
Ken mengambil HP nya lalu membuka Instagram Sera. Dia lihat postingan Sera memang terdapat foto dirinya sedang makan malam berdua dengan wanita itu.
"Wah! Beneran nih cewek! Pamer foto sama aku! Padahal di meja ini bukan hanya kami berdua! Banyakan kok!" kata Ken.
"Emang siapa sih dia?" tanya Ryan.
"Ini foto waktu aku makan malam sama para anggota grup Jetsky"
"Oh... Jadi wanita itu anggota juga?"
"Iya, Livi harus aku kasih penjelasan! Aduh! Ternyata punya cewek itu rumit ya?! Ribet banget toh!"
Ken menatap Ryan "Yan, makasih ya?! Kamu udah berhasil menanyakan pada Livi kenapa dia menjauhi aku. Maaf juga tadi aku sempat curiga sama kamu" Ken memeluk Ryan.
Ryan balas memeluk walau saat itu hatinya berdebar tak karuan.
"Aduh! Ken mulai curiga kalau aku suka sama Livi! Aku harus lebih hati-hati menyimpan perasaan ku ini! Bagaimanapun Livi adalah milik Ken! Sahabatku sendiri! Tapi tatap mataku tidak bisa berdusta! Batin ku tersiksa menahan semua perasaan ini..." batin Ryan.
tak bisa hatiku menepikan cinta
karena cinta tersirat bukan tersirat
meski bibirku terus berkata tidak
mataku terus pancarkan sinarnya
Zigaz - sahabat jadi cinta
***********
Keesokan harinya Ken mencegat Livi saat Livi akan pulang ke rumah nya pada Sabtu pagi itu. Tapi ternyata Livi sudah terlebih dulu di cegat Thony. Ken memperhatikan bagaimana Thony merayu Livi.
"Livi, kamu kan lagi marahan sama Ken? Gimana kalau Kak Thony yang antar kamu pulang? Ryan juga gak ada kan? Mending kamu sama Kak Thony! Atau kamu mau jalan-jalan dulu di akhir pekan ini? Ke Jungle atau ke Ancol gitu?" kata Thony tanpa tahu ada Ken di belakang nya.
Livi cuma senyum-senyum saja.
"Oh... Jadi gitu ya?! Menghasut aku supaya aku sebel sama Ryan, tapi ternyata kamu sendiri yang merayu Livi?!" tanya Ken sinis.
Thony kaget lalu menoleh ke belakang!
__ADS_1
"Eh... Kamu Ken?..." Thony cengengesan.
"Iya! Ini aku! Berani ya kamu merayu calon tunangan ku?! Kamu mau aku basmi?!"
(Basmi? Emang nya serangga?!)
Ken mendorong kepala Thony dengan keras sampai Thony terhuyung! Livi cekikikan lalu segera pergi dari sana.
"Oliv! Tunggu!" seru Ken lalu mengejar dan memeluk Livi dari belakang.
Livi memekik "Ih!!! Apa-apaan sih?! Lepasin!"
Ken melepaskan pelukannya lalu memutar bahu Livi agar menghadap padanya.
"Kamu jangan pulang sendiri! Aku anterin! Udah seminggu aku gak nganterin kamu. Jangan menghindar lagi! Atau aku masukin kamu dalam karung!" kata Ken.
"Enak aja di masukin karung! Emangnya aku kucing?!" protes Livi.
"Oliv kamu dengarkan aku dulu! Aku tuh sayang banget sama kamu! Masalah foto bareng Sera itu aku gak tahu apa-apa! Kami cuma makan bareng sesama anggota grup Jetsky! Disitu juga kami rame-rame kok! Itu dia aja yang iseng! Posting foto kami di Instagram nya! Padahal kami gak cuma berdua! Dia itu bukan pilihan buat aku! Tapi kamu! Aku mau kamu!" tutur Ken.
"Bodo amat!" Livi melepaskan pelukan Ken.
Ken mencekal lengan Livi. "Bilang bodo amat padahal kamu cemburu kan?!"
"Cemburu itu berarti kamu sayang sama aku toh?!"
"Lepasin! Aku gak sayang sama kamu!"
Ken menggendong tubuh Livi lalu memasukan nya ke dalam mobil. Sekalian Ken mengunci pintu mobilnya agar Livi tak bisa keluar lalu Ken mulai menghidupkan mobil nya.
"Udah! Kamu jangan ngambek melulu! Sudah cukup seminggu ini kamu menjauhi aku! Duduk diam disitu! Aku akan mengantarmu pulang! Masalah Sera kamu jangan ambil hati! Nanti kalau aku ada acara bareng grup Jetsky lagi, kamu ikut! Faham?!" tutur Ken.
Livi diam. Dia mulai mempercayai ucapan Ken.
"Senin ini kita pergi ke Banyuwangi! Kamu libur sekolah kan? Sebelum menjalani ujian akhir semester? Coba kamu fikir toh! Kalau aku gak serius sama kamu. Mana mungkin aku ajak kamu ke rumah ku di Banyuwangi toh?! Dan kamu juga harus mengerti! Punya cowok seperti aku pasti akan banyak yang suka! Kamu tidak usah khawatir! Yang penting aku cuma suka sama kamu!" tutur Ken lagi.
"Sombongnya!" Livi mencibir.
Ken meraih kepala Livi agar bersandar di bahunya. Di ciumi nya kepala Livi. Wangi Livi yang sangat Ken suka! Wangi segar anak-anak!
__ADS_1
"Kamu jangan cemburuan ah! Jelek tahu!" kata Ken.
Livi diam tapi tersenyum.
********
Sementara Lovely pulang ke rumahnya dengan di antar mang Kussoy. Sekolah libur seminggu. Lovely merasa tenang. Dia akan melewati hari-hari seperti dulu sebelum sekolah di SMU. Bisa main sepuasnya seperti waktu SMP dulu. Sebelum Senin depan menjalani ujian akhir semester. Tak terasa sudah hampir setahun Lovely menjalani kehidupan sebagai anak SMU.
Tapi Lovely bingung luar biasa. Jumat pagi sebelum pulang ke rumah. Jo menghampiri nya seusai jam latihan.
"My love sayang... Sudah dua minggu kamu menjauhi aku! Apa kamu benar-benar mau putus sama aku? Gak ada kah maaf sedikitpun dari lubuk hati kamu? Aku senin mau berangkat ke Singapore. Ke rumah Tante aku untuk liburan disana. Makasih selama setahun ini kamu sudah menemani aku, memahami aku, dan mencintai ku. Makasih atas setahun yang membahagiakan" Jo mengecup kening Lovely dan Lovely hampir menangis!
"Aku tahu... Aku belum bisa jadi cowok yang baik buat kamu" kata Jo lagi.
Lovely terdiam matanya basah.
"Kamu ingat Love? Tahun lalu kita pertama kali bertemu di tempat ini. Waktu kamu servis nyangkut. Aku saat itu memeluk mu dari belakang. Saat pertama menatap matamu. Aku langsung yakin. Kamu lah tulang rusuk aku! Tapi mungkin aku salah.... Aku selalu membuat mu marah dan benci padaku... Padahal aku cuma ingin jadi yang terbaik buat kamu. Selamat tinggal sayang... Sekali lagi... Maafkan aku..."
maafkanlah bila ku selalu
membuat mu marah dan benci padaku
kulakukan itu semua
hanya untuk buatmu bahagia
mungkin ku cuma tak bisa fahami
bagaimana cara tunjukkan maksudku
aku cuma ingin jadi
terbaik untuk mu
Tangga - terbaik untukmu
*********
Sorenya giliran Jay yang menemui Lovely.
__ADS_1
"Love sayang, udah dua minggu Aa tunggu jawaban dari kamu. Gimana? Kamu mau kan terima cinta Aa? Aa tunggu jawabannya. Senin pagi Aa akan pulang ke Bandung. Pulang ke kampung Aa. Kalau kamu terima cinta Aa kamu ikut ke Bandung. Tapi kalau kamu menolak cinta Aa, kamu gak usah ikut. Aa tunggu jawaban kamu Senin pagi"
Senin pagi adalah hari dimana Jo akan berangkat ke Singapore! Lovely benar-benar bingung. Apa dia harus ikut dengan Jay ke Bandung dan melupakan Jo?