
malam itu davian dan lintang menjenguk nay..terlihat nay juga lebih segar dari kemarin..tadi siang rezza membawa vano datang berkunjung..baby elery belum bisa keluar dr ruang incubator karena masih membutuhkan perawatan disana.
"bun..bunda mau tau ga siapa yg donorin darah ke bunda"tanya rezza
"siapa dad"
"sandra bun"
"benarkah dad..bunda berhutang budi pd sandra dad"
davian dan lintang tersenyum..
"sandra itu sebenernya baik cuma galak sama cowok...hanya sama sama cowok tertentu aja dia ga galak..apa lagi yg baru dia lihat atau dia kenal..ohhh..bisa dilemparin sepatu kalo ngliatin dia"ucap rezza mengingat sandra
"tp waktu itu di pesta nempel sama daddy"
"iyalah dia udah kenal daddy lama..dia kan sekolahnya sekelas ama rico..terus rumah kita deketan..kalo ga salah dia dateng dr amrik kls 3 sma..bener kan dav"
"he em bener..kasihan dia..dia pasti trauma..itu sebabnya dia galak sama laki laki"
"trauma kenapa dav"tanya rezza
"sebenernya galaknya dia itu untuk melindungi dirinya saja..sebenrnya dia ga se bar bar itu..dia kalo udah tenang halus kok..waktu aku tau dia pertama kali dia lembut..sopan..ga arogan kayak gt"jelas davian
"memangnya dia kenapa dad"tanya lintang
"daddy ga bisa cerita banyak mom..tp ga apalah kalo kaliaan tau biar kalian paham dan bantu saya jaga sandra..sandra kehilangan ibunya waktu sd..om juga meninggal ketika dia usia 15 thn..dia hidup bersama. kami..kami kakak2 nya tak bisa melindunginya mom...saat pulang sekolah dia diculik ol3h kk klsnya dan mendapat perlakuan buruk"
"ya tuhan..daddy serius sandra pernah ngalamin itu"
"iya...setelah kejadian itu sandra minta pulang ke indo..sandra ketakutan disana..jadi momi sering bolak balik jkt amrik..kadang juga gantian ayah yg kesini..kan. aku sama bara waktu itu juga masih sekolah"
terdengar seseorang mengetuk pintu..
rezza membukakan pinti
"hay..baby..."sapa rezza
"hay juga za..lo mau dicekik bini lo panggil gue baby"
"paling gue ga dikasih jatah"
"mesum lo"semua yg diruangan tertawa melihat tingkah mereka.
sandra menaruh buah tanganya dimeja makan lalu menghampiri nayla..
"hay nay..gimana udah enakan kan"
"udah san berkat kamu.."
"ih..ga boleh ngomong gt..siapa tau nanti aku yg butuh kamu"
"terimakasih ya san"
"ia sama sama"
"duduk san"ucap lintang pada sandra..lintang membuatkan teh untuk sandra..
__ADS_1
"lo bawa apaan san.."
"cuma cake sm roti aja..habis gue ga tau kesukaan nay apaan"jawab sandra
"ga papa san lo ga bawa bawa juga aku udah seneng kok"
"ga boleh bilang gitu honey" jawab sandra sama nayla..
"curang lo san..giliran ama bini gue aja lo panggil. honey..gue panggi lo baby lo sewot"
"diem lo mesum"
rezza dan nayla senyum lihat sandra udah mulai marah.
sandra duduk. dimeja makan ditemani lintang..lalu ada tlp masuk..sandra terlihat serius. pd tlp nya.lalu menutupnya.
"maaf kalo numpang kerja bentar. marah ga ni..klien ada yg komplen"
""iya san ga papa..senyamanya lo aja"jawab nayla.
sandra mulai mengutak atik. laptopnya.
davian menghampirinya..
"apa dari MC compeny.."
"bener dav..agak rewel no bosnya..maunya bener bener perfec"
"saya rasa dia cuma mau ngerjain elo san..naksir sama elo kali bosnya..orang td siang udah bilang clear kok sama rio..tanya aja ntar"
"masak sih..ini suruh saya cek ulang.."
"tapi aneh juga ya..kok komplenya ke gue..kan lo bosnya"
"makanya..jangan oon..dibilang dia naksir elo"
"haisst...tapi ga papa lah..dr pada salah lagi gue"
"serah elo..entar kalo dia ngotot..biar rio aja yg pergi..lo ga usah ladenin..kalo dia ngotot mau ketemu elo secara pribadi..lo ngomong..biar gue suruh rio temeni elo..paham..jangan pergi sendiri"
"siap bosku..mau roti"
"boleh..wah ini kesukaan bini gue..tau aja lo"ucap davian..
davian membagi bagika roti dan cake yg sandra bawa..
sandra pun mengambil 1 dan mulai memakanya.
tak lama rio datang..
"masuk yo.."
"malam.semua"
"malam..."jawab mereka serentak..mata rio sekilas melihat sandra.
"gimana mbak..udah baikan.."
__ADS_1
"udah yo..makasih.."
"sukur deh..vano ga dateng mbak"
"dateng tadi siang..".
"curang dia..ga kangen sama on ganteng"
"hemm..narsis lo"nayla tersenyum..
"yo..tadi siang kan lo bilang masalah sama MC compeny udah clear kan..kok sekarang komplen lagi ke sandra..coba kamu bantu. cek"perintah davian
"baik pak.."
rio menghampiri sandra..rio mengelus rambut sandra dan berdiri disamping sandra..tangan satu rio memeluk pundak sandra tangan satunya lagi mengotak atik laptop sandra..
terlihat mereka sedang berbicara..sandra menyuapi rio roti bekasnya..rio pun menerimanya.
lintang memberi kode pada davian..davian mengangkat pundaknya..mereka ber4 saling pandang dan memberi kode.
rio masih asyik dengan sandra bahkan rio meminum bekas sandra juga.
"roman romanya ada cemistry dad"kata lintang pelan..
"jika bener..akan ku nikahkan mereka setelaah ini."
mereka ber 4 pun tersenyum.dan melihat adegan itu..
sepertinya masalah terselesaikan..
rio membuka jasnya dan menitipkan pada sandra..rio juga memberikan ponsel dan dompet nya pd sandra.
mereka ber 4 mlongo.mereka ber 4 makin curiga.
"ga salah lagi dad"ucap lintang.
"sepertinya rio mau pergi mom..nanti kita selidiki"ucap davian
"kok kita jadi kepo dad"
"bukan kepo mom..sandra kan adek daddy"
"iyaa juga ya..tapi kalo sama rio momi setuju..rio kan baik dad"
"iya daddy juga..tapi kalo sedikit mainin mereka kan ga papa mom"kata davian iseng.
"jangan iseng deh dad"
rio berpamitan sebentar untuk sholat dimasjid rumah sakit.
"maaf..sebentar saya ke mushola dulu.."
"oke.."
rio mengelus rambut sandra lagi dan berpamitan keluar..
***bersambung***
__ADS_1
"