Girl Love Story'

Girl Love Story'
BAB 60 : Konspirasi Rifky


__ADS_3

Lovely makan siang bersama Ken, Angela, dan Cecil di rumah Livi. Mama dan Papa Livi menemani mereka makan.


"Oya, kalian tahu tidak? Menurut pemeriksaan pihak yang berwajib. Ternyata Delia yang merubah arah panah di pos 4 waktu itu. Delia harusnya di hukum. Tapi Papa dan Papanya Lovely sepakat untuk mencabut laporan atas kasus ini" tutur Papa Livi.


"Lho! Kenapa Om? Ini kan sudah melanggar hukum! Lovely dan Livi hampir celaka" kata Ken.


"Iya Ken, tapi kan Delia masih di bawah umur. Kasihan. Mungkin setelah selesai tahun ajaran ini. Dia akan dikeluarkan dari sekolah" kata Mama Livi.


"Kasihan juga sih Delia... Selama ini di juga jahat sama aku karena dia suka sama Kak Ken" kata Livi.


"Tapi aku sukanya sama kamu Oliv" kata Ken.


"Yess! Berkurang satu cewek menyebalkan di sekolah!" seru Angela.


*******


Sementara itu Jo jadi kesal karena sudah lewat jam 1 siang Lovely belum juga kembali ke asrama. Padahal Jo sudah pulang dari rumah Oma nya. Jo tak tahu kalau Lovely hanya sekitar 10 menit bertemu Jay lalu ikut ke rumah Livi. Jo fikir Lovely sedang asyik berduaan bersama Jay!


Jo segera ke asrama putra untuk menemui Rifky. Rifky sedang tiduran bersama Thony. Jo segera ikut tiduran di sebelah Rifky.


Rifky melirik Jo "Ada apa? Kok bete banget wajah kamu Jo?"


"Iya! Aku sebel banget! Masa Lovely nengokin Jay sama Angela! Padahal aku sudah melarangnya! Aku takut Lovely nanti makin dekat sama Jay! Apa lagi si oncom itu sudah menyelamatkan Lovely waktu di gunung salak!"


"Kata aku juga Lovely kamu 'gituin' aja!"


"Gak bisa Ky! Lovely pasti bilang sama Abang ku dan orang tuanya!"


"Aku juga belum nengokin Livi nih! Selalu ada Ken di sisinya! Aku males kalau si 'bawel tahi lalat cocochips' itu marah-marah! Padahal Livi pasti sedih... Kenapa aku belum nengokin dia..." keluh Thony.


"Nanti saja kalau Livi sudah kembali ke asrama putri baru kamu temui dia" kata Jo.


"Kamu gak ada harapan untuk mendapatkan Livi, Thony! Papanya Livi gak suka sama kamu!" kata Rifky.


"Trus masalah ku gimana? Tolong aku dong! Agar Lovely tidak mendekati Jay lagi! Aku tidak pernah merasa setakut ini kehilangan Lovely! Okke bukan masalah buatku! Tapi Jay beda! Lovely nekad untuk menemui dia padahal aku sudah melarangnya! Aku bete banget!" kata Jo geram.


"Jay memang berbeda! Begini saja Jo! Kamu bikin Lovely cemburu saja!" usul Rifky.


"Caranya?!"


"Kamu pergi bareng cewek lain saja! Kamu kan ganteng Jo! Cewek manapun pasti mau kamu ajak pergi! Nanti kan Lovely pasti bete! Nah disitulah kamu ancam dia! Kalau dia masih saja berdekatan dengan Jay, kamu akan mendekati cewek lain juga! Pasti Lovely gak akan berani berdekatan dengan cowok lain lagi karena takut kehilanganmu!"


"Yakin kamu?" Jo ragu.


"Yakin! Aku yakin 100%!"


Jo mengangguk "Ya udah ayo kita turun ke pelataran parkir. Kita cari cewek yang bisa aku ajak pergi! Nanti kalau Lovely sampai, kamu bilangin sama dia"

__ADS_1


"Ayo cabut!" seru Rifky lalu turun dari asrama putra bersama Jo.


Saat itu kebetulan ada Gilsha. Tampaknya Gilsha mau pergi karena sudah rapi dan membawa tas.


"Tuh Jo. Ada si 'jenong'! Kamu ajakin dia aja" kata Rifky.


Jo menghampiri Gilsha bersama Rifky.


"Hai Gilsha. Mau kemana? Kayaknya mau pergi" tanya Rifky.


"Iya Kak Rifky, aku mau ke apotek untuk beli vitamin. Mumpung lagi gak ada jadwal latihan" kata Gilsha lalu melirik ke arah Jo.


"Naik apa ke apotek nya?" tanya Jo.


"Naik taxi Jo"


"Aku antar aja. Mau gak?"


Gilsha membelalak tak percaya. "Beneran nih Jo?"


"Iya. Aku ambil mobil dulu"


"Nanti Lovely marah"


"Enggak. Lovely lagi pergi sama Angela"


"Oh. Ya sudah kalau begitu"


Sementara itu Gilsha jadi dug-dugan karena belum pernah di ajak naik mobil Jo. Paling dekat pun dulu cuma makan bersama teman yang lainnya di kantin asrama. Baru kali ini Gilsha ada kesempatan berdua dengan Jo.


Gilsha memperhatikan isi mobil Jo. Ada foto Lovely di dashboard. Ada juga sisir cewek, jepitan, kunciran, bedak, cermin, lippgloss, lotion dan bando.


Gilsha melirik kursi belakang. Tampak berantakan. Ada banyak, boneka beruang kecil, jaket cewek, pembalut, bahkan tank top! Gilsha tak dapat membayangkan Lovely berbuat apa saja dengan Jo di dalam mobil ini!


"Berantakan ya?" sindir Gilsha.


"Iya, my Love sering bobo siang disini" kata Jo polos.


"Kok sekarang kamu nganterin aku? Nanti dia marah"


"Gak papa. Apotek kan deket. Lagipula bukan mau jalan-jalan kan?"


Sementara itu di pelataran parkir asrama. Mobil Angela muncul. Lovely dan Cecil turun.


Rifky segera menghampiri mereka.


"Kak Rifky!" seru Cecil seneng.

__ADS_1


"Hai, kalian semua dari mana?" sapa Rifky.


"Kami dari rumah Livi. Habis nganterin Livi pulang dari rumah sakit"


"Oh Livi udah sehat ya?"


"Udah Kak, Oya lihat Kak Hisyam gak?" tanya Angela.


"Tadi sih aku lihat dia mau latihan"


"Oh ya, aku nemuin Kak Hisyam dulu ya" Angela pergi duluan.


"Kak Rifky ada apa seperti yang lagi nungguin kami?" tanya Lovely.


Rifky garuk-garuk kepala nya. Mendramatisir keadaan. "Itu Lovely... Tadi aku lihat Jo pergi naik mobil sama Gilsha"


Lovely kaget! "Pergi sama Gilsha? Kemana?"


"Aku juga gak tahu. Gilsha nya rapi banget! Cantik!" Rifky memanasi Lovely.


"Kok Kak Jo gak bilang dulu sama aku ya?!" Lovely merasa kecewa.


"Tadi sih dia baru pulang dari rumah Oma. Trus katanya dia bete karena kamu lama banget nengokin Jay!"


"Aku lihat Kak Jay sebentar kok! Cuma ngasih kue. Aku langsung ke rumah Livi dan di ajak makan siang di sana!"


"Tadi Jo bete! Trus di lihat Gilsha, dia langsung ambil mobil dan mengajak Gilsha pergi!"


Lovely mulai merasa tidak enak hati.


"Aku akan menunggu Kak Jo disini"


Cecil menggandeng tangan Rifky. "Kak Rifky, kita pergi aja yuk?! Takut terjadi bentrok Lovely sama Gilsha!" kata Cecil.


"Iya, mendingan kita beli es krim. Aku traktir kamu. Mau gak?"


"Asyik! Mau dong!"


Rifki pergi ke kantin dengan Cecil. Meninggalkan Lovely di pelataran parkir sendirian.


Lovely langsung menelpon Jo.


"Halo Lovely" terdengar suara Jo.


"Kak Jo dimana?! Aku udah di asrama!"


"Bentar lagi aku juga sampai di asrama"

__ADS_1


"Cepetan ya!"


Lovely makin merasa tidak enak hati! Berani sekali Jo membawa cewek lain masuk mobilnya tanpa minta izin terlebih dahulu pada Lovely!


__ADS_2