temannya. "By the way, kamu makin dekat sama Kak Hisyam ya Ngel?" tanya Cecil pada Angela.


"He-eh, mulai dekat sih. Suka teleponan juga. Emang kenapa?" tanya Angela.

__ADS_1


"Calon pacar dong?"


"Enggak tahu juga sih! Males aku! Masih sakit hati aku karena pacar aku di ambil orang! Aku sendiri dulu kayaknya"


Angela dulu memang punya pacar, namanya Vino. Tapi, Vino selingkuh dengan teman kuliahnya sendiri karena sudah jarang bertemu Angela. Dikarenakan Angela tinggal di asrama.


Hubungan Cecil dengan pacarnya yang bernama Yongky pun jadi tidak jelas. Sejak Cecil tinggal di asrama, Cecil sering upload foto bareng senior-senior ganteng dan lupa pada Yongky.


Kalau dulu Lovely yang tidak punya pacar, kini malah Lovely yang sudah makin serius berhubungan dengan Jo.


*********


Pada keesokan harinya, para siswi di SMU Cahaya Pelita kembali hadir untuk memberi dukungan pada senior-senior mereka. Sayang sekali Jo harus terhenti di babak kedua. Padahal dia bertanding di kota sendiri. Sambil tertunduk lesu, Jo menghampiri Lovely. Lovely tahu Jo pasti kecewa sekali, maka dia langsung menggenggam tangan Jo untuk memberikan penghiburan.


"Maaf ya sayang, Kak Jo rasanya tertekan sekali saat bertanding tadi. Jadi gak fokus bertanding nya" kata Jo sambil jatuhkan kepalanya di bahu Lovely.


"Iya gak papa my Prince, you ost the best for my" bisik Lovely sambil mengusap-usap rambut Jo yang basah.


Hisyam pun menghampiri Angela. Hisyam juga kalah hari itu. Ingin rasanya Hisyam juga bersandar di bahu Angela seperti Jo pada Lovely. Tapi, yang Hisyam lakukan hanya duduk di sebelah Angela.


"Maaf ya Ngel, gak bisa masuk perempat final" kata Hisyam.


"Gak papa, kan masih ada satu wakil buat tunggal putra. Masih ada Kak Thony! Kita dukung Kak Thony sampai masuk final!" seru Angela.


*******


"Yes! Banyak atlet ganteng yang lolos ke perempat final!" seru Cecil.


"Kamu ini! Kayaknya bagi kamu semua cowok ganteng ya?!" kata Livi


"Sebenarnya aku jatuh cintanya sama kak Mark, tapi sayangnya dia udah ada pacar" keluh Cecil.


Tiba-tiba Jay muncul. Jay dan Ryan yang bertanding di sektor ganda putra juga berhasil lolos ke perempat final bersama Ken dan Mark. Saat itu Jay sudah siap bertanding. Dia sudah bawa tas besar nya. Tapi Jay menghampiri Lovely dulu yang duduk di podium paling depan.


"Love, doain Aa ya. Biar bisa menang hari ini" kata Jay.


Mendengar itu, Jo langsung melotot! "Love! Panggil aja Lovely! Enak aja panggil Love! Itu panggilan khusus buat aku tahu!" bentak Jo.


"Ih sewot! Namanya kan Lovely? Apa salahnya kalau aku panggil Love? Iya kan Love?" Jay melirik Lovely lalu kedipkan matanya.


Jo habis kesabaran. Dia bangkit berdiri dan meremas bahu Jay. "Nantang aku kamu ya anak kampung!"

__ADS_1


Hisyam segera menarik Jo agar duduk lagi. "Udah Jo! Malu ini tempat umum!"


"Kak Jay, Kak Jo betul. Jangan panggil aku Love! Aku gak suka itu!" kata Lovely.


Jay tampak kecewa. "Oke, maafin aku. Terus kamu mau Aa panggil apa? Aku panggil Neng cantik, kamu gak mau juga"


"Panggil aku Lovely"


"Iya, maafin Aa Lovely"


"Iya, aku maafin" Lovely memang tidak suka di panggil 'Love'. Dulu juga awal kenal Jo, Lovely tidak mau Jo memanggil nya Love.


"Tapi doain Aa menang ya hari ini?" kata Jay lagi


"Iya Kak Jay, Amin..."


"Ya Tuhan... mungkin doaku ini salah. Tapi aku mohon ya Tuhan, jangan biarkan Jay menang hari ini. Agar dia tidak bisa membanggakan dirinya pada Lovely ku" Jo berdoa dalam hati nya dan doa Jo terkabul! Jay dan Ryan terhenti di babak perempat final ini!


Saat itu juga muncul Gilsha. Gilsha adalah teman seangkatan Jo yang sejak dulu menyukai Jo. Bahkan pernah dekat dengan Jo sebelum Lovely hadir. Walau hanya sebatas makan bareng di kantin. "Jo, dari tadi aku cari-cari kamu. Kamu disini rupanya" kata Gilsha.


Angela melotot. Dia paling tidak suka ada cewek yang mendekati cowok orang lain! Apalagi Angela baru saja merasakan bagaimana rasanya pacar di ambil orang. "Jangan cari Kak Jo dong! Kamu tuh harusnya cari Saputra! Pasangan kamu di ganda campuran!" sindir Angela.


"Aku mau minta Jo dukung aku dan semangati aku biar aku masuk perempat final besok" Gilsha ulurkan tangan pada Jo. "Doain aku ya Jo"


Jo ulurkan tangan juga lalu bersalaman dengan Gilsha. " Iya, semua teman satu Klub aku pasti aku doain" kata Jo lalu senyum ramah.


Bukan main senangnya hati Gilsha. Dia coba memegang tangan Jo lama-lama. Jo jadi sulit menarik tangan nya.


Lovely melirik pada tangan Jo yang di genggam erat oleh Gilsha. Hati Lovely terasa tidak enak. Tadi saja Jo begitu kasar pada Jay padahal Jay tidak memegang tangan Lovely seperti saat ini Gilsha memegang tangan Jo.


Angela sadar akan perasaan Lovely, maka dia pukulkan tangannya ke tangan Gilsha dengan keras. 'Buk!'


"Hey! Udah dong salaman nya!!!" bentak Angela.


"Aw!!!" pekik Gilsha lalu usap-usap tangannya yang sakit. "Sakit tahu Angela! Kalau nanti aku gak bisa megang raket, itu salah kamu!" bentak Gilsha.


"Bodo amat! Biar kamu kalah sekalian! Tahu diri dong! Pegang lama-lama! Yang punyanya ada disini!" Angela balas membentak!


Gilsha melirik Lovely. "Lovely, kamu gak papa kan aku salaman sama Jo?"


"Ya gak papa, boleh aja kok" kata Lovely walau hatinya merasa tidak enak

__ADS_1


"Sana cepat cari Saputra! Aneh deh aku sama cewek yang suka deketin cowok orang! Padahal Gilsha jadian aja sama Kak Jay sekalian! Jadi gak usah ganggu Lovely dan Kak Jo!" rutuk Angela.


Diam-diam Hisyam memperhatikan Angela. "Luar biasa! Selain cantik, gadis satu ini galak sekali" batin Hisyam.


__ADS_2