
Jo minggu ini berangkat ke Surabaya untuk ikut Kejuaraan Nasional dan Jumat nya dia sudah masuk perempat final. Jo selalu menelpon Lovely. Jujur saja Lovely jadi mulai kangen sama Jo.
Latihan Jumat ini terasa agak aneh. Ken tampak agak pendiam dan tidak terlalu bawel seperti biasanya. Kadang Ken melirik pada Lovely. Lovely langsung buang muka! Lovely berjanji pada dirinya sendiri agar jangan sampai bertengkar lagi dengan Ken! Sebisa mungkin Lovely harus jauh dari pelatih nya yang menyebalkan itu!
Mark juga ada, berdua dengan Ken melatih hari ini. Hingga akhirnya saat latihan usai, Lovely buru-buru merapikan tas agar bisa segera pulang. Tapi saat selesai merapikan tasnya, Ken menghampiri nya.
"Olaf! Hari ini kok kamu dingin amat? Kayak nya mulut kamu lagi sariawan ya? Latihan sambil cemberut aja! Gak ada semangat nya sama sekali!" tegur Ken.
Olaf lagi! Terbayang oleh Lovely. Olaf
si boneka salju yang konyol itu!
"Gak papa!" jawab Lovely singkat. Sial! Dari tadi Lovely berusaha menjauh dan jaga jarak dengan Ken. Eh, usai latihan malah Ken yang cari masalah!
"Kamu hari ini tuh beda! Diam banget! Gak ceria seperti biasanya! Karena gak ada Jo ya?! Gak boleh gitu tau! Ada atau tidak adanya Jo latihan harus tetap semangat!"
"Aku semangat kok! Aku sudah hampir 3 bulan ikut MOS disini! Sementara kenal Kak Jo aku baru 2 mingguan. Apa alasannya aku tidak bersemangat?"
"Kamu mau masuk SMU disini karena mau kenal sama Jo kan? Hingga akhirnya kamu bisa kenal sama dia saat aku minta dia menggantikan aku melatih waktu itu. Terus kalian saling suka! Sekarang kamu jadi badmood karena dia gak muncul seperti biasanya, iya kan?! Karena Jo kamu jadi labil!"
Ken keterlaluan! Ingin rasanya Lovely cakar wajah Ken yang penuh tahi lalat itu! "Aku masuk sekolah ini karena mau kenal sama Kak Jo? Enak aja! Aku sama sekali gak tau apapun tentang dia! Aku masuk kesini karena di paksa papa aku! Paham Kak Ken?!"
Ken malah mencibir "Oh gitu? Terus sekarang karena udah kenal sama Jo, latihan kamu jadi gak konsen karena gak ada dia? Aku udah bilang lupakan Jo! Masa Jo baru ke Surabaya 5 hari aja kamu langsung badmood! Persis kayak Olaf yang mencair kena matahari!"
Wajah Lovely memerah menahan tangis.
"Ken! Apa-apaan sih!" tiba-tiba Mark muncul dan menegur Ken. Lovely sendiri sudah benar-benar habis kesabaran.
"Ini lho Mark, masa hari ini karena gak ada Jo dia latihan nya kayak gak bersemangat!" kata Ken.
"Lovely latihan nya tadi bagus kok"
"Tapi mulutnya cemberut aja kayak orang bete banget!"
Lovely menghentakkan kaki nya! Mumpung ada Mark, dia harus menjawab semua tudingan Ken!
__ADS_1
"Kak Ken! Aku sama sekali enggak bete kalau enggak ada Kak Jo hari ini! Setiap malam juga aku video call sama dia! Kalau kamu benar-benar ingin tahu kenapa aku dari tadi diam saja, aku jawab jujur sekarang! Karena aku menghindari kamu! Aku enggak mau bicara lagi sama kamu! Berurusan sama kamu hanya akan merepotkan diriku sendiri! Tapi kamu malah menghampiri aku dan mulai mengajak aku bertengkar lagi! Aku sudah lelah Kak Ken! Sekarang izinkan aku pulang! Waktu latihan ku sudah habis!" Lovely mengeluarkan semua kekesalan yang sudah lama terpendam dalam hatinya! Ken sampai bengong. Mark juga tampak kaget.
"Udah Lovely, udah" kata Mark sambil merangkul bahu Lovely.
"Dan perlu aku kasih tahu satu hal lagi! Aku bukan anak gadis alay yang menghabiskan uang orang tua ku disini hanya untuk mendapatkan seorang Joshua! Justru Papa ku yang memaksa aku sekolah disini! Dari awal pun aku ingin jadi perenang seperti Mama ku! Aku menerima walaupun berat hati karena ingin membahagiakan orang tua ku! Kalau sekarang aku diam saja itu bukan karna Kak Jo! Tapi karena kamu! Pelatih ku sendiri!" jerit Lovely! Matanya basah. Ken tak bisa menjawab.
"St...udah" bisik Mark lalu menarik Lovely pergi dari lapangan meninggalkan Ken yang masih bengong.
Mark membawa Lovely ke kantin lalu memesankan eskrim untuk Lovely "Ayo makan eskrim dulu biar seger. Kata Jo kamu suka eskrim" kata Mark. Lovely langsung tersenyum. Senyum pertama hari ini!
"Kak Jo cerita kalau aku suka eskrim?"
"Iya. Dia suka cerita tentang kamu. Katanya kamu adalah calon pacar masa depan nya!"
"Ya ampun! Malu-maluin aja!" Lovely malu.
"Dia juga nitipin kamu sama aku selama dia di Surabaya. Katanya tolong jagain Lovely karena suka berantem sama Ken"
"Masa sih nitipin aku segala?!"
"Betul Kak Mark. Masa aku di bilang masuk sekolah disini cuma karena ingin kenal Kak Jo!"
"Hehehe... Padahal Jo yang ngejar-ngejar kamu ya"
"Kok Kak Mark tau sih?"
"Tahulah. Malahan waktu Senin sore kan Jo berantem sama Ken!"
"Berantem? Kok bisa sih?"
"Jo negur Ken karena menghukum kamu berlari keliling lapangan. Hampir mereka pukul-pukulan. Untung aku dan Thony segera memisahkan mereka"
********
Jo berhasil meraih gelar juara di Surabaya. Hebat sekali! Pagi tadi Jo sudah menghubungi Lovely dan mengabarkan kalau dia sudah ada di Jakarta dan berjanji menemui Lovely usai latihan sore ini.
__ADS_1
Lovely juga sangat merindukan Jo. Tak ada cowok yang lebih baik dari Jo saat ini. Lovely mulai merasa kalau dia akan betul-betul menjadi pacar masa depan Jo.
Saat itu Lovely baru usai latihan. Tiba-tiba dua tangan besar ramping memeluk nya dari belakang. Wangi jeruk langsung merasuk ke dalam indra penciuman Lovely.
'Cup!' Pipi nya terasa ada yang mencium Lovely kaget dan langsung menoleh kebelakang. "Kak Jo!" seru Lovely!
Jo memeluk Lovely. Tubuh Lovely yang kecil seperti tenggelam dalam tubuh kekar Jo.
"Love... Aku kangen banget!" bisik Jo lalu mengecup telinga Lovely.
"Aku juga" Lovely balas berbisik.
"Lovely! Jo! Ya ampun! Ini lapangan! Masih jam latihan! Jangan peluk-pelukan disini! Sadar dong! Tahu malu sedikit!" terdengar bentakan Ken.
Jo dan Lovely sadar lalu melepas pelukan mereka. Jo masih merangkul Lovely. "Iya maaf Ken. Aku kangen banget sama Lovely. Seminggu aku gak ketemu dia" kata Jo. Ken melotot, wajah nya memerah marah.
"Kangen sih boleh. Tapi jangan di cium disini dong Lovely nya!" teriak Ken.
"Ih sirik aja. Cium pipi doang kok! Sewot amat!" kata Jo.
"Pipi apaan? Tadi telinga Lovely juga aku liat kamu cium!"
"Kamu ngeliatin ya Ken?"
Wajah Ken jadi tambah merah. Kalau Ken bilang Jo mencium telinga Lovely, artinya dia melihat dari tadi! Tapi Ken jaim!
"Udah! Sekarang kamu sama Lovely minggir! Masih banyak yang belum latihan! Cium-ciuman dan pelukan nya lanjut di tempat lain!"
bentak Ken.
"Iya, oke! Lovely aku bawa ya?! Latihan nya udah selesai kan?" tanya Jo sambil menggandeng Lovely.
"Iya! Pergi sana kalian! Kalian berdua pacaran disini cuma bikin aku marah aja!"
"Iya, kami emang mau pergi kok!"
__ADS_1
Lovely ikut Jo pergi ke kantin. Saat makan Lovely tersadar barusan di lapangan Jo sudah mencium pipi nya! Padahal Lovely belum jadi pacar nya! Gimana ini?! Lovely salah gak sih? Pacar masa depan hanya omong kosong! Nyatanya Lovely seolah sudah resmi jadi pacar Jo! Mereka sudah sangat dekat sekali sekarang!