Haruskah Aku Merelakanmu

Haruskah Aku Merelakanmu
pernikahan kedua rezza dan nayla..rico ketahuan modusnya...


__ADS_3

pernikahan kedua rezza dan nayla ini terbilang sangat sederhana dibanding pernikahan mereka yang pertama.


rezA hanya menginginkan keluarga dekat saja yg handir dan menyaksian kebahagiannya.


hanya livia dan deni saya yang hadir selain dari lingkungan kelurganya.


keluaraga rezza sangat berterimakasih pd deni karena sudah sangat membantu..membantu ketika rezza dpt musibah dan menyatuka lagi cinta nayla pada rezza.


deni datang bersama livia..livia terlihat aangat cantik hari ini..


mami nya rezza memang membelikan gaun untuknya.


livia sangat senang..


lintang yang yg baru datang langsung disambut oleh keluarga rezza..


keluarga rezza juga sangat menyayanginya.


vano terlihat lengket dengan unclenya..vano terlihat sangat bahagia digendongan uncle nya..


acara inti pun dimulai..rezza sangat terpesona dengan kecantikan mantan istrinya .atau tepatnya calon istrinya sekarang.


bukan ingin menyakiti hati mamanya tapi nayla lebih memilih gaun yg dibelikan rezza dibanding bikinan mamanya


ga papa..mama nayla paham.


dengan satu tarikan nafas rezza mampu menjawab ijab kabul..semua tamu menjawab pertanyaan penggulu sentak..."BAGAIMANA SAH"


"SAH"


ahirnya nayla dan rezza bersatu kembali..


semua tamu undangan memberi selamat pada mempelai.


"mas..selamat..jangan bikin ulah lagi..kasih lah kesempatan buat adekmu ini cari istri.."


"iya iya..gitu aja ngeluh"


"bukan ngeluh mas...tapi lain kali jangan begini lagi..oke"


"iya iya..sebenarnya kau adiku apa abangku hah..crewet sekali"


"mulai hari ini..aku abangmu..oke"


mereka pun berpelukan..


giliran lintang dan davian menghampiri mereka..davian sangat senang dengan vano..bahkan dari tadi vano tak mau turun dari gendongan davian..


"selamat ya mbakk..ahirnya..jangan sedih lagi oke..aku menyayangimu..samawa ya mbak sampai kakek nenek"


"iya makasih"nayla tersenyum dan memeluk adeknya..


"lin..seleramu oke.."


"bodo lah"


"kamu belum cerita sama aku..kenapa pacaran nya sama siapa nikahnya sama siapa"


"siapa suruh mas kabur..jadi ketinggalan berita kan"


"kamu utang penjelasan sama mas lin.."

__ADS_1


"hehe..ga mau..mas kasih aku keponakan satu lagi baru aku mau cerita"


"terus kamu kapan mau kasih mas keponakan hemmm.."


davian hanya tersenyum.karena ga begitu paham dengan apa yg mereka bicarakan.


"congres ya kakak ipar"davian menjabat tangan dengan rezza..dan mereka berpelukan..


"jancap gas bro biar cepet dapet yg begituan"


ucap rezza becanda..davian hanya senyum senyum dan menyerahkan vano kepada daddynya.


"bun..vano boleh kan bobo bunda sama daddy malam ini"


"no"kata rezza


"yes"kata nayla..


"i am sorry dad..bunda say yes..berarti boleh.."


vano turun dari pangkuan daddynya dan berlari menuju oma opa dan uti kakung yang sedang asik ngobrol.


nayla dan rezza menghampiri para tamu satu persatu.


rezza membisikan sesuatu..


"beb..kapan aku dapat jatah..kalo vano ikutan bobo sama kita.."nayla melirik dan menjawab


"daddy mesum"nayla berjalan meninggalkan rezza.


rezza tersenyum dan menyusul nayla..


"bun...sini aku kenalin sama temenku pas aku jadi relawan"


"itu....den.."


deni menoleh dan menghapiri nay dan rezza


"selamat pak rezza bu nayla semoga kalian langgeng sampai kakek nenek"


"amin...kamu jg semoga nyusul...hehe..oia jangan panggil pak bu lah..ga enak didengernya"


"aku mesti panggil apa pak"


"aku sudah menganggapmu adeku..panggil aku mas..apa bang"


"oke lah bang"


"bun..deni ini abangnya livia..dia juga yg bawa daddy pulang bun"


"o..ya..makasih ya"


"sama sama mbak"


tiba tiba lintang menghampiri mereka.


"kak..vano mana.."


"ada itu.."ucap nay sambil menunjuk ke arah vano


"oia den..kenalin ini lintang adeknya nayla..dan itu davian suaminya"

__ADS_1


"deni.."


"lintang"


"davian"


mereka berjabat tangan dan menyebutkan nama masing masing.


"dimana mas rico..kenapa ga kelihatan"ucap lintang clingukan..


"kenapa kau absen semua orang"tanya rezza..


"aneh aja kalo ga lihat dia"jawab lintang asal


"rico lagi usaha cari istri tuuu"ucap rezza sambil menunjukan dimana rico.


deni hanya tersenyum.


"kau tau lin..rico naksir adeknya deni"


"oh..ya...tapi tunggu mas..kayaknya lintang pernah lihat deh tu cewek.."


"dimana"


"omo...wah..mas rico bener bener modus"


"maksudmu apa lin"tanya deni khawatir


"apa kalian mau tau bagaimana mereka pertama bertemu"


serentak bilang tidak..rezza hanya diam..karena sudah tau..rico pernah cerita


"pas itu aku dan rico sedang makansiang disalah satu resto..dan cewek itu numpahin jus dijas rico..apakah kalian tau..rico memarahi cewek itu..cewek itu sangat ketakutan..ingin rasanya kujambak jambak rambut rico saat itu..masak jas ditumpahin jus aja minta ganti rugi 20 jt..ya bener aja..oo..ternyata ini maksudnya..dasar tukang modus"


rezza hanya diam..


"lin..jangan cerita macem macem..ada abang nya.."


"abang ga usah belain rico..kita lihat gimana reaksi dia lihat lintang..


sebentar ya beb.."lintang pamitan dengan suaminya..dia ingin ngerjain rico


"hay mass rico"


"hay lin..apa kabar"


"baik..mas gimana..eh..ini kan mbak yang waktu itu kan"


"bener mbak.."


lintang melihat leher livia..lintang memningat sesuatu..lintang langsung lupa..padahal tadi niatnya ngerjain rico..


"oke..teruskan..aku permisi..mari mbak"


lintang menghampiri mereka lagi..


"kenapa lin..ga jadi"


"emm..ga ada apa apa mas..mereka terlihat serasi..saya jadi ga tega mau ngerjain hehe"ucap lintang bohong.


iya..gadis yg memakai kalung itu adalah livia..gadis yang sekarang lagi dimodusin sama rico..nanti aku akan coba tanyakan pada. rico apakah dia mengetahui sesuatu..

__ADS_1


**bersambung***


__ADS_2