
"bun..vano mana"
"itu dad..lagi ngambek"
"kenapa.."
"livia ijin mau nyiapin skripsi"
"ooo...dasar anak bunda..posesif"
"daddy nya kali"
"anak kita berdua bunda haha"
rezza membaca email di poselnya.
"bun..kapan vano mau bobo sendiri dikamarnya"
"emang kenapa dad"
"daddy kan mau bun"
"mau apa"kata nay pura pura ga ngerti.
"bunda jangan bikin daddy makin gemes"
"iya bunda paham..ntar malem bunda atur"
"beneran ya bun"
"ya udah sana kerja..cari uang yang banyak ya dad"
"siap bunda..yg penting daddy dapet jatah"
"heemmm..mesum"
"dad..kita mau dapat keponakan loh"
"oh ya....beneran bun"
"iya..lintang hamil dad"
"hahaha...bener bener kejar tanyang mas bro"
"husss..ga boleh gitu daddy...yang namanya rumah tangga kan tujuanya itu"
"iya.daddy sangat bahagia bunda..tapi beneran dia abangnya bara bun"
"iya dad...kalo inget masa itu sedih banget"
"udah lah bun..kita iklasin...skrg bara sudah bahagia disana..dan lintang juga sudah ada yg menjaga...davian laki laki yang baik menurut daddy.."
"daddy bener..mereka so sweet banget lo dad.."
"emang kita ga bun"
nay melirik suaminya..."daddy bukan so sweet..daddy mesum"
"salah lagi saya..."
rezza menghampiri vano.."boy...jangan nakal ya...jaga bunda.."
"okey daddy..."
"kenapa sih dari tadi cemberut gitu"
"dad..auty lint sama uncle vian mau punya dedek bayi lo"
"terus"
"vano juga mau daddy"
"heemmm...kalo mau jangan bobo ama bunda terus...bunda kan bobo nya jadi ga nyenyak..gimana mau punya dedek bayi"
"kan vano bobonya anteng dad"
"mana ada kamu anteng..kadang kadang kaki aja di muka daddy kepala diperut bunda..gitu bilang anteng"
"hihihi...ya deh..nanti vano bobo dikamar vano sendiri..biar bunda bobonya nyenyak..terus vano punya dedek bayi deh"
iyesss...batin rezza mesum...xixixixixixi
nay yg mendengar obrolan bapak dan anak itu menciutkan matanya...rezza hanya tersenyum penuh kemenangan.
****
sejak hamil davian tidak mengizinkan lintang kerja lagi..davian makin posesif ..lintang menurut saja karena tak ingin mengecewakan suaminya.
sekarang lintang menyerahkan semua urusan kantor pada sahabatnya dina..dina adalah sahabat masa sekolah lintang..gadis yatim piatu ini memiliki bakat yang luar biasa sebagai. MUA..
dia sering menggikuti even even..dan sering memenangkanya..sejak mendirikan perusahaan wo bersama lintang..dina makin bisa menunjukan exsistensinya.
dina..dia adalah gadis pemalu dan lemah lembut..ketika mengetahui sahabatnya hamil dan suaminya melarangnya kemana mana..mau ga mau sekarang dinalah yg mengambil alih pekerjaan lintang..lintang hanya mengotrol sesekali..atau dina yg kerumah menyampaikan laporan karena saham mereka fifty fifty..tapi bukan masalah
itu yg membuat mereka dekat..persahabatan sejak kecilah yg membuat mereka saling menyayangi.
davian keluar kamar dan melihat istrinya sedang masak..
"honey....jangan terlalu lelah"
davian memeluk lintang dari belakang
"ga beb...aku sekarang kan udah ga kerja..tp aku tetep pengen berbakti sama kamu"
"cukup kamu jaga diri sama buah cinta kita aja honey"
"iya sayang..aku pasti jaga..daddy udah kasih tau momi dan ayah.."
__ADS_1
"udah..mereka bilang mau kesini..tapi daddy larang sayang..soalnya ayah sedang ga stabil..aku cari waktu yg pas..nanti kita aja yv kesana ya mom"
lintang tersenyum
"aku suka kamu panggil aku mom..beb"
mereka tersenyum..lintang menhapiri suaminya yg sedang duduk dan menyatukan keningnya..
"dad...i love u.."
"i love u too honey..apakah aku ga usah kekantor..."
"jangan dad..kasihan asistenmu kalo kamu gadateng"
"ya tuhan daddy...mommy lupa"
"lupa apa mom.."
"ponsel mommy mana dad"
"kayaknya tadi dikamar..tunggu sini daddy ambilin"
"kenapa aku jadi lupaan ya..m3ntang mentang udah gakerja"
rezza keluar kamar..
"niii..mom ada apasih.."
"ini prewed nya liza dad..temen aku waktu dimaskapai...dia mau dina yg make upin..dina dah betangkat belum ya"
"coba tlp dl"
tut...tut...tut..
"ah..diangkat dad"
"hallo lin"
"kamu ga lupa kan beb..ini jadwal temen aku prewed..si liza "
"ga lin..ni aku dah dilokasi"
"huff..leganya..kalo kita lupa..matilah aku"
"hehehe..mana mungkin sih aku lupa..kamu kasih tandanya aja guwede gitu..aku otw tadi malem..pakek penerbangan terahir.."
"oke thx u so much honey..selamat bekerja"
tut...
"lega dad.."
"heeemmm....daddy jalan dulu ya sayang..hati hati dirumah...kalo bosen tlp daddy aja"
"baiklah sayang ku..i love u"
mereka emang so sweet.
***rico ingin menyampaikan kabar gembira ini pada livia.
sore ini rico pulang cepat..rico melajukan kendaraanya ke kampus livia..rico tau livia punya kelas sore ini.
rico memarkirkan mobilnya diarea kampus..
rico keluar mobil dan mengambil ponselnya..sambil menelpon rico melihat disekelilingnya
"itu seperti via"guman rico..
tapi dia lagi sama siapa..rico melihat livia bersama seseorang disela sela mobil.
kenapa mereka mesra sekali..rico melihat livia sedang berhadap hadapan denagn seorang pria..pria itu bersendar dipintu mobil..pria itu memegang kedua tangan livia..mendaratkan ciuman ke kening livia..livia mendekatkan tubuhnya ke bdan laki lagi tersebut..dan mereka berciuman.
rico meremas ponselnya..rico segera membalikan badanya..darah rico mendidih..rico marah..rico ga bisa bilang apa apa..
livia melihat rico.
"sebentar bang..sepertinya aku kenal orang itu"
livia berlari kearah rico
"mas..ricooo"
rico mengusap air mukanya..rico merusaha menyembunyikan kemarahanya..rico berusaha menetralkan detak jantungnya..rico berusaha menekan hatinya..berusaha sebisa mungkin agar tidak melepaskan emosinya.
semua harus jelas hari ini.
"ha hayy vi"
"hayy mas..kok mas rico disini"
"iya aku sengaja mau jemput kamu...trs aku lihat kamu udah sama temen mu..ya udah aku mau balik"
"oo..dia..sini via kenalin"
via mengandeng rico dan membawanya ke pria tersebut
"mas rico kenalin ini pacar aku mas bram...mas bram ini mas rico yang sering aku ceritakan..dia yg sering bantu aku..dan aku udah nganggep dia abang aku"
abang lo kate..astafirulah..jadi selama ini lo anggep gue abang lo...hati lo dimana vi..siang malem gue mikirin lo..dan lo cuma nganggep gue abang..sakit vi sakit..
"thanx bro selama ini lo sll ada buat ayang beb gue.."
"santay bro"rico menggaruk alisnya yg tak gatel..rico masih berusaha memendam amarahnya.
"oia vi..ada yg mau ketemu lo ntar..sepertinya dia nyari lo selama ini"
"siapa mas"..tanya via
__ADS_1
"katanya lintang sih abang kandung lo..ntar gue kasih nomer lintang ya lo nanya naya sendiri"
"oke.."
"ya udah gue cabut dulu..ayo bro"
"siap bro..hati hati"
dengan hati hancur rico melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi..rico menghubungi teman temanya untuk menemaninya ke club.
**musik berdentum sangat keras
rico meminum banyak alkohol hari ini.dia ga perduli lagi..rico sesekali menangis.merasakan sesak didadanya..kenapa gue bodoh sekali..dia tidak pernah merespon dan memberi harapan padaku..lalu kenapa gue ga peka.
tau kenyataan pas lagi sayang sayang nya..sakit baget beb.
rico berjalan keluar bar..rico berjalan sempoyongan..rico meninggalkan mobilnya..
***dina baru pulang dari pekerjaanya..didalam taksi dina melihat seseorang tergeletak disisi jalan
"pak stop pak..sepertinya saya lihat seseorang."
supir taksi itu menghentikan mobilnya..dan mundur supaya lebih dekat dengan seseorang tersebut.
dina keluar taxi dan mengecek orang itu.
"dia kenapa pak..kok bau sekali"
"oo..dia pasti mabok non"
"mabok..ayo kita tolongin kasihan pak"
supir taksi itu membawa rico kemobil.
"kita bawa kemana non"
"ke hotel saya aja pak"
supir taksi itu melajukan mobilnya ketempat yg dina maksud..dimobil rico terus meracau tak jelas.
dengan dibantu oleh pegawai hotel dina membawa rico ke kabarnya.
"baringin di sono aja bang"
petugas hotel itu membaringkan rico di ranjang..dina masuk ke kamar mandi dan memberihkan dirinya.
"heemmm..udah wangi waktunya bobo cantik"
dina melihat rico..dina merasa iba..
"dunia ini indah kok mabok mabokan to mas..mas"
dina melepaskan sepatu rico..membantu melepaskan jas dan dasi rico
rico sedikit sadar..dia mencium aroma wanita ini..harum batinya..rico membelakan matanya..menyipitkan nya lagi..dia seperti melihat via.
"vi..kenapa kamu jahat vi..kenapa"rico berteriak dan menindih dina
dina berusaha bangun..tapi rico malah semakin kasar..rico mencium bibir dina.. sekuat tenaga dina melawan..tapi gagal..tenaga rico sangat besar ditambah pengaruh alkohol..dina hanya menagis menerima perlakuan rico..dina menjerit saat rico memaksa menyatukan tibuh mereka.
dina sudah minta ampun..tapi rico tak mau dengar..rico turua aja melancarkan aksinya.
menupahkan segala rasa sakitnya disana..
melepaskan amarahnya disana..dalam hati rico gua ga mau tau lo harus jadi milik gue..
ahirnya rico pun tumbang..rico berbaring disamping dina.
tinggalah dina sekarang yang menangis meratapi nasibnya.
dina berusaha bangun..tapi dia merasakan sakit luar biasa disekujur tubuhnya..di selankanganya apa lagi.
dina melepaskan pakaian yg disobek rico. dina mengambil lagi pakaian di kopernya.dina segera mengemas barang barang barang nya dan pergi meninggalkan rico yang masih terlelap.
dina menagis dina menyesali telah menolong orang tersebut.dina duduk dihalte bis sambil menunggu taksi.
dina memilih pergi kebandara dan menunggu pesawat yg akan membawanya kembali ke bali esok hari.
**rico merasakan sakit kepanya..rico mulai tersadar..rico terkejut melihati dirinya yg setengah telanjang..rico hanya mengunakan kemeja..itu pun juga berantakan..
aisstt..apa yang kulakukan..
rico tak sengaja melihat bercak darah di spreinya..
ya tuhan apa yang aku lakukan..rico segera masuk kamar mandi membersihkan dirinya..
apa yg aku lakukan..apakah aku melakukanya semalam..lalu dengan siapa?
banyak sekali pertanyaan di benak rico.
rico melibat atasan piama yang tergelektak di atas tempat sampah..
rico mengambilnya dan melipatnya menjadi bagian yang kecil..rico mecium piama itu..iya benar ini milik gadis itu..wangi nya sama.
rico segera berlari ke resepsionis.tapi sayang mereka tidak bisa memberikan informasi tentang klienya.
rico tak kehilangan akal..rico meminta seseorang untuk menyelidikinya..
berkat uang yg dia punya..rico mengetahui wajah wanita yg ditidurinya melalui cctv..
aku pasti tau dimana kamu..aku akan mencarimu dan meminta semua penjelasan darimu.
rico juga tau kalo dia masuk ke hotel di bawa oleh petugas sana..petugas itu jg sudah menceritakan semua yg dia tau.
ohh..my god..apa yg sudah aku lakukan..**
**bersambung***
__ADS_1