Haruskah Aku Merelakanmu

Haruskah Aku Merelakanmu
usaha rezza


__ADS_3

rezza melihat nayla keluar kamar.rezza masih asyik main dengan baby vano.sesekali rezza bicara dengan vano.


"dek..bundamu ngambek..bunda cantik ya dek kalo ngambek"


rezza sengaja mengeraskan suaranya biar nayla denger..nayla tetep aja masih diem.nayla benar benar mendiamkan rezza..nayla menyiapkan makan malam..


"bun..mau daddy bantu"


nayla masih diem


"ayo lah bun..jangan diemin daddy terus.."


"bun..maaf"


rezza masih setia menggendong vano..30 menit kemudian masakan nayla siap..


nayla menyiapkan makananya dimeja


nayla mengambil 2 piring kosong..untuknya dan rezza..


nayla mengambilkan makanan untuk rezza dan juga untuknya..nayla mengambil vano dari gendongan rezza..


tanpa disuruh rezza sudah paham kalo nayla mengajak nya makan..nayla menaruh vano dikursi kusus.vano bermain dengan mainan kesukaanya..


"bun.."


nayla melototi rezza


"maaf"


nayla masih aja diem..


biarkan dulu lah..batin rezza..yang penting dia ga nolak..


"bun...daddy boleh nginep ga"


"ga ada..pulang"


"daddy janji bun..daddy ga macem macem"


"mau ditangkep hansib"


"boleh tu bun..kan pasti ntar kita langsung dinikahin kan"


nayla melototi rezza lagi


acara makan makan udah selesai..nayla memberikan vano lagi..nayla menunaikan kewajibanya sebagai muslim.


kali ini nayla bener bener membuat rezza jadi babysitter vano..


rasain batin nay..emang enak jaga anak sendirian..


nay keluar kamar lagi dan duduk berhadapan dengan rezza...nay membuka laptopnya..dan mulai coret coret dikertasnya..


dia bener bener ngerjain aku..pikir rezza..awas aja ntar..


vano mulai rewel..sepertinya ngantuk..


nay mengambil botol susu di meja makan..


dan memberikanya pada rezza..


"kok pakek botol bun..ga langsung aja"


"itu aja..sayang"


rezza diam.takut bikin nayla marah..


rezza mulai berusaha menidurkan vano..naluri kebapak an rezza muncul begitu saja..sesekali nayla melirik tingkah rezza..ingin sekali dia tertawa..tp nanti ketahuan kalo dia ngerjain rezza..


vano pun terlelap


"bun..dedek dah bobo ni"


"ya udah sini..kamu boleh pulang"


"bun..jangan gitu..daddy mau ngobrol dulu sama bunda"


"soal apa.."


"soal kita"


"kita kan udah selesai"


nayla melangkah menuju kamar..rezza mengikutinya..

__ADS_1


nayla meletakkan putranya diranjang..menyalakan ac ruangan dan menyelimuti vano..


disusunya beberapa bantal dan guling supaya vano ga jatuh.


"bun.."


"bisa ga sih ga panggil bun..bun..aku bukan bundamu..aku bundanya vano..ngeselin banget sih"


nayla kembali duduk dikarpet ruang tamu nya kembali menatap laptopnya


rezza mengikuti nayla..rezza melipat tanganya di depan nayla..seperti seorang murit yang mau les privat bersama gurunya..


"bun..daddy tau daddy salah..maafkan daddy ya bun"


"emang nya kamu salah apa"


"salah karena sudah berburuk sangka sama bunda..trus marahin bunda..kasarin bunda..ninggalin bunda juga..daddy siap dihukum bun"


"captain rezza yang terhormat..sudah ya..kita ga ada hubungan apa apa lagi oke..jadi stop ga usah sok akrab"


"tapi daddy yakin bunda masih sayang sama daddy"


"ga usah halu"


"ga daddy ga halu..daddy yakin.."


"serah aja"..


"bun..maaf"


"aku udah maafin kamu mass..tapi memaafkan bukan berarti melupakan..kalo aku belum maafin mas ga mungkin aku ijinin maa buat deketin vano"


"bun..kenapa bunda ga bilang kalo mengandung"


"gimana mau bilang..orang aku datang cari aja di usir"


"bund..sekali lagi maafin daddy ya"


"udah dimaafkan..tapi belum dilupakan"


"bun..waktu hamil vano bunda kesusahan ga"


"ga..vano pinter..cuma ga suka bau parfum aja"


"oh ya.."


"pantesan tadi lintang cerita gitu juga..masak lintang bilang vano suka bau ketek daddy bun"


"bisa jadi..mungkin dia langsung tau kali kamu daddynya"


"bun..makasih banyak ya..udah jagain vano selama ini."


"vano kan anak aku"


"anak aku juga bun"


"PD..dari mana kamu tau kalo kamu daddy nya..kan aku tidur sma banyak pria"


"ga..daddy yakin kok..bunda tidurnya cuma sama daddy..daddy udah cari tau semua"


"maksudnya"


"iya..daddy udah tau kalo bunda dijebak..trs yang difoto itu model suruhan..yg bikin tanda merah di badan bunda juga orang suruhan..yg bikin cewek bun.."


"hah...yang bener"


"benerlah..masak daddy bo'ong"


nayla diam...dan ga habis pikir siapa yang tega berbuat begitu


"bun..masak co pilot ku naksir bunda"


"yang mana"


"yang waktu kita ketemu pertama"


"ngarang kamu lah"


"enggak bun..dikokpit dia ngomongin bunda terus..pengen rasanya daddy lempar dia keluar..biar aja dia melayang"


hahahahahaha..nayla ketawa ga henti henti..lucu batinya


alhamdulilah ya allah..ahirnya aku bisa lihat dia ketawa lagi.


"bun..daddy boleh ga minta nomer hape bunda"

__ADS_1


"buat apa"


"ya kan..kalo daddy dah balik kerja kan bisa tlp tlp bun"


"siniin hapenya"


rezza memberikan hapenya pada nayla..nayla memencet nomernya..


"udah.."


"itu nomer daddy ya bun..jangan di save pakek nama "mahluk aneh"lagi ya bun"


"mana ada aku kasih nama itu ke kamu"


"ada bun..waktu pertama kali kita kenal..orang daddy baca sendiri"


"kapan..kamu ngarang"


"ih daddy ga ngarang bun..waktu mami dirawat itu..trs bunda bobo..ya udah daddy calling..eh yang muncul itu.."


rezza melirik nayla..nayla tersenyum dan mengigit bibirnya..


"bun...maafkan daddy ya bun"


""udah aku maafin..harus berapa kali"


"bun..boleh ga daddy tau masa masa vano kecil..daddy kan ga nyaksiin bun..daddy pengen lihat"


"ini udah malem..sebaiknya kamu pulang..ga baik laki laki dan wanita lama lama berduaan"


"tapi janji ya bun..kalo ketemu lagi ceritain"


"nanti aku email ke kamu strory nya"


"bun...boleh ga daddy berharap lebih"


"ga"


"why"


"pokoknya ga..udah pulang sana"


"kok bunda suruh daddy pulang terus sih..bunda emang ga kangen sana daddy"


"ga"


"daddy tau bunda boong"


"kalo ga cepetan pulang aku tlp keamanan sini lo..ntar kamu ga boleh masuk kompleks sini mau"


"kejam amat sih bun"


"la tadi bilang siap dihukum apa aja..gimana sih"


"tapi ga gitu juga kali bun.."


"pulang ga"


"iya iya daddy balik..daddy cium dedek dulu ya bund.."


"iya tapi jangan dibangunin ya"


"siap bunda"


rezza masuk kekamar putranya dan mencium kening bocah munggil itu..


"i love u baby..daddy sayang kamu nak"


nayla yg mendengarkan kata kata rezza sangat terharu..dia meneteskan air matanya


"bun..daddy balik dulu ya"


"heemm hati hati"


rezza melangkah menuju pintu utama..lalu berbalik dan memeluk nayla..nayla hanya diam..nayla tak membalas pelukan rezza..rezza mencium kening nayla..mengusap pipi kekasihnya itu..


"makasih banyak ya bun..jaga diri baik baik.."


"oke"


rezza masuk ke mobil dan melambaikan tanga ke nayla..rezza berkendara dengan sangat bahagia..


aku akan berusaha lebih keras lagi buat bikin kamu bahagia bun..daddy janji.


daddy love bunda..😘😘😘

__ADS_1


**bersambung"


__ADS_2