Haruskah Aku Merelakanmu

Haruskah Aku Merelakanmu
pengganggu...


__ADS_3

seperti hari hari biasa nayla selalu menyiapkaan keperluan suaminya..dari baju sepatu..sarapan dan lain lain


rezza keluar dari kamarnya ddan menuruni tangga..dia melihat istri cantiknya didapur


"pagi sayang"


"pagi juga"


cup


rezza memberikan kecupan hangat pada istrinya.


"mas..hari ini adek pulang telat ya mas"


"mau kemana.."


"adek mau nemenin lintang lihat lihat rumah"


"heemmm..emang lintang udah ada rencana stay dimana..."


"udah mas..dia mau stay di bali kayanya"


"kenapa mesti malem"


"iya..lintang bebas tugas sore..trs yg punya rumah bisanya malem ketemu"


"cewek apa cowok yg punya"


"cowok kayak nya mas..makanya lintang minta ditemenin"


"ya udah hati hati..ntar kalo udah selesai kabari..mas jemput pulang nya"


"oke"


selesai sarapan rezza pun betangkat kekantor..kali ini asistenya ga jemput karena rangga lagi gantiin rezza ketemu klien di luar pulau.


**


nayla siap siap mau kebutik.


nayla melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang,tiba tiba mobil oleng..nay menepikan mobilnya..ternyata benar ban belakang nya kempes.


nay mengambil hpnya dan menekan tombol tombol di ponselnya.


disisi sebrang jalan bara tak sengaja melihat wanita yg tak asing baginya..bara langsung memutar balik mobilnya..dia menghampiri nayla..


"tinn.."


nayla melihat mobil bmw hitam metalik itu berhenti tepat didepan mobilnya.


lalu pengemudinya keluar dan menghampirinya.


"hay..nay"


"ya..hay.."


"kenapa"


"ban kempes"


"kamu mau kemana"


"butik"


"ayo aku antar..nanti aku panggil montir langganan aku"


"ga usah ..nanti ngrepotin"


"ga papa..santay nay"


jujur nay sangat gugup, dia sudah menolak,bara tetep aja memaksa,


"ayo ambil tas kamu..aku anter"


"ga usah bara..aku naik taksi aja.."


"nay..ayo..atau aku gendong kamu"


"ya deh"


nayla pun masuk ke mobil bara..nayla tak berani bicara..bara memberanikan diri membuka suara agar rasa canggung diantara mereka menghilang.


"butik kamu dimana"


"sudirman"


"oke..kamu apa kabar nay"


"baik.."


"kamu marah sama aku nay"


"ga.."


tak sengaja bara melihat nay mengusap air matanya,bara menepikan mobilnya.


"maafkan aku nay...aku bukan ga mau kasih kabar ke kamu..tapi aku bener bener ga tau kamu dimana"


"kamubkan udah janji..pergi ga lama lama..lalu kenapa kamu ga balik balik"


"papi mengirimku study ke amirika nay..aku ga bisa lari dari sana..setelah lulus papi menyerahkan urusan perusahaan nya ke aku..beliau sakit sakitan nay"


"udah lah bara...aku sudah melupakanmu"


"maafkan aku nay..sudah membuatmu menunggu..dan baru sekarang aku bisa dateng...maaf juga aku datang disaat yang ga tepat.."


"kalo bisa jangan temui aku lagi bara..aku ga mau suamiku salah paham"


"sebenci itukah kamu sama aku nay"


"ga gitu bara..aku harus menjaga perasaan suamiku"


"apakah ga bisa nay kita berteman"


"aku ga tau bara"


"nay maaf.."


nayla hanya diam...bara melajukan mobilnya lagi..mereka pun sampai ke tempat tujuan..sebelum turun bara meraih tangan nayla dan menciumnya..


"maafkan aku nay.."


"aku akan coba bara.."


"thx u nay"


"ya..."


bara melepaskan tangan nay


"nay..mana kunci mobilnya..nanti biar asistenku anter ke tempatmu"


"thx u bara..maaf aku merepotkanmu"


"ga nay..kita kan teman"


tanpa bicara dan pamit nay keluar mobil bara..nay marah..hatinya hancur..walau dia tak lagi mencintai bara tapi ia tak memungkiri perasaanya bahwa dia pernah menyayangi bara lebih dari sahabat..nay juga sangat kecewa pada bara.


bara melajukan mobilnya dan meninggalkan tempat nayla.


didalam butik nay hanya melamun..rasa sesak didadanya agak sedikit berkurang setelah melihat hpnya bergetar..drrt..drrt ternyata itu rezza.


"assalamualaikum mas.."


"waalaikumsalam..tadi kamu tlp mas dek"


"iya mas..ban mobil adek kempes"


"terus adek dimana sekarang"


"adek sudah dibutik mas"


"naik apa sayang"


"tadi ga sengaja ketemu temen..trs dianterin ke butik"


nay ga berani bilang kalo yg mengantarnya adalah bara..dia ga ingin suaminya salah paham.


"ya udah skrg mobilnya dimana..nanti mas suruh org bengkel benerin"


"udah mas..td dia juga udh panggilin montir..bentar lagi mobilnya diantar ke butik kalo dah beres"


"oke..kamu hati hati ya sayang..bentar lagi mas mau meeting"


"ya mas..adek sayang mas.."

__ADS_1


mas juga sayang adek"


huuff...nay merasa agak baikan setelah mendapat tlp dari ayang beb nya..


***


dikantor bara uring uringan..dia merutukin dirinya sendiri karena telah menyakiti orang paling dia cintai.


ya tuhan..apa yg aku lakukan..


ditengah lamunan nya bara mendengar seseorang mengetuk pintunya.


tok..tok..tok..


"masuk"


"siang bos"


"heemm..ada apa"


"bos..pertemuan kita di kota P dimajukan...sore ini kita sudah harus disana"


"ya..kamu atur aja"


pesawat...seketika bara langsung mengingat lintang.


diambilnya hp di sakunya.


dia memcari nama lintang di hpnya..ahh...kok ga ada.


aku kasih nama apa waktu itu..kok bisa aku lupa..


di ceknya ulang riwayat panggilan. seminggu yg lalu


yess..ketemu


hah...aku kasih nama ini..yang bener aja.."calon instri"


Bara senyum senyum sendiri..muncul ide jailnya untuk mengganggu lintang .


kenapa aku melupakanya.


tut..tut..tut..ah tersambung..berarti dia lagi ga terbang.


"assalamualaikum"


"waalaikumsalam..apa kabar baby"


"apa sih mas..baby..baby"


"uiihh..juteknya..mau aku cium kamu"


"heemm..apa ada apa"


"kamu melupakan janjimu rupanya"


"janji apa..lintang ga merasa ada janji sama mas"


"siapa bilang kamu ga ada janji..kan mas bilang kalo kita satu kota kita harus ketemuan"


"emang harus..trs dari mana mas tau kalo sekarang kita satu kota"


"ga susah buat aku tau posisi kamu..mau aku buktikan sekarang"


"ga..ga..ga perlu..lintang percaya..mas sewa penguntit ya"


"hahahahaha..kamu itu lugu apa bodoh sih"


"mas..lintang serius ihh"


"hahaha..iya..iya..makan siang yuk"


"maaf mas..lintang capek banget..lintang pengen tidur seharian ini..lintang ga pengen kemana mana"


"tega kamu lint sama mas..."


"idih..kok jadi melo gitu mas..sejak kapan..biasanya maksa"


"ya udah mas maksa ya"


"ga..ga..mana boleh maksa maksa terus"


"mas tunggu kamu direstoran x ya..setengah jam jangan telat..awas telat..mas halalin langsung kamu"


"cepetan siap siap"'


"lintang ga ada mobil mas..mesti pesen taksi..tunggu sabar"


"ya udah share lokasi kamu..mas jemput"


"astaga ni orang"


"kamu bilang apa"


"ga ada..iya aku siap siap..daa.."


"yang cantik ya baby"


"mboh""


klik..bara menutu tlp nya..dia ketawa terbahak


bahak membayangkan wajah lucu lintang..


oke..waktunya kita main main.


"al.."


"kita otw jam berapa"


"jam 7an bos"


"oke..kalo gitu aku jalan dulu ya..batalkan meeting siang ini..aku mau cari calon istri"


"bukanya udah dpt bos yang kemarin"


"sok tau kamu"


bara berlalu meninggalkan kantornya..bara tak henti hentinya tersenyum...rasanya seneng banget bisa menggoda lintang.


sesampainya di depan rumah lintang bara menelfon lintang..dia tak membunyikan klakson takut mengganggu tetangga disekitar rumah lintang.


"ya mas.."


"aku udah di depan"


"oke"


bara melihat lintang keluar rumah..lintang memakai blus warna pink..celana jeas biru santai dan sepatu cat abu abu..tak lupa tas slempang nya..lintang menguncir rambutnya seperti ekor kuda..memperlihatkan leher jenjang yg putih mulus..pikiran mesum bara dateng.


ah..sial batin bara..dia berpenampilan gitu aja udah bisa bikin darahku mendidih.


lintang masuk ke mobil bara.


"kok ga senyum.."


"apa sih mas..udah ayo jalan..makan aja kan"


"jangan marah marah gitu dong..orang diajak makan kok marah"


"mboh"


"hahaha...jangan menggodaku"


lintang hanya diam..sesekali bara melirik gadis disamping nya...**manis batin bara..


"kamu mau makan apa**"


"serah mas aja"


"serah...oke"


bara memarkirkan mobilnya didepan sebuah restoran khusus masakan bali.


salah satu restoran favorit bara


"mau pesen apa"


"samain aja"


"kamu maunya sama sama terus sama aku ya"


"mboh"


"sekali lagi kamu jawab gitu aku cium kamu disini"

__ADS_1


lintang menatap tajam bara..dia memanyun kan bibirnya..bara menyenderkan tubuhnya di kursi sambil melihat lintang..bara memainkan bibirnya dengan telunjuk tanganya.


"mas bisa ga lihat nya ga usah gitu"


"kenapa"


"lintang ga nyaman mas"


"suka suka aku lah..mata mata aku"


"mboh"


uppsss..lintang lupa..ih...semoga dia ga sungguhan dengan ancamanya.


"1x.."


lintang merinding...tapi tetap berusaha menetralkan kegugupanya..makanan pesenan mereka pun datang..lintang ga perduli sekarang..dia makan dengan sangat cepat..dia ingin segera mengahiri pertemuan ini..hufff..kenapa dengan jantungku


"udah makanya.."


"udah..."


"cepet banget"


"iya lintang mau cepet pulang..lintang mau bobo"


"siapa yg ijinin kamu bobo..hari ini waktu kamu buat aku"


"dih..maksa"


"biarin..kamu kan calon istri aku"


"sejak kapan..halu mas"


"siapa bilang aku halu..mau aku buktikan"


"coba aja"


"yakin"


"mboh"


"heemm..ini kamu yg minta lo ya..2x.."


"apa sih mas..jangan nakutin"


"kamu takut..makanya nurut aja"


lintang tak menghiraukan ucapan bara..dia hanya pasrah dan menuruti kemauan bara..


mereka sudah didalam mobil.


"mas kita mau kemana"


"ketempat yg mungkin kamu suka"


bara melepas jas nya..meletakanya di kursi penumpang..dia melajukan mobilnya...wahh..pantai..


indah banget batin lintang.


"gimana kamu suka"


"suka mas..ini indah banget"


"ayo turun"


bara dan lintang turun..lintang menaruh tas nya di dasbor mobil bara..dia tak membawa apa apa..mereka melangkah ke sisi pantai..menikmati suasana sore yg tenang..bara mendekati lintang..lintang memundurkan langkahnya..bara meraih pinggang lintang.


"mas"


bara tak menjawab..bara melepas ikatan rambut lintang.


"jangan ikat rambutmu seperti ini lagi..okey"


lintang tak menjawab..**kenapa...aneh..pikir lintang


"mas**.."


"heemmm.."


"thx u ya..ini indah banget.."


bara menarik tangan lintang dan mengajaknya main air..mereka saling melempar air saling mengejar..tertawa lepas..baju mereka basah...bara melihat lekuk tubuh lintang yg menawan..bahkan bra lintang pun terlihat jelas..lintang sama sekali tak menyadaringa..dia terus asyik main air.


"lintang sudah cukup mainya"


"kenapa mas..lintang masih mau main"


"ga bagus buat kamu nanti"


"ya tapi kenapa"


bara memeluk lintang dan membisika. sesuatu.


"dada kamu terlihat jelas"


lintang lansung memeluk tubuhnya sendiri..mukanya bersemu merah.


"mass..bara..mesum"..


"udah ayo kita kemobil..lihat sunsetnya dr mobil aja...aku ga mau orang lain lihat kamu kayak gini"


lintang dan bara masuk kemobil..bara mengambil jas nya dan menutupi tubuh lintang.


"mas..mobilmu basah.."


"ga papa.."


lintang mengigil..bibirnya kelihatan membiru..bara mematikan ac mobilnya.


".kamu kenapa lint.."


"dingin mas"


bara melajukan mobilnya..bara melihat ada penginapan didepan..bara langsung cek in..sialnya kamar yg tersedia tinggal satu unit..bodolah..yg penting lintang bisa ganti baju dan menghangatkan tubuhnya


bara langsung menggendong tubuh lintang ke kamar..bara membawanya masuk kamar mandi..menyalakan shower mode air hangat.


"lint..mas keluar dulu ya..kamu bisa kan ganti baju sendiri"


"bisa mas"


bara menunggu diluar..lintang keluar dr kamar mandi.


"gimana kamu udah baikan..kamu tunggu sebenentar lagi baju yg aku pesen buat kamu dateng ya.."


"ya mas.."


bara menyuruh lintang naik keranjang dan menyelimuti lintang...bara masuk kamar mandi membawa tas selalu tersedia didalam mobilnya.


*15 menit bara dikamar mandi lalu dia keluar dengan pakaian casualnya.


tampan..batin nay


ting tung.


"maaf tuan ini pesanan anda.."


"trimakasih pak"


lintang mengganti pakaianya.


"gimana..masih dingin"


"sedikit mas"


"maaf mas ga tau kalo kamu ga tahan dingin"


"ga mas..biasanya ga gini kok"


bara memeluk lintang dan mencium kening nya.


"kamu jangan sakit ya"


"lintang ga papa mas"


"ya udah aku anter kamu pulang..".


" ya mas"


..eng ing eng...mamas bara sama dek lintang cocok ga ya..


bantu vote ya


**bersambung***

__ADS_1


__ADS_2