
rio masih duduk bersila didepan istrinya..sifa mengenggam tangan suaminya..sifa tau suaminya gugup..suaminya takut akan kenangan bersama mantan kekasihnya yang telah tiada.
"bapak kalo ga mau cerita sekarang ga papa pak..sifa akan nunggu sampai bapak siap"
"tidak sifa..kita sudah sampai disini..dan aku ga mau mundur lagi"
"bapak yakin"
"heemmm"
rio menghela nafas dalam..sambil menundukan kepalanya rio mulai bercerita.
"awalnya dia tidak mau saya dekati sifa..dia bilang takut..dia bilang takut jatuh cinta pada saya.."
"tapi kenapa pak"
"saat saya menyatakan cinta padanya..dia sangat ketakutan sifa..aku pikir dia takut padaku ternyata tidak..dia memiliki trauma dimasa lalunya"
"maksud bapak"
"dia pernah diperkosa sifa"
"astafirualahalazim.."sifa menutup mulutnya..
"itu sebabnya aku nekat melakukan itu agar dia melupakan traumanya sifa.
agar dia tau bahwa ada laki laki yg mencintainya dn menerimanya apa adanya..ya itu saya.."
"apakah dia marah"
"tentu saja tidak..tp ditengah permainan kami dia menangis..menjerit dan berontak tentunya..saya selalu mengingatkan dia agar membuka mata dan melihat saya"
"apakah bapak berhasil"
".dia bilang tidak takut lagi..tapi saya tau dia berbohong..badanya gemetar sifa..dipagi hari saya mengulang nya lagi..dia sudah bisa merespon dengan baik sentuhan saya sifa..dan ya...itulah alasan kenapa saya melakukanya"
"yang malem niatnya baik..yang pagi modus"
"sifa..saya serius"
sifa tersenyum..
"maaf sifa"
"tidak pak..saya mengerti..saya menerima baik buruknya bapak..saya tau bapak laki laki yg baik"
"kamu yakin sifa"
"tentu saja..tapi maukah bpk berjanji pd saya..bapak tidak akan melakukan itu lagi selain sama saya"
"saya bukan tukang modus sifa..jika saya sudah cinta maka dia satu satunya..dan sekarang kamu pemilik hatiku honey..mana mungkin aku akan melakukanya dengan yang lain"
"ya siapa tau...bpk lebih suka dada yg montok..sedangkan punya sifa kan ukuranya biasa biasa saja"
rio tersenyum..
"siapa bilang punyamu biasa saja..pas kok dipegang..saya suka.."
"bapak mesum"
"sini sayang..aku suka kalo kamu manja"
sifa duduk didepam suaminya..rio menciumi kening sifa..
"adai kamu ga halangan..udah aku makan sekarang..kau menggemaskan kau tau"
sifa tersenyum...
"pak..apakah bapak tau tentang gaya bercinta"
"belum begitu mengerti kan aku baru melakukanya 2x..kenapa kamu bertanya begitu"
"temen temen aku suka cerita yg aneh aneh..apakah itu benar"
"aneh gimana..pergaulanmu ga bagus itu..apa.kamu juga pernah pergi ke club"
"mereka bercerita karena pernah nonton..saya p3ngen ikutan sebenernya..tapi ketinggalan terus..saya kan kerja terus pak..paling bisa ngumpul pas senam..kalo ke club sifa belum pernah"
"bagus..maka jangan kesana..ga boleh.."
"emang disana ada apaan pak"
"ya ga ada apa apa..pokoknya ga boleh kesana mengerti"
"apakah sakit saat pertama melakukanya"
__ADS_1
"kenapa..penasaran sekali"
"itu pengalaman temen pak..saya kan cuma dengar"
"itu urusan dapur..ga boleh diceritain..oke..kamu harus jaga"
"kalo itu sifa tau..bapak belum jawab pertanyaan sifa tadi"
"yg mana"
"apakah benar pertama melakukan itu terasa sakit"
"ga..siapa bilang..makanya kalo kamu udah selesai bilang..kita coba"
"pak..apakah bapak akan sering pulang larut kalo kita udah dijkt"
"kamu tau jam kerjaku honey...kadang kadang aku bisa menginap dirumah pak davian"
"apakah istri pak davian ga marah..lihat kalian kerja terus.."
"istri pak davian ga pernah marah honey..dia wanita baik hati dan sangat lembut..dia punya 1000 cara untuk membuat suaminya berhenti kerja.."
"oh ya...contohnya"
"dia sering meminta pangku suaminya kalo kami kerja lewat jam 12 malem..dan dengan pandainya dia merayu suaminya..untuk segera mengahiri kerjanya dan tidur
...kadang kadang aku merasa geli..namun juga terselamatkan"
"benarkah..apakah bapak melihatnya secara langsung"
"tentu saja tidak..biasanya dia akan menyuruhku keluar ruangan dl..tapi aku tetep tau..pak davian suka cerita kelicikan istrinya kalo menyuruhnya tidur"
"mereka sangat lucu "
"dl sebelum aku kerja..istri pakdavian sering memberiku uang jajan"
"benarkah"
"hemm.."
"memang apa hubungan kalian"
"kakaknya mbak lintang..mbak nay itu kakak angkatku.."
"oo..jadi istrinya pak davian namanya ibu lintang..terus kknya mbak nay"
"what..jadi..bu lintang pacaranya sm adeknya pak davian..trs nikahnya pak davian"
"he em..tp kekasihnya mbak lintang meninggal karena sakit..lalu aku ga tau lagi..tiba tiba mbak nay sudah menikah dengan pakdavian"
"pasti mereka punya kisah tersendiri pak..kita memang hanya bisa berencana tapi tetap allah yg menentukan.."
"kamu benar honey..oke sekarang tidurlah..aku tak akan menganggumu"
"bapak mau kemana"
"kekamar"
"ikut"
"ayo.."
"kenapa kitq ga bobo sini aja"
"disana ada yg harus aku jaga honey"
"eemmm..baiklah..sifa ikut kesana ya pak"
"tentu..ayo.."
"tunggu sifa rapikan ini dulu"
"pak....seriusan kan ga sakit"
"ya ampun tanya itu lagi.."
"sifa takut pak"
"ga..pokoknya begitu selesai kita coba..oke"
"beneran ya..ga sakiit"
"ga..temenmu bohong tu"
"sifa percaya sama bapak"
__ADS_1
rio terasenyum.
kamu memang lugu neng..gampang banget diboongin...siap siap.aja kamu jerit kesakitan ntar...dan ga bisa jalan paginya...batin rio sambil senyum senyum.
****
"dad...apakah pekerjaanmu masih banyak"tanya lintang pd suaminya..
"iya mom..gara gara di tinggal rio jadi kayak gini.."
"lagian biasanya juga bisa bolak balik..."
"heemmm....dia juga protes waktu itu..tapi daddy pengen dia ngrasain lepas dr jkt sebentar mom..kasihan daddy lihat dia..tapi besok daddy suruh balik"
"trus...apakah daddy berhasil"
"belum tau mom..kita lihat aja besok"
"dad..momi pengen di pangku"
"sini"
davian memang selalu menuruti apa yang istrinya mau..
"daddy sexy kalo lagi kerja..momi suka nglihatnya"
"kamu ngrayu"
"seriusan daddy"
"dad..momi pengen hamil lagi"
jujur davian pengen banget tertawa..sebenernya apa yg istri kecilnya mau.. davian menggaruk kepalanya yang tidak gatal..davian nemasukan polpen ke mulutnya..lintang melihatnya dan senyum senyum..
"apa boleh momi hamil sekali lagi"
jujur dari pengelaman nay kemarin davian agak sedikit takut.
"daddy mau ngomong apa bingung mom"
"kenapa..orang momi cuma pengen hamil lagi..masak daddy bingung sih"
"kau tau mom..kau menggemaskan"
"daddy juga..momi ga tahan kalo deket deket daddy"
"ga tahan mau ngapain"
"rasanya momi pengen peluk daddy terus..tapi daddy pacaran sama laptop terus sekarang"
"heeemmm...iya iya..daddy matiin ni..trus momi sekarang mau apa"
"mau dipangku terus kayak gini"
"momi ngalah ngalahin helen sama justine aja"
"mereka juga suka sama daddy...kalo daddy dirumah momi ga laku"
davian tersenyum.
"dad..bobo yuk..momi kangen pelukan daddy"
"baiklah ratuku..mari kita bobo.."
mereka pun keluar dari ruang kerja davian.
lintang tersenyum..karena berhasil mengajak suaminya tidur .sudah hampir satu bulan ini davian selalu tidur hampir jam 2 dini hari..lintang takut suaminya akan sakit..
ya..alasan pengen hamil..minta dipangku..itu hanya akala akalan lintang agar suaminya mau tidur..lintang tersenyum penuh kemenangan.
"dad...sini..peluk momi"
"iya..bentar..."
davian melepas kaosnya dan menggantinya.
"udah..mau apa lagi"
"ga mau apa apa..kan cuma pengn bobo di peluk daddy"
"mom..sepertinya daddy ingin"
"momi baru aja dapet"
"ahh...momi selalu aja timingnya ga pas"davia. melirik lintang..
__ADS_1
lintang hanya tersenyum..pura pura tak mendengar apa yg davian katakan..
***bersambung***