
lintang kehilangan jejak bara..
bara benar benar melakukan apa yang ia lakukan pada kakaknya.
ada sedikit rasa benci dihati lintang.
tapi tak menutup kemungkinan bahwa cinta nya lebih besar dari benci itu.
kerinduan yg tiba tiba datang disela sela kesibukanya juga sangat mengganggunya.
siang itu sangat mendung dikota bali.
rasanya malas banget keluar rumah.
lintang mengabiskan harinya dirumah kali ini.
main game..nonton..baca komik..masak..pokoknya melakukakan hobinya.
lintang sedang memasak didapurnya..seperti biasa laptop pun sll online dimanapun dia berada..
lintang sangat lincah menggunakan alat dapurnya..
"yes..selesai..waktunya menikmati..selamat makan lintang"ucap lintang bicara pada dirinya sendiri.
ting..tung..ting..tung..
"duh..siapa sih..mau santuy juga"
lintang membukakan pintu untuk tamunya..
"ya siapa"
lintang tertegun melihat tamu yang datang..
perawakanya tinggi tegap..matanya biru..bulu matanya sangat lentik..kulitnya putih mulus..hidung mancung..bau parfum yang maskulin..perfec..batin lintang
tamunya menggunakan bahasa inggris..
mimpi apa saya didatengin bule kece gini..lintang masih sempet bercanda dengan hatinya
"maaf..apakah ini rumah lintang"
"bener mr.ada yang bisa saya bantu"
saat itu lintang dalam keadaan acak acakan..mungkin dikira pembantu kali sama mas bule.
"ya saya sendiri..ada apa ya"
"bisa saya masuk"
kelihatanya dia bukan orang jahat..kasih masuk aja lah.
"oke..masuklah.."
jujur lintang takut menyuruh laki laki yang tidak ia kenal masuk kedalam rumah nya.
"mau minum apa"
"oh..tidak..tidak usah..saya mau menyampaikan sesuatu saja"
wajah bule itu terlihat tegang.
"ya..silahkan.."
"maaf kamu terlihat sedang makan..makanlah dulu"
"tidak..tidak masalah..nanti aku akan makan setelah ini"
bule itu menatap lintang.lintang ga akan bisa makan setelah tau kabar ini.bahkan dia akan kesusahan makan..batin mas bule.
"kalo kamu ga makan dulu.saya ga akan kasih tau tujuan kedatangan saya kesini"
bujuk mas bule.
"oke..sebelumnya siapa nama anda"
"saya Davian alexander from amrik"
jlek amrik..
"oke..apa tujuan ada kesini..dan siapa anda"
"saya sudah bilang.saya akan kasih tau kalo anda makan"
"oke..apakah anda sudah makan.."
"sudah..kamu makanlah"
"baiklah..mari duduk disana"
lintang mengajak tamunya ke meja makan..lintang membuatkan tamunya teh dan beberapa cemilan.
__ADS_1
lintang terlihat tidak bernafsu melahap makananya.sesekali dia melirik tamunya.tamunya juga tetlihat gugup..sesekali mengelap keringat didahinya.dasar bule ga bisa kena panas batin lintang.
lintang merapikan meja makan.dan pamit masuk kamar.
"sebentar mr."
"ya"
lintang masuk kamar mengganti kaosnya dan menyisir rambutnya lebih rapi..karena dia ga pede..kaosnya tadi bau masakan.
"oke saya sudah makan..anda bisa menyampaikan tujuan anda sekarang"
"saya adalah kakak nya bara"
"bara"ucap lintang kaget
"dimana dia sekarang..kenapa dia tidak mengabariku"lintang terlihat meneteskan air matanya..mas bule semakin gugup
"kenapa anda terlihat gugup"
"eheeem..maaf..saya tidak tau harus mulai dari mana..pertama tama saya kesini atas permintaan bara..maaf saya tidak bisa bicara bhs indo dengan baik.."
"tak masalah..saya mengerti kata katamu..tapi anda bilang adalah kakaknya bara..lalu kenapa kalian sama sekali tidak mirip"
"kami beda ayah"
"oke..lalu"
"bara menitipkan ini"
mas bule menyerahkan amplop putih..lintang membukanya dengan sangat gugup.
"bacalah"
lintang mulai membuka isi amplop itu dan mulai membacanya..lintang melihat kearah tamunya..mas bule menganggukan kepalanya.tandanya menyuruh lintang membacanya.
*to:lintang kesayanganku
..beb..sebelumnya mas minta maaf..karena ga pernah kasih kabar ke kamu..jujur mas ga ingin membuatmu khawatir..
jika kamu sudah terima surat ini berarti kita sudah berpisah untuk selama lamanya sayang.
kamu jangan nangis ya..karena sakitmu adalah sakitku.
yang membawa surat ini adalah abangku.kamu jangan takut dia sangat baik.
sayang...perlu kamu tau..kamu adalah hal terindahku selama aku ada didunia ini..aku selalu mengatakan ingin menjadikanmu istriku..maaf kan aku karena ta bisa memenuhi itu.aku sudah ga bisa jagain kamu lagi say.
maaf jika selama ini aku tidak jujur tentang penyakitku...
aku sudah dinyatakan sembuh ketika aku mencari kakakmu..ketika kita bertemu pertama kali.makanya aku sangat percaya diri *ketika mendekatimu.
aku hancur dek ketika cek up terahir..dia datang lagi dan mulai menyebar di bagian vital tubuhku.
aku sudah berusaha sekuat tenaga untuk melawanya..tapi aku kalah..aku kalah dalam peperangan ini sayang..
tapi kamu jangan khawatir..mas sudah menyiapkan semuanya untukmu
abangku setuju untuk mengganti kanku..
dia yg akan menjagamu sekarang sayang.
kamu ga ragu kan akan pilihanku.
aku tau kamu ga akan ragu.karena kamu percaya padaku.
selamat tinggal sayang..aku mencintaimu..kumohon cintailah abangku seperti kamu mencintaiku.lupakan aku beb..
aku ingin kamu bahagia disisa sisa hidupmu.
jangan jadikan aku sebagai penghalang kebahagianmu..aku akan bahagia jika kamu bahagia.percayalah padaku sayang.
tertanda
bara aditama*
lintang menjatuhkan surat yg bara kirim..lintang diam..bibirnya gemetar sedari tadi..air matanya tak henti hentinya mengalir..
"ga..ga..ini ga bener kan..mas bara masih ada..dia ga mungkin ninggalin aku"
davian menghampiri lintangdan memeluknya.
"menangislah jika kamu ingin menangis..agar bebanmu sedikit berkurang"
"kamu* bohong kan..mas bara ga kemana mana kan.."protes lintang dalam tangisnya..lintang menangis dan membasahi jas davian..
tangisan lintang melemah...danbtak terdengar lagi lintang pingsan..davian membaringkan tubuh lintang disofa.
davian menelfon seseorang..untuk mengirim beberapa baju untuknya kerumah lintang.dan memesan minyak kayu putih pada asistenya.sepertinya dia akan membutuhkanku..
bagaimana ini..davian terlihat mondar mandir..orang yg ditunggu davian pun datang.davian melepas jasnya dan melipat lengan kemejanya..davian mendekatkan minyak kayu putih kehidung lintang..lintang bergerak gerak tertanda sudah mulai sadar..
__ADS_1
"kamu oke"
lintang diam..davian memegang tangan lintang.tangan itu sangat diangin
"kapan dia pergi"
tanya lintang
"satu bulan yang lalu"
"kenapa kamu baru datang"
"aku belum siap melihatmu seperti ini"
"aku ingin pergi ketempat peristirahatanya yg terahir"
"aku akan mengantarmu jika kamu sudah kuat"
"sekarang saja"
"tidak kamu masih lemah"
lintang diam..lintang bangun dari tidurnya..lintang duduk di sofa dan menekuk kakinya..lintang mengigit kukunya..seoalh mengisaratkan betapa sakitnya hatinya.
davian mengambilkan air untuk lintang.
"minumlah"
lintang mengambil gelas ditangan davian.dan meminum airnya.
"aku membencimu kau tau"
kata lintang pada davian
"aku tau..i am sorry"
"kau tau kenapa aku membencimu"
"tidak"jawab davian sambil menunduk
"kenapa kau tidak menjemputku disaat dia berperang dengan penyakitnya..setidaknya aku menemaninya disaat saat terahirnya"
"bara melarangku"
"kau bodoh kau tau..kenapa kau menurutinya"
"maaf jika aku hodoh"
"kau tau apa yang ingin aku lakukan padamu"
"tidak"jawab davian sambil menunduk..davian sadar saat ini lintang sedang kecewa marah dan sakit hatinya.
"ingin sekali aku mendangmu..menjambakmu..memukulmu dan..dan melemparmu keplanet lain.."
"maaf"
"terus saja minta maaf..kau bodoh kau tau"
davian hanya diam mendengar umpatan lintang.mereka saling berdiam diri lama.
"pulanglah.."
"tidak..aku sudah janji akan menjagamu..aku tidak mungkin meninggalkanmu dalam keadaan seperti ini..nanti kau berbuat yang tidak tidak"
"kau tau aku masih waras..kau yang bodoh"
"hay nona..kau selalu mengatakan aku bodoh..kau tau aku selalu juara kelas..memenangkan beberapa lomba matematika dan fisika dinegaraku..aku selalu memenangkan tender besar kau tau..sekali lagi kau bilang aku bodoh jangan salahkan aku kalo aku nekat"
"kau bodoh bukan karna prestasimu tuan bule..kau bodoh karena pola pikirmu"
"hah..pola pikir kau bilang..kalau aku tau aku akan berhadapan wanita gila. tidak akan datang menemuimu..buang buang waktu saja..terserah sekarang."
davian pergi melangkah keluar.
seketika dia ingat pesan bara untuk menjaga lintang.
"kenapa balik lagi"
"aaahhhh..kau dan bara sama sama membuatku gila"
lintang diam dan melihat tamunya frustasi.lintang tak bergeming..tetap saja diposisinya.davian duduk bersandar di kursi dan melipat kakinya.davian pun tidak mau bicara.agar tidak gugup davian memainkan ponselnya.membalas beberapa pesan untuknya.
huffg..suasana apa ini..pikir davian
***kasihan mamas bara..ternyata dia pergi untuk berjuang melawan sakitnya..akankah dek lint menerima mas bule sebagai ganti mas bara.."
ikutin terus ya gaes..makin kedepan autor akan aduk aduk perasaan kalian.
*like comen n vote nya jangan lupa ya"
***bersambung**(
__ADS_1