Haruskah Aku Merelakanmu

Haruskah Aku Merelakanmu
setelah hampir 2 tahun


__ADS_3

jam 8.45 menit pesawat yg ditumpangi lintang mendarat dengan sempurna..lintang memilih kehotel dulu yg sudah ia pesan sebelumnya.


kalo jam segini aku kerumah rico kemungkinan dia dikantor..aku ga tau kantor dia ada dimana.


kalo aku kerumah tante mungkin bisa tau dimana rico sekarang.


lintang mencari taksi..oke itu dia taksinya.


"ke alamat ini ya pak"


"baik non"


taxi yg lintang tumpangi berhenti di depan rumah mewah..rumah bergaya eropa bercat putih itu sangat amazing.itu bukan rumah..lebih tepatnya mension batin lintang.


lintang menemui keamanan disana.


"maaf pak..bisa ketemu sama ibu sinta"


"ibu lagi ga ada mbak..ibu sama bapak lagi ke luar negri"


"oo..kalo mas rico"


"maaf mbak..saya ga berani kasih tau kalo den rico.."


"bapak punya nomer telponya..apa barang kali alamat kantornya"


"maaf mbak..saya bener bener ga bisa kasih tau dimana den rico berada"


ada masalah apa sebenernya..kenapa aneh gini.


"oo..gini aja pak..ini kartu nama saya..kalo misalnya rico atau tante..apa om ada kasih tau ya lintang adeknya nayla mau ketemu"


lintang melangkah keluar..pak satpam ingat sesuatu..


"maaf non..non adeknya istrinya den rezza...betul"


"iya pak.."


"tunggu sebentar non..saya tlpkan den rico ke kantornya..barang kali beliau berkenan ketemy non"


"oia maksih banyak pak"


satpam itu memencet nomer nomer di tlp nya..


"hallo mbakk..ini dari rumah..bisa bicara sama pak rico"


lamaa....


"hallo pak..ini ada adeknya non nayla mau ketemu bapak..bisa"


.........


"baik pak"


"non..maaf bapak mau ngomong"


satpam itu memberikan tlp nya pada lintang.


"asalamualaikum mas"


"waalaikumsalam..hay baby...lama ga denger suaranu..kangen ni"


"heemmm..ga usah gombal mas..bisa ketemu"


"ke kantor aja..ntar alamatanya minta pak satpam"


"oke..assalamualaikum"lintang langsung menutup tlpnya..


pak satpam memberikan secarik kertas alamat kantor rico.


rico senyum senyum.sendiri habis terima tlp dari lintang.


"napa bos"


"ada cewek cari gue"


"wah..habis ini ga jomblo lagi dong"


"hahaha..kamu bisa aja"


diumurnya yg sekarang rico sudah menginginkan seorang istri.dan menurutnya lintang kandidat terbaik..


kita mulai mencari istri..haha..rico ketawa 2 sendiri.


sesampainya dikantor rico..lintang langsung menuju meja resepsionis.


"mbak..pak rico ada"

__ADS_1


"dengan lintang mbak"


"oke sebentar ya.."


***


"mari mbak saya antar..bapak sudah menunggu diruanganya"


"trimakasih mbak"


sepertinya lintang ga menyadari bahaya yg mengintainya...(mbak lintang hati hati masuk kandang buaya..pesan author)


tok..tok..tok..


"pak...ibu lintang sudah sampai.."


"suruh masuk"


**


"makasih mbak"


"assalamualaikum mas"


"waalaikumsalam baby..apa kabar baby..kamu makin cantik aja..udah ada yang punya belum ni"


lintang mengerutkan dahinya..playboy dasar batin lintang.


"maaf mas...to the poin aja"


"knp..sepertinya serius"


lintang menceritakan maksud kedatanganya secara detail.rico mendengarkan dengan tenang.


"oke..setau saya mas rezza ga punya pacar loh..kalo fans mungkin banyak..kamu kan tau masku kece abis"


"iya mas..tapi aku ga tenang lah sebagai adik..kakaku diteror gitu"


"iya coba ntar aku diskusikan sama mas"


"mas rezza dimana skrg..knp kakak ga bisa menghubunginya.."


"tenang aja beb..mas udah mau otw kok..masalahnya udah kelar..insya allah sore ini landing surabaya..buat ketemu mbak nay sama baby vano"


"syukurlah...aku lega mas"


"kenapa"tanya lintang..


"kamu ga jawab pertanyaan aku"


"pertanyaan yang mana"


"kamu udah ada yg punya belum"


"udah..mas tunggu aja undanganya"


"aduh lin dada mas sakit ni"


rico tersenyum sambil memegang dadanya..seolah oleh kesakitan.


"heemmm..lebay"


"patah hati mas"


"hahaha..selamat ya lin..mas tunggu undanganya.."


lintang tersenyum


"udah makan belum.."tanya rico lagi


"belum"


"makan siang yuk..kan cari momen kayak gini langka"


"boleh"


ga papa lin ga bisa dapetin kamu..lihat kamu bahagia aja aku udah seneng.lintang dan rico makan diresto favorit rico.


"gimana lin..enak ga"


"ini resto favorit aku lo"


"oh ya..enak kok"


rico kaget tiba2 ada yang menumpahkan jus di punggungnya..


"astaga.."

__ADS_1


rico terkejut karena punggungnya basah.


"maaf mas..kata pelayan resto itu"


"ya..gimana dong mbak..baju saya rusak ni"


pelayan itu mengambil tissu dan mengelap bagian tubuh rico yang kotor..rico tak sengaja mencium aroma pelayan itu.."heemmm..harum batinya"


aku kerjain aja ni anak..lucu kali


"mbak saya ga mau tau ya..pokoknya mbak harus ganti baju saya.."


"maaf mas...saya akan ganti.."


"bagus..kamu tanggung jawab rupanya.."


"berapa harganya mas.."


"20 juta"


"hah..yang bener mas..saya ga ada uang segitu"pelayan itu menundukan kepalanya..


"katanya kamu mau ganti..kamu mau nipu saya ya.."


"ga mas..saya serius..mas tinggalin no reg aja..nanti kalo saya ada saya pasti tranfer"


"ah..saya ga percaya sama kamu"


"ada apa ini ribut ribut"..menejer pelyan itu datang..mampus batin pelayan itu..dipecat lah gue..


"pegawai bapak ceroboh..saya heran kenapa resto sebagus ini bisa terima pegawai seceroboh ini"


pelayan itu menunduk kan kepalanya.dia hampir menangis.lintang yg melihat adegan itu ingin rasanya menampar rico..kasar baget sih.


"maafkan pegawai kami pak..sebagai ucapan maaf kami..untuk makanan hari ini gratis dari kami"


"kamu pikir aku ga mampu bayar..aku cuma mau pegawai bapak tanggung jawab"


duh..rico..mau rasanya aku jambak jambak kamu..batin lintang


"mana henfon kamu"kata rico


pelayan itu merogoh kantung depanya dan memberikan pada rico


"itu nomer saya..besok kalo aku tlp kamu harus sudah datang ke tempat saya..kalo tidak awas aja kamu..akan aku tuntut kamu.."


"baik pak..tapi besok saya kerja pak"


"saya ga mau tau"


untung lintang dan rico udah selesai makan.rico langsung membayar tagihan dan mengajak lintang meninggalkan resto..di mobil rico tertawa terbahak bahak..membuat lintang heran.


"kamu lihat muka cewek tadi menggemaskan sekali"


"jahat banget sih mas"


"jahat gimana.."


"mbak nya ketakutan tu mas..lihat aja tu menejernya aja marah marah"tunjuk lintang


"biar aja lin..biar mentalnya kuat ntar kalo dia hidup sama saya"


"maksud mas"


"kamu tu lin..masak ga paham..aku lagi usaha cari istri"


"au ah mas.."


rico mengambil hpnya dan menelfon pelyan restoran tadi..


tut..tut..tut..


"hallo..nama kamu siapa"


"livia pak"


"oke"


tuuut..rico menutup tlp nya dan melajukan mobilnya.


lintang hanya diam saja..


laki laki aneh batinya.


***bersambung**


bagaimana kelanjutan kisah merka ya..mas rico udah dapet cem ceman ni roman romanya..

__ADS_1


ditunggu like n comenya ya


__ADS_2