Haruskah Aku Merelakanmu

Haruskah Aku Merelakanmu
rico selamat puasa..


__ADS_3

nayla bangun dari tidurnya..rezza memperlakukan istrinya bak ratu..semua sudah disiapkan..bahkan rezza memberikan nayla hadiah yg sangat fantastis....cincin berlian yg harganya mencapai ratusa juta..


"dad...ini pemborosan"


"ga buat kamu honey"


"dad..pulang yu..vano sama elery pasti nyariin bunda"


"semalem lagi bunda"


"dad..ga boleh gitu..kita udah ada buah hati..kasihan mereka"


"baiklah bunda..tambah sekali lagi ya.."


"ya ampun daddy"


"ya kan kalo bunda udah sama mereka daddy tersisihkan bun"


drrtt..drrt..drrt


rico calling..


"dad..rico tlp"


"angkat aja bun"


klik


"assalamualaikum....ric...ada apa"


"waalaikum salam mbak...tolong rico..dina pendarahan kak..rico masih di kota B ini..sekarang di rs xxx sama ART "


"ya..kami segera kesana.."


"cepetan ya mbak"


"iya..oke"


klik..


"dad..kita harus kerumah sakit sekarang...dina pendarahan."


"ya allah bun..ayo bun"


mereka segera bersiap dan menuju kerumah sakit..tak lupa nayla juga mengabari lintang..


lintang yg sangat dekat dengan dina pun langsung otw ke rumah sakit dimana dina dirawat.


rezza dan nay pun segera menuju keruangan dimana dina dirawat..disana terlihat ART dina yg khawatir..


"mbak..."


"ibu.."


"jangan takut..tolong ceritakan"


"sepertinya nona ga tau bu kalo hamil..saat itu saya sedang membersihkan kamar nono..saya melihat darah berceceran..tapi anehnya nona ga berasa..saat saya lihat kaki nona..trs saya bilang nona sangat terkejut"


"baiklah..mbak pulang aja.


biar kami yg jaga"


"makasih banyak bu.."


"tunggu mbak..ini uang buat mbak naik taksi"


"makasih bu"


"iya"


....


"dad..bunda takut"


"tenang bun..kita tunggu dokter selesai memeriksa"


tak lama lintang datang


"gimana keadaanya kak"


"belum tau dek..dokter belum keluar.."


mereka ber3 sangat khawatir..tak lama dokter pun keluar.


"keluarga pasien"

__ADS_1


"kami dokter"


"suaminya"menunjuk ke rezza


"bukan dok..dia istri adek saya..suaminya sedang otw.."


"kami sangat bersyukur..ibu dibawa ke rumah sakit tepat waktu..janinnya bisa diselamatkan..tapi untuk beberapa minggu kedepan beliau saya sarankan tidak turun ranjang dulu..sampai janinnya bener bener kuat"


"baik dok..trimakasih banyak"jawab rezza sambil menjabat tangan dokter..


"boleh kami ketemu dok"


"boleh..tentu silahkan"


mereka bertiga pun masuk ke kamar dina.


"honey...selamat"nayla dan lintang langsung memeluk dina.


"kok ga tau..emang ga kerasa"tanya lintang.


"enggak...aku kira itu mens biasa..ternyata bulan kemarin itu pendarahan juga kata dokter.


"ya ampun honey...aku sangat khawatir.."lintang memegang tangan sahabatnya..


"apa rico udah tau kalo dia mau jadi ayah"tanya rezza..


"belum mas..dina juga baru tau ini tadi"


"kita kasih kejutan dia habis ini..gimana apa dia mainya ga pelan pelan"


"apaan sih mas"ucap dina malu


"kapan dia berangkat..apa semalem"


"iya mas rico berangkat semalem..soalnya pagi dia harus meeting"


"apa sebelum dia berangkat dia itu dulu"


"bener mas"


"mas bilang juga apa..rasain dia sekarang puasa puasa dah"


para perempuan disana tertawa..terutama nay.."heemm ada temenya ya dad"celetuk nay..


"udah jangan dipikirin kalian masih belum pengalaman.."ucap nay..


.....


"udah berapa minggu din kata dokter"


"7 minggu mbak"l


"alhamdulilah..kami bahagia din..ahirnya setelah penantian lama kalian"ucap nay.


"bun..daddy ke kantor dulu ya..nanti daddy kembali"


"ya dad.."


nay mencium punggung tangan suaminya dan mengantarnya kedepan pintu..


"bun..bunda masih ada utang sama daddy"


"utang apa lagi dad"


"satu kali lagi"


"ckk..daddy..5 kali juga boleh"


"bener lo ya"


"heemm..cari duit yg banyak dulu"


"siap ratuku..emmuah"


rezza berlalu pergi setelah memberikan kiss bay pd istrinya.


lintang dan dina yg melihat adegan itu hanya bisa tersenyum.


"mas rezza kocak ya mbak..beda banget sama mas rico"


"iya..dia ma ada aja tingkahnya..apa lagi kalo udah ketemu vano..heemmm..sama.."


hahahaha..mereka pun tertawa bersama..


rico yg sedang berada diperjalanan sangat khawatir..dia meminta rangga asistenya untuk mengubah jadwal..

__ADS_1


rico memang sangat mencintai dina...dia sama sekali tidak ingin dina merasakan sakit lagi..sudah cukup rico memberinya luka dulu.


3 jam berlalu..rico pun datang ke rs..dengan sangat menyesal rico menciumi istrinya..


"honey...kamu ga papa"


rezza yg baru datang mendengar kekhawatira adeknya..


"makanya mainya pelan"ledek rezza


"apaan sih mas"


"apaan apaan...untung anakmu ga kenapa napa.."


"anak mas..dina hamil??...kamu hamil honey..aku mau jadi ayah"


dina tersenyum dan menjawab


"heemmm"


"alhamdulilan ya allah...maaf honey mas ga tahu"


rico menciumi tangan istrinya.."honey..aku bahagia"


"jangan seneng dulu brother..istrimu diharuskan bethres..dia harus tetap diranjang sampai bayimu kuat..selama itu kamu harus puasa..jadi selamat berpuasa...gimana"


"hah..puasa mas..puasa itu..ya tuhan"


lintang nay dan dina pun tertawa..


***


sifa sudah selesai mandi dan makan..


waktunya memanjakan diri batin sifa..sifa membuka notif dihapenya..


heemm my hubby kirim pesan.


rio


"beb..malam ini aku terbang ke korea"


waktu rio mengirim pesan menunjukan 7.38pm.ya...makin lama kita ketemunya...sifa menagis dalam diam..


"aku rindu dia tuhan"sifa tidur memeluk bantal rio..


ini lebih berat dari pada aku tau orang tuaku tidak menginginkanku.mau VC pun ga bisa..pasti dia kan mempel terus sama pak davian...


aku harus kuat..aku pasti bisa..aku ga boleh gangguin dia..aku harus bikin dia tenang kerjanya..


sifa pun membalas pesan suaminya


sifa..


iya honey..hati hati ya..miss u


masih ceklis satu..mungkin dia masih dipesawat batin sifa..


hampir satu jam sifa mengotak atik ponselnha..namun masih belum ada jawaban..sifa pun iseng..sifa duduk dimeja kerja rico..sifa menyalakan laptop suaminya..


begitu sifa tekan tombol on sifa langsung melihat ft suaminya dengan gadisnya..


"ohh...mungkin ini yg namanya mbak sandra..cantik banget"


sifa tak bisa melihat lebih banyak..krn laptop rio ada sandinya..


sifa iseng lagi dibawah ada karsus...oh ga..aku memang istrinya tapi aku ga boleh terlalu mencampuri urusan pribadinya.


biarkan saja..kalo memang nanti hatinya untuku pasti dia akan membuangnya sendiri..


sifa masuk lagi ke wodrop suaminya..sifa menemukan sesuatu yang aneh...apa itu batin sifa..gaun pengantin...ya ampun cantik banget..pasti ini juga milik nya..


sifa menutup tirai itu lagi..


aku tak akan memaksamu melupakanya pak..aku hanya ingin membuatmu bahagia..


hanya itu tujuanku..


malam sudah menunjukan jam 12 malem lebih..tapi sifa masih belum bisa memejamkan matanya..


setelah melihat barang barang peninggalan sandra yg tersimpan rapi dikamar suaminya..


batinya sifa berperang..sifa sendiri tak tau apa yg sebenernya dia mau..tapi bolehkah sekali ini aku egois tuhan...aku ingin hatinya bukan hanya raganya..


**bersambung**

__ADS_1


__ADS_2