
sepulangnya dari bali ayah davian jatuh dari kamar mandi...ayah davian mengalami strok dan setengah badanya lumpuh.
sekarang ayah davian tak bisa mengurus perusahaan lagi.
terpaksa davian mengurus kantor pusat..
lintang merasa sangat kasihan pada suaminya..harus sering bolak balik jkt bali..
"dad...gimana kalo kita pindah ke jakarta aja"
usul dlintang.
"serius mom"jawab davian dengan mata berbinar
"he em..momi kasihan sama daddy bolak balik terus..momi jadi dikit dapet waktu daddy"
"maaf ya mom.."davian mencium kening istrinya.
"mom..momi tau ga..daddy sangat sangat bersyukur tuhan kasih pendamping hidup seperti momi..momi bener bener ngertiin daddy..momi sayang sama daddy..sayang saama anak anak daddy..mom..kalo nanti ada kehidupan lagi daddy maunya momi aja yg dampingi daddy.."
"kepercayaan dari mana itu"ucap lintang tersenyum..
"mom..daddy pengen punya anak banyak dari momi"
"mau berapa"tanya lintang sambil mainin kancing baju suaminya..
"5 mungkin"
"daddy..daddy..dua aja masih kecil kecil..ditambah daddy kalo.dateng gini anak momi jadi 3 hahaha"
"ya berarti boleh ya mi 2 lagi.."
"daddy....daddy mau perhatian momi buat anak daddy semua yg 4 itu..kalo mau ayuk..momi ma banyak anak ma seneng aja"
"ya jangan itulah mom..daddy harus ttp no 1"
"heeemmm..maunya"
ting tung...ting tung..
"dad..kayaknya ada tamu deh..siapa ya"
"ga tau deh mom..daddy juga ga lagi ada janji"
lintang berjalan ke arah pintu depan..
"maaf siapa ya"
"maaf mrs..apakah benar ini rumahnya mr davian alexander"
"ya betul..."
"apakah saya bisa bertemu dengan beliau"
"bisa..silahkan masuk"
lintang mempersilahkan tamu nya masuk
"dad..ada yang cari didepan"
"siapa mom"
"ga tau deh dad..momi ga pernah lihat"
davian dan lintang menemui tamunya..
"maaf..siapa ya..apa kita kenal"
"maaf mr davian..perkenalkan saya steven giorgio from amrik"
"oke...ada yg bisa saya bantu..kalo boleh tau anda siapa dan apa tujuan anda mencari saya"
"saya adalah kekasih katrin.."
"kekasih katrin"davian dan lintang saling pandang.
"okey..lalu"tanya davian
"saya sungguh minta maaf mr davian..sebenarnya anak yg katrin kadung adalah anak saya.."
__ADS_1
"apaaa"emosi davian sudah mulai meninggi.
"daaddd...sabar..slow..kita dengarkan dulu cerita dia.."
"mom dia.."
"ia momi tau"
"stev maaf...kalo boleh saya tau kenapa katrin mengatakan kalo anaknya adalah anak suami saya"tanya lintang lembut..lintang tetap menggengam tangan suaminya..dia takut davian lepas kendali.
"waktu itu kami ketahuan menjalin hubungan..orang tua saya mengancam katrin akan membunuh dia dan bayi kami..saya sudah berusaha untuk memohon pada orang tua saya...tapi saya gagal mr..orang tua saya tetap memaksa saya untuk menikah dengan wanita pilihan mereka..dan ketika saya kembali katrin sudah pergi dari rumah dan membawa serta bayi kami....saya hampir gila memikirkan ini mr"
"apakah kamu tau katrin sakit"
"ya..katrin pernah cerita bahwa umurnya tidak lama lagi karena kanker otak yg dideritanya"
cerita stev disela sela tangisnya.
"apakah kamu tau bahwa katrin sudah pergi untuk selama lamanya"
"tidak mr..tidak..saya sungguh tidak mengetahuinya.."steve menangis menutup wajahnya..
lintang dan davian merasa iba..lalu lintang mengambilkan minum untuk steve..
"minum dulu stev..tenangkan dirimu"
"sekarang aku harus bagaimana mr...aku belum bisa membahagiakanya..kenapa dia tidak menungguku"steve menangis dan menyesali semuanya
"stev..sebaiknya kamu mengiklaskanya..dia sudah bahagia disana...apakah kamu sudah pernah bertemu dengan putrimu"
"belum mrs.."
"apakah dia pernah menefon mungkin..memberi tahu siapa nama nya"
"tidak mr..aku hanya sempat menemaninya ketika kandunganya masuk 7 bulan..setelah itu kami loss kontak"
"maaf stev jika kami lancang..waktu datang katrin juga belum sempat memberi tahu kami siapa nama baby nya..katrin keburu pergi..kami sudah berusaha membawanya kerumah sakit..tapi tuhan berkehendak lain stev..kami minta maaf..terpaksa kami memberikan nama untuk putrimu"
"tidak mrs..ini bukan salah kalian..aku yang gagal menjaga ibu dari anaku..bolehkah aku tau siapa nama putriku"
"helena stevani..jujur kami tidak tau bahwa namamu juga stev"
"apakah kamu ingin bertemu dengan putrimu..tapi tunggu apa buktinya kalo kamu adalah ayah biologis babynya katrin"
stev terlihat mengutak atik ponselnya
"ini adalah ft ft ketika saya bersama katrin..ini terahir kami memeriksakan kandunganya ke dokter..jika kalian masih ragu saya siap tes DNA"
"gimana dad..apa kamu percaya.."
"heemmm..."
"tapi sebelumnya bolehkah aku menanyakan sesuatu"
"tentu mrs"
"apakah kamu akan membawanya pergi"ucap lintang mata nya berkaca kaca
"tentu"
lintang menangis dipelukan suaminya..
"dad...baby helen..hiks hiks.."
"hussttt..dia daddy nya momi..dia lebih berhak"ucap davian menenagkan istrinya
"tapi dia putriku dad..katrin sudah memberikanya padaku dad"
"mrs..apakah anda sangat menyayangi putriku"
"tenti..dia putriku..aku yg memandikanya..aku yg memberinya susu..aku yg memeluknya ketika sakit..dia putriku...aku ibunya"nada lintang agak sedikit marah dalam tangisnya.
"maaf mrs...apakah boleh aku ketemu dengan putriku"
"tapi maukah kau berjanji untuk tidak membawanya..dia putriku"
"mrs..aku ayah macam apa yg memberikan anaknya pd orang lain"
"kamu bisa datang melihatnya kapanpun kamu mau..ijinkan aku yg menjaganya..setelah dewasa dan dia mengerti aku tidak akan melarangnya jika dia memilihmu"
__ADS_1
"segitu sayang nyakah mrs kamu dengan putriku"
"iya..dia putriku.."
"baiklah"
.."aku akan membawa helen padamu..apakah kamu akan marah jika dia memanggilmu uncle..agar dia tidak bingung.."
"tidak masalah mrs..jika itu adalah
konsekuensi yg harus saya bayar"
lintang mengambil helen dari kamar dan mengenalkanya pada daddy kandungnya..
stev sangat bahagia melihat buah hatinya..dia mirip sekali denganya..
"mrs..dia mirip sekali denganku..iya kan"
"iya kalian mirip"
davian hanya melihat interaksi itu
tapi baby helen menangis dan memilih davian untuk mengendongnya..
stev memberikan baby helen kedalam pelukan davian..davian menenangkanya dan memberikan susu pada helen hingga helen tertidur.
"mrs..bolehkah aku yg mencukupi kebutuhan helen..sebagai bentuk tanggung jawabku padanya"
"tentu stev..buatkan saja asuransi untuk putrimu..aku akan memberikanya setelah dia dewasa..tapi selama dia bersama kami biarkan kami yg bertanggung jawab atasnya."
"mrs..saya sekarang yakin kenapa katrin memilih menitipkan putrinya pada kalian
kalian adalah manusia manusia berhati malaikat..saya tidak bisa berkata apa apa mrs
selain banyak banyak terimakasih..semoga tuhan memberkati kehidupan kalian"
"amin"
"mrs..saya titipkan putri saya pada kalian.
tlg jaga dengan baik..ini adalah no tlp dan alamat saya di amrik..jika ada apa apa l
tolong kasih tau saya.."
"baik stev ..nanti saya akan kasih kamu alamat email kami..supaya kamu juga tau perkembangan putrimu"
"terimakasih banyak mrs.."
stev memeluk lintang.
mata davian membelalak..ingin rasanya lintang menyeret stev keluar..lintang buru buru melepaskan diri dr pelukan stev..lintang tau davian cemburu...
sepulangnya stev davian hanya diam..lintang sangat hafal sifat suaminya.jika vemburi pasti akan pura pura tidur.
"dad..."
"heemm"
"marah"
"momi kan tau kalo daddy ga suka momi dipeluk peluk orang lain"
"iya honey..momi tau..suasananya kan lain tadi.stev cuma mau ngungkapin rasa trimakasihnya dad.."
"pokoknya daddy ga suka"
"iya honey..momi tau..maaf ya sayang"
lintang memeluk suaminya agar suaminya tenang.
"mom..jujur beban daddy agak berkurang"
"why"
"daddy ga punya anak dari perempuan lain selain momi"
"heemm..iya..i love u honey.."
"i love u too suamiku sayang.."
__ADS_1
**(semoga kasih sayang davian dan lintang akan selalu terjaga ya gaes..paling seneng aku kalo nulis tentang merekaππππ