
rico terlihat selalu mengembangkan senyumnya.
dia menyuruh rangga untuk mendonasikam beberapa puluh juta uangnya untuk panti asuhan yg iya dan rezza kelola.
rico menatap lembut istrinya..
"honey...taukah kamu aku sangat bahagia"rico mengelus perut istrinya..
"aku juga bahagia pi"
"kamu panggil aku apa"
"papi..kan.mas mau jadi papi"
"kamu tau honey..jujur aku sangat takut jika aku mandul..krn dipernikahan kita yg hampir 2 thn kita blm dikaruniai buah hati"
"sttt..ga boleh bilang gt pi..belum rejeki..mami bakal jaga buah hati kita"
"makasih banyak mi...maaf dulu papi udah pernah nyakiti mami"
"mami tau papi ga sengaja waktu itu kan"
"mi..apakah benar papi harus puasa sampai dd bayi lahir"
"kayak nya ga deh pi..kata dokter kalo dd bayi udah kuat boleh kok..cuma pelan pelan"dina menutup mulutnya malu.
"emang papi kalo main ga pelan ya mi"
"halus dipemanasan..tapi....hehehe..papi pikir sendiri ahhh.."
"mami lucu..menggemaskan".
cup
rico mencium pipi istrinya
tok..tok..tok
"ada yg dateng pi"
"bentar ya mi"
...
rico membuka pintu
"hay.."
terlihat perempuan berpakaian dokter tersenyum dan menyapa rico
rico jadi salting.
"hay mas rico..boleh masuk"
"silahkan"
....
"hay ibu...apa kabar"sapa dokter cantik itu
"baik dok"
rico menggaruk garuk kening nya yang tak gatal.
"gimana perasaanya hari ini bu"
"baik dok..lebih baik dari. kemarin"
"apa ada yg sakit"
"tidah dok saya merasa sehat"
"baiklah..saya dokter livia..asiaten dokter aditya yg menanghani ibu..maaf beliau tidak bisa datang karena ada keperluan mendadak"
"ga papa dok..maaf dok..kira kira berapa lama saya harus tetap di atas ranjang ini"
"saya belum bisa memastikan bu..bisa 2 sampai 3 minggu kedepan..kita lihat perkembanganya ya bu..ibu jangan di bikin stres ya pak.."
"baik.dokter"
"baik saya permisi...mas ga dikenalin ni"
"ohhh...ya..sayang ini....livia..dokter livia ini dina istri saya"
ooo..pantesan dari tadi terlihat grogi..jadi ketemu mantan gebetan..batin dina..
dina tersenyum..
"dina"
"livia"
"senang berkenalan dengan anda dokter"
"saya juga..anda sangat cantik bu"
"trimakasih..panggil saja ya dina dok..biar enak didengar"
"baiklah..."
__ADS_1
mereka diam sejenak..lalu livia pamit..
"baiklah saya undur diri..masih banyak yg harus saya periksa din..lekas sembuh ya..dan selamat saya sangat senang"
"sama sama dokter"
livia pun pamit..dina tersenyum menggoda suaminya.
"jadi bu dokter yg bikin kamu gila waktu itu mas"
"maaf"
"kenapa minta maaf"
"apa masih ada rasa"
rico diam..dia tidak menjawab..karena dia tak tau jawabanya.
"iya ga papa dina ngerti..yang penting gga sampai dalem aja"
"ga lah mi...papi udah punya kalian"
"syukurlah kalo papi ga goyah..sini peluk mami"
dina mengalungkan tengannya keleher suaminya..dan mendekatkan bibirnya ke bibir suaminya..
mencium lembut suaminya...seakan dia tak ingin suaminya dimiliki perempuan lain.
"pi...bolehkah mami serakah"
"apa yang mami mau"
"mama mau hati papi seutuhnya"
"pasti honey..forever"
mereka berciuman lagi..mereka tidak menyadari kalo ada 4 pasang mata yg memperhatikan mereka..
lintang segera menutup mata davian..
dan nay menutup mata suaminya..
lintang berdehem..
"eheeemm"
dina dan rico kaget..dina langsung melepas pelukanya..rico langsung turun dari ranjang..mereka berdua terlihat sangat malu..
"eh..maaf...masuk"
davian dan rezza terkejut
"emang. ada apaan sih" tanya rezza
davian tidak bertanya pada lintang karena dia sudah tau..davian hanya tersenyum
"duduk mbak..mas..bro"
"hemm..gimana keadaan bini lo"tanya rezza
"udah baikan mas..mungkin senin depan udah boleh pulang..cuma harus hati2 dulu"jawab. rico..
"yang sabar..mas doain puasanya lancar"ucap rezza meledek
"apa an sih mas"
rezza dan davian tersenyum paham.
"gimana beb...udah baikan"tanya lintang
"udah lin...tadi ada dokter cantik kesini"
"dokter cantik..siapa"
"mantan mas rico"
"yee...ga ya..kami ga pernah pacaran"jawab rico mengelak.
"tapi mukanya merah"
"din..udah ya"
"emang kamu punya mantan dek"tanya rezza
"enggak kak..pengasuhnya vano yg dulu..dia kerja disini"
"livia..serius"kata nayla
"iya mbak"
"pengen dong ketemu dia..kangen..pasti vano seneng banget"upss nay..pikirkan perasaan dina.
"maaf din"ucap nay lagi
"aku ga papa mbak..lagian kan mas rico ga ada hubungan apa apa kan sama dia..harusnya aku malah makasih sama dia..gara gara dia aku dapet mas rico"
"maksudnya"
"ga mas..ga ada maksud apa apa"
__ADS_1
huffff...hampir aja ketahuan..
****
sifa bangun dari tidurnya..badanya terasa sakit semua...rio bener bener tak memberinya ampun semalam..
rio bener bener melancarkan aksinya..
tapi sifa sangat bahagia..ahirnya dimenjadi istri sepenuhnya rio..
sifa melihat wajah tampan suaminya..bibir tipis..hidung mancung ditambah bulu mata yg lentik membuat wajah limited edition ini terlihat sempurna
"udah puas ngliatinnya"
"maaf"
"kenapa minta maaf..ini milikmu honey"
sifa tersenyum..sifa sangat malu..sifa memasukan tubuhnya lagi ke selimut..
"kenapa ditutupi..aku udah lihat semua kan..udah rasain semua juga"
"bapak kenapa bohong"
"bohong soal apa"
"bapak bilang ga sakit hari itu"
"apakah sakit..kamu mendesah itu..harusnya ga sakitlah"
"pas masukin pertama sakit lah"
"maaf..bagaimana sekarang apa masih sakit"
"perih pak...ngilu"
"maaf..ntar sembuh sendiri kok"
"iya"
"makasih banyak honey kamu sudah percaya padaku"
"kamu suamiku pak
"apakah kamu belum mau mengubah panggilanmu padaku heemmm"
sifa mengeleng
"sampai kapan.."
"sampai buah hati kita hadir disini"
sifa memegang perutnya..
"baik lah aku akan rajin membuatnya"
rio mencium kening sifa..menggesek gesekan hidungnya ke hidung sifa..
sifa mengalungkan tangananya keleher rio..rio ******* bibir sifa..sifa membalasnya lagi dan lagi membuat darah rio bergejolak kembali..
rio melancarkan aksinya untuk yg kedua kali
sifa pasrah..ya ini memang hak nya..batin sifa..
rio menyatukan tubuh mereka kembali dan menyelesaikan tugasnya...beberapa kali sifa meloloskan desahanya membuat rio semakin bersemangat.
ahirnya rio pun tumbang dibarengi dengan semburan benih benih cinta rio mengalir di rahim sifa..
sifa tersenyum..rio juga tersenyum..rio mengecup kening istrinya yang penuh keringat..
"makasih banyak honey...i love u"
rio memangut bibir istrinya kembali..
"mau mandi apa masih mau bobo"
"sifa mau mandi pak"
"baiklah..mau aku bantu"
"ga sifa bisa sendiri"
sifa mencoba bangun tapi.."aaahhgggg"
rio tersenyum..
"sini aku bantuin"
rio menggendong istrinya ala bridal staly..
rio menurunkanya di bak mandi..rioenyuruh sifa berendam air hangat..agar sedikit menghilangka rasa sakit dan capeknya..
rio juga ikut masuk dan ikut ikutan berendam.
"kok bapak ikuta"
"ga apa...aku mau lagi beb"
"haaahhh...ampun pak"
__ADS_1
rio tak menghiraukan rengekan sifa..rio tetap melancarkan aksinya..mengempur sifa habis habisan.
**bersambung***