Girl Love Story'

Girl Love Story'
BAB 61 : Kecemburuan Lovely


__ADS_3

Mobil Jo memasuki pelataran parkir asrama lalu berhenti di depan Lovely. Gilsha turun dari mobil Jo. Lovely merasa mau menangis! Jo juga turun dari mobilnya.


"Makasih ya Jo" kata Gilsha.


"Iya sama-sama" kata Jo.


Gilsha tersenyum pada Lovely. Tapi Lovely tidak sanggup membalas senyuman itu. Lovely tahu, ada nuansa merendahkan dari senyuman itu.


Jo menghampiri Lovely yang tampak memerah wajahnya menahan marah dan tangis. Jo tiba-tiba merasa sedih. Belum pernah dia melihat Lovely dengan mimik wajah seperti itu.


"My Love..." sapa Jo.


"Kak Jo dari mana bersama Gilsha?" tanya Lovely dingin.


"Aku cuma nganterin Gilsha ke apotek. Beli vitamin" jawab Jo kikuk.


"Nganterin ke apotek? Trus Kak Jo mau?!"


"Iya, cuma sebentar kok!"


"Kenapa nganterin aku gak mau? Sementara nganterin Gilsha mau! Kak Jo jahat!"


Jo merangkul bahu Lovely "Kamu nya minta anterin nengok Jay sih!"


"Aku kan berkewajiban untuk menengok Kak Jay! Kalau saja dia tidak menyelamatkan aku sih gak papa kalau aku gak nengokin juga!"


"Kok lama sih?!"


"Sampai di rumah sakit ternyata Kak Jay sudah mau pulang sama Kak Ryan. Aku hanya memberinya kue saja. Trus aku di ajak ke rumah Livi. Di suruh makan siang bareng sama Mama Livi!"


"Oh... Kirain berduaan sama Jay!"


"Kamu yang berduaan sama Gilsha! Tidak bilang atau minta izin dulu padaku!" Lovely mulai tak bisa menyembunyikan kemarahan nya.


Jo mengecup kening Lovely. Mata Lovely sudah mulai basah. Jo jadi sedih.


"Maafin aku ya Love... Ya sudah mulai sekarang kamu jangan lagi mendekati Jay! Aku juga gak akan bareng sama Gilsha lagi. Janji?!"

__ADS_1


"Terserah kamu! Mau tidur sekalian sama Gilsha juga itu urusan kamu!"


"Ih emoh! Kok kamu bilang gitu sayang?"


"Kapan aku berduaan sama Kak Jay?! Aku menengok nya juga atas suruhan Papa ku. Papa meminta hari ini sepulang sekolah aku menengok Kak Jay. Trus aku mendaki gunung salak bersama nya itu juga atas perintah pelatih! Sementara kamu berduaan dengan Gilsha atas niat kamu sendiri!"


Jo jadi bingung "Iya, maafin aku Lovely...."


"Tadi juga aku bertemu Kak Jay bersama Angela dan Cecil! Ada kak Ryan juga disana! Aku tidak berduaan seperti kamu!" Lovely mendorong Jo lalu hendak pergi dari sana.


Jo mencekal lengan Lovely "Mau kemana My Love?!"


"Aku mau tidur siang sebentar! Nanti jam 4 aku harus sudah berangkat les. Kamu mau mengantar aku atau tidak? Kalau tidak biarkan aku pergi sendiri!"


"Mau dong Love!"


"Atau kalau kamu gak mau biar aku telpon mang Kussoy!"


"Jangan! Aku anterin ya?! Sekarang kamu bobo siang nya di mobilku yuk?! Aku kangen banget sama kamu"


"Gak mau!" desis Lovely lalu menepis tangan Jo dan berlari sambil menyeka air matanya.


Akhirnya Jo mencari Rifky dan bercerita kalau Lovely sedih, tampak merah dan berkaca-kaca saat melihat Gilsha turun dari mobil Jo.


"Nah! Itukan bagus! Berarti dia cemburu! Nanti sore kalau kamu antar dia pergi les, kamu ancam saja dia! Kalau dia masih saja dekat dengan Jay! Kamu akan bawa Gilsha lagi!" kata Rifky.


*********


Sementara Lovely mencari Angela yang ternyata sedang duduk berdua dengan Hisyam di bawah pohon sambil minum es campur.


"Kenapa wajah kamu bete begitu?" tanya Angela.


"Masa Kak Jo mengantarkan Gilsha ke apotek! Sementara tadi aku minta anterin ke rumah sakit dia gak mau! Aku sebel banget...!" air mata Lovely menetes ke pipinya.


"Kurang ajar! Kok bisa si centil bareng kak Jo?!" Angela ikut marah!


"Kata Kak Rifky, Kak Jo yang nawarin diri untuk nganterin Gilsha!"

__ADS_1


"Mungkin niatnya manasin kamu karena belakangan ini kan kamu dekat sama Jay" kata Hisyam.


"Aku kan ke gunung salak bersama Kak Jay atas perintah Om Daryadi! Aku menengok Kak Jay juga karena di suruh Papa! Aku nengok nya sama Angela juga kok!" kata Lovely.


"Marahin aja Gilsha nya! Atau biar aku yang maju! Aku jambak sekalian!" kata Angela geram.


Hisyam merangkul Angela "Jangan sayang! Jangan ikut campur apa lagi pake kekerasan!" kata Hisyam.


Lovely menyeka air matanya. "Aku mandi dulu! Aku mau berangkat les. Seperti mulai sekarang aku gak mau lagi pacaran sama kak Jo di mobil itu! Aku akan angkut semua barang ku dari sana!"


Lovely mandi lalu bersiap untuk pergi les. Jam 4 dia sudah berada di dalam mobil Jo. Lovely diam seribu bahasa. Sampai di tempat les Lovely turun tanpa pamit atau mencium Jo seperti biasanya. Sepulang les juga dia masih diam. Sampai mereka tiba di asrama pukul setengah 6 sore.


"Love sayang, kok kamu cemberut terus? Kamu marah ya sama aku?" tanya Jo.


"Bukan hanya marah! Aku juga sakit hati!" desis Lovely.


"Masalah Gilsha?"


"Kamu fikir apa lagi?!"


"Kalau kamu gak mau aku ajak Gilsha lagi, kamu jauhi Jay! Gimana?!"


Mata Lovely mulai basah... Jo sama sekali tidak memperlihatkan perasaan menyesal tapi masih mengungkit masalah Jay!


"Jadi kamu mengancam aku?! Kalau aku dekat sama Kak Jay itu bukan niat ku! Tapi kamu berarti berniat membawa Gilsha lagi ke dalam mobil ini! Oke! Terserah kamu Jo!" Lovely marah dan baru kali ini menyebut Jo tanpa memakai kata 'Kak'!


Lovely turun dari mobil Jo lalu pergi membeli kantong plastik besar di kantin. Lovely kembali ke mobil Jo lalu mulai memasukkan barang-barang nya ke dalam kantong plastik dengan air mata yang mulai menetes-netes ke pipinya.


'Jadi seperti ini rasanya punya pacar? Akan ada tangisan yang di korban kan? Kalau tahu seperti ini, aku memilih tidak berurusan dengan cinta!' fikir Lovely.


"Love, kamu mau apa?! Kok di beresin barang-barangnya?!" tanya Jo sambil di seka nya air mata Lovely.


"Aku gak mau ada barang-barang ku lagi disini! Ini bukan mobil ku!"


"Ini mobil kamu kok sayang!"


"Kalau memang benar ini mobil ku, kenapa kamu tidak izin membawa cewek lain ke dalam mobil ini?! Kamu jahat Joshua! Kamu cowok pertama yang menyakiti hatiku! Aku masih punya mobil sendiri kok! Walau tidak semahal dan semewah mobil ini tapi aku akan membawa mobil lama ku kesini!"

__ADS_1


Jo benar-benar kaget! "Love... Maafkan aku..."


"Coba kamu fikir apa yang Gilsha fikirkan saat melihat ini?!" Lovely perlihatkan tank top nya yang ada di jok belakang mobil Jo "Kamu sengaja membuat ku malu! Ada pembalut dan bantal ku juga disini! Mobil ini sudah ku anggap kamar ketiga ku setelah kamarku di rumah dan kamarku yang di asrama! Aku sudah sering memasrahkan diriku disini agar bisa kamu ciumi sepuasnya! Tapi kamu berani memasukan cewek lain! Sama saja dengan memasukkan selingkuhan ke dalam kamarku! Menjijikkan! Sekarang kamu bebas berbuat apapun di mobil ini! Mau kamu jadikan taxi online juga terserah kamu! Sekalian saja kamu bawa cewek lain ke rumah Oma! Atau ke rumah yang baru kamu beli untuk kita!" Lovely benar-benar marah! Emosi nya meledak-ledak! Jo jadi salah tingkah. Bingung...


__ADS_2