Haruskah Aku Merelakanmu

Haruskah Aku Merelakanmu
semua sudah siap..tapi...sandra pergi dan tak kembali


__ADS_3

semua perasiapan pernikahan rio dan. sandra sudah hampir 100%..rio mengajak sandra ke mall untuk memilih cincin pernikahan..


mereka terlihat sangat bahagia..


rio sama sekali tak melepas tangan sandra..dia terus mengandengnya. seolah rio tak ingin terjadi apa apa terhadap sandra..


"beb kamu suka yang mana"


"maaf mas..aku ga begitu suka perhiasan..mas aja yg pilih"


"begitu..baiklah..mas yg pilih..tapi kalo kamu ga suka bilang. ya beb"


"he em.."


pelayan toko perhiasn itu memilihkan beberapa contoh cincin.


pilihan rio jatuh pd cincin perak berhiaskan berlian satu disana..


"yg ini gimana beb..simple"


"iya mas boleh..aku suka"


pelayan itu tersenyum melihat kebahagiaan mereka..rio bener bener terlihat posesif pada miliknya..


"habis ini kita makan dulu ya beb"


"okey"


"kamu mau makan apa sayang"


"makanan jepang aja yg dekat kantor.."


"baiklah"


sandra lebih banyak diam..seolah dia memikirkan sesuatu..


"beb..kamu ga seneng ya..kok kamu banyak diem sekarang"


"aku ga papa kok mas..badanku masih pegel semua"


"maaf aku udah bikin kamu ga nyaman"


"ga...siapa bilang aku ga nyaman..aku suka kok mas"


"serius..nanti pulang boleh ya"


"ih mas nakal"


"nakal sama istri ma ga masalah"


"heemmm..maunya"


mereka pun sampai di resto tujuan..


rio memesan makanan..


"beb..mas ke toilet dulu ya"


"ya mas.."


sandra menunggu rio sambil main ponselnya..tiba tiba ada seseorang yg duduk di depanya..sandra terkejut..itu dia..


"san..apa kabar"


sandra gugup..sandra gemetar..sandra langsung berdiri dan lari sekencang kencangnya..


pria itu mengejarnya..pria itu terus mengejar sandra..memanggil nama sandra..pria terkejut dari arah berlawanan ada truck melaju sangat kencang...dia berteriak..


"sandraaaaa....awasssss"

__ADS_1


dan


ciiiiiittttt...braaakkkkkkk


tubuh sandra terangkat dan terbanting jatuh keaspal..


mata sandra terbelalak..darah keluar dari kepalanya..hidung dan juga telinga..sandra tak sadarkan diri..


pria itu menangis hiateris..


"tolonggg.....tolonggg..panggilkan ambulan""


jalanan didepan restoran terlihat ramai dengan orang orang..


rio yg baru kembali dari kamar mandi terlihat bingung..


rio bertanya pad salah satu kariawan.


"ada apa mbak"


"ada kecelakaan pak didepan"


"ooohhh..."


rio clingak clinguk mencari sandra..tas sandra masih dikursi..ponsel juga masih tergeletak dimeja.


"mbak...pacar saya yg duduk disini tadi mana mbak.."


"tadi lari kedepan mas"


astaga..jangan jangan


rio langsung mengambil ponsel dan tas sandra..rio menghapiri kerumunan..


rio terperanjat melihat kekasihnya dipangku oleh seorang pria dengan sekujur tubuh penuh darah.


"minggir dia istri saya.."


rio terus mengengam tangan rio..sandra berusaha tetap sadar..


"honey..jangan tidur..aku mohon..kamu bertahan ya..honey"


terlihat sandra masih tersenyum..


rio menangis menjadi jadi.


"pak tolong cepat sedikit..istri saya kesakitan pak..saya mohon"


sandra terlihat mengantuk..sesekali dia memejamkan matanya..


"ga..beb kamu harus tetep sadar..lihat aku beb..sayang.."rio terus mencium tangan kekasihnya..


ambulan yg membawa sandra pun sampai ke rumah sakit..sandra langsung masuk keruang ICU..dokter melarang rio masuk


"ijinkan saya mendampingi istri saya dokter..selamatkan dia dokter"


rio menagis didepan ruang icu..


lalu rio mengabari davian..


davian sangat shock mendengar kabar adeknya kecelakaan..


dokter keluar masuk ruangan itu..dokter telihat gugup..


tak lama davian dan lintang datang..


mereka melihat rio sangat kacau...


"bagaimana ceritanya yo..kok bisa begini"

__ADS_1


rio menceritakan yang dia tau..


davian langsung menghubungi orang kepercayaanya untuk menyelidiki kasus sandra.


lintang sangat mengerti apa yg rio.rasakna..tak lama rezza dan rico datang..mereka pun shock..


mereka memberi dukungan pada rio..rio masih saja menangis.


"yo..kamu yg sabar..kita doakan semoga sandra baik baik saja"


"dia tadi sangat bahagia bang..waktu kita beli cincin"


"iya kami tau yo..kamu yang sabar"


dokter keluar dari ruangan..dokter terlihat sangat sedih..


"keluarga pasien"


"saya suaminya dokter"


semua orang memandang rio..


dokter memandang semua orang dan menunduk..dokter terlihat menghela nafas berat.


"bagaimana istri saya dokter..saya mau lihat"


"maaf pak..bapak harus kuat..kami sudah berusaha semaksimal mungkin pak.."


"maksud dokter apa..dokter..dokter katakan"rio memegang kerah baju dokter


sambil menguncang guncang tubuh dokter..


rezza dan rico menahan tangan rio.


"maaf pak kami gagal menyelamatkan ibu...ibu kehilangan banyak darah..luka dikepalanya cukup parah..kami minta maaf pak"


rio lemas..rio tak mengatakan apapun..rezA dan rico memapah rio untuk melihat jasad sandra..


sandra tampak cantik dalam tidurnya..


"beb..kenapa kamu ninggaln aku..besok kita nikah beb..kamu tega beb.."


rio mengelus rambut sandra..


"yo..air matanya jangan sampai netes.."


"ga..aku ga nangis..dia cantik kan bang"


"iya yo..sandra sangat cantik..iklaskan ya yo..dia sudah ga ngrasa sakit lagi kan"ucap rezza menguatkan..


rio mencium kening sandra lagi..pipinya..rio tersenyum..ketika mencium bibir pucat kekasih ya rio menangis lagi.


"yoo..udah kasihan sandra..nanti dia juga berat"


rezza membantu rio berdiri..rico mengembalikan kain putih yg menutupi jenazah sandra..


diluar davian terlihat lemas..davian tak mengatakan apapun.


davian sangat shock..davian merasa gagal untuk ke 2x.


gagal melindungi adek adeknya..


"aku gagal mom..aku ga bisa melindungi adek adekku.."


"ga dad..daddy ga boleh bilang begitu..ini yg terbaik buat sandra..sandra pasti bahagia sekarang..daddy harus kuat supaya rio juga kuat.."


dengan bahu membahu mereka mempersiapkan pemakaman sandra..


***author sangat sedih nulisnya..efek beberapa hari yang lalu sahabat author pergi untuk selama lamanya😭😭😭"

__ADS_1


***bersambung***


__ADS_2