Girl Love Story'

Girl Love Story'
BAB 24 : Salah Paham


__ADS_3

Lovely benar-benar bingung melihat sikap Livi yang makin hari makin menjauh dari Ken. Maka itu, Lovely langsung mengajak Livi bicara berdua pada malam hari seusai mereka selesai mengerjakan PR di kamar asrama mereka.


"Livi, jujur sama aku sekarang! Kenapa kamu menjauhi Kak Ken?! Bukannya kamu suka sama dia?" tanya Lovely.


Saat itu, Lovely hanya berdua dengan Livi karena Angela dan Cecil sedang main ke kamar Putri.


"Lovely... Aku mau cerita dari kemarin. Tapi selalu ada Cecil dan Angela. Sekarang aku akan bilang kenapa aku tiba-tiba menjauhi Kak Ken" kata Livi.


"Kenapa?"


"Kak Ken udah punya pasangan, bahkan dia punya mantan! Aku memilih pergi dari hidupnya. Aku semakin suka dia, dan akan sangat menyakitkan karena dia sudah ada yang punya"


"Kak Ken punya pacar?!" Lovely kaget. "Tidak mungkin! Aku tidak pernah melihatnya bersama cewek! Dia bagai gunung salju yang sulit di tembus!"


"Dia yang mengatakan nya padaku! Malah dia menelepon mantan nya di depanku!"


"Terus dia ada pasangan baru sekarang?"


"Iya, katanya karena ada pasangan baru jadi pisah sama yang lama"


"Mengerikan!"


"Tadi Papa menelpon ku. Papa bilang Kak Ken menelpon dan tak bisa menjagaku lagi karena aku yang gak mau di jaga. Papa malah menuduh kalau aku mungkin maunya di jaga sama kak Thony. Kata Papa kalau aku suka Kak Thony, aku harus membawa dan mengenalkannya ke rumah. Aku bingung Lovely! Aku suka Kak Ken! Tapi dia udah ada pasangan! Sore tadi juga Kak Ken bicara padaku di ruang pelatih junior. Katanya dia akan melepaskan aku. Tapi dia juga bilang sayang sama aku. Aku tahu dia hanya menyayangi ku sebagai seorang adik kecil! Tidak lebih!"


"Kok bisa ya kita selama ini tidak tahu kalau dia punya pacar?" Lovely heran.


"Bagaimana aku tidak tahu kalau Kak Ken ada pacar? Apa benar dia punya pacar? Siapa gadis yang sangat beruntung itu? Semua gadis pasti menyukai Kak Ken! Aku juga suka dan mungkin akan mencoba mendekati nya seandainya dulu Kak Jo tidak duluan mendekati ku" batin Lovely.


*******


Esoknya seusai latihan sore, Lovely menemui Ken di ruang pelatih junior.


"Olaf, ada apa?" tanya Ken.


"Aku mau bicara sama kamu"


"Ada apa?"


"Kak Ken, maaf kalau aku kepo... Tapi apa benar kalau kamu udah punya pacar? Malahan kamu ada mantan juga?"


Kening Ken berkerut. "Kamu ngomong apa sih? Pacar siapa?"

__ADS_1


"Livi yang bilang. Katanya kamu nelepon mantan kamu di depan dia! Kamu juga bilang sama Livi kalau udah ada pasangan baru. Makanya Livi berusaha menjauhi kamu. Takut merepotkan kamu kalau terus menjaga dia"


"Ya Tuhan... Olaf, Livi salah paham! Maksud aku bukan itu!"


"Lalu maksudnya apa?"


"Dasar konyol! Aku nelepon Hasan! Dia kan mantan pasangan aku di ganda putra! Sementara pasangan ku yang sekarang ya Mark! Gimana sih! Ada-ada saja! gak mungkin lah aku punya pacar!"


"Astaga!" Lovely kaget saat menyadari semuanya.


"Livi gak pernah bilang kalau karena itu dia menghindari aku! Aku sampai berfikir kalau Livi marah karena aku mengacaukan makan siangnya bersama Thony! Aku harus cari Livi sekarang! Dimana dia?"


"Tadi masih di lapangan sih"


"Aku temui dia dulu ya? Aku gak akan biarkan dia menghindari aku lagi mulai saat ini!" Ken segera mencari Livi.


"Semangat Kak Ken!" seru Lovely.


*******


Livi masih istirahat di pinggir lapangan. Karena hari ini tidak ada les, Livi tidak buru-buru mandi sore. Tiba-tiba, sebotol minuman dingin menempel di pipi Livi. "Ih!" Livi kaget lalu menoleh ke belakang. "Kak Ken! Usil ih!" kata Livi menyadari ternyata Ken yang usil menempelkan minuman dingin di pipinya.


Ken tertawa lalu duduk di sisi Livi.


"Nih minum!" Ken serahkan minuman dingin pada Livi yang langsung diminum oleh Livi, segar sekali!


"Makasih ya Kak Ken"


Ken menatap Livi sambil tersenyum manis.


"Ada apa?" Livi bingung karena Ken tampak ceria sekali sore ini.


"Kamu ini Oliv! Benar-benar ya kamu ini konyol dan merepotkan! Dasar anak kecil!" kata Ken tapi sudut bibir Ken masih tersenyum. Malahan terlihat seperti menahan tawa.


"Emang kenapa aku? Merepotkan apa?!"


"Beberapa hari ini aku bingung memikirkan penyebab kenapa kamu menjauhi aku. Ternyata kamu cemburu sama pasangan aku toh!"


Wajah Livi terasa panas! Rasa malu menjalari dirinya. "Cemburu? Siapa yang cemburu? Enggak kok!" elak Livi.


"Jangan bohong kamu! Kamu gak ada bakat buat jadi pembohong! Lovely udah cerita semuanya sama aku! Lovely bilang kamu menjauhi aku karena aku sudah punya pasangan"

__ADS_1


"Ya itukan karena gak mau ganggu kamu! Nanti pasangan kamu marah karena kamu sering barengan sama aku! Bukannya aku cemburu! Ge-er!"


Ken merapatkan duduk nya di sisi Livi. Livi berdebar-debar. "Pasangan aku saat ini gak akan marah kalau kita akan selalu berbarengan. Itu pasangan aku" dengan dua jarinya Ken memegang dagu Livi lalu di gerakannya untuk menatap seseorang di kejauhan.


"Kak Mark?" tanya Livi bingung karena saat ini yang di lihatnya memang Mark!


"Iya! Mark pasangan ku saat ini di ganda putra! Iya kan?!"


Livi masih bingung. "Jadi pasangan kak Ken itu Kak Mark? Pasangan ganda putra? Bukan pasangan pacar?"


"Bukan! Aku gak ada pacar!"


"Waktu itu kamu nelpon mantan kamu?"


"Kan challenge nya nelepon mantan toh? Ya udah aku telepon aja Hasan! Mantan pasangan ku diganda putra dulu"


"Oh gitu... Aku kira..." saat ini Livi merasa bodoh! Tapi ada rasa lega memasuki relung hati nya.


"Kamu kira pacar? Dasar bodoh!"


"Hehehehe"


"Konyol ih! Malah cengengesan!"


Livi menarik nafas panjang. Seolah tidak perduli, Livi bilang pada Ken, "Oh jadi gak ada pacar? Aku salah paham ya..."


"Iya! Masa kamu cemburu sama Mark sih! Yang benar aja!"


"Aku gak cemburu kok! Terserah!"


Ken tersenyum geli. "Tatap aku! Bilang kalau kamu gak cemburu!"


"Ih apa-apaan sih!" Livi tidak berani menatap Ken dan bilang gak cemburu, karena pasti Livi akan ketahuan kalau berbohong.


"Kalau gak cemburu kenapa menjauhi aku?"


"Ya takutnya kamu beneran ada pacar, terus keganggu sama aku"


Ken memegang tangan Livi dengan lembut. Beberapa orang memperhatikan tapi Ken tidak perduli. "Kalau kamu gak cemburu berarti kamu gak suka sama aku toh?!"


"Aku kan cuma seorang anak kecil, mana berani aku suka sama Kak Ken" Livi mencoba menyangkal lagi.

__ADS_1


"Kenapa sih kamu jaim banget! Ya udah kalau kamu gak suka sama aku! Tapi aku suka sama kamu Oliv!"


__ADS_2