Haruskah Aku Merelakanmu

Haruskah Aku Merelakanmu
kehamilan lintang..


__ADS_3

lintang semakin manja pada davian..kemana pun davian melangkah rasanya dia pengen ikut.


"honey...hari ini aku ada meeting penting dikantor..kamu baik baik ya dirumah..kamu mau ngantor ga hari ini"


"aku ikut.."kata lintang manja..


"heemmm...baiklah..."


davian tak mau membuat istrinya menangis lagi.


kemarin lintang sudah menagis karena davian tak mau mengajaknya keproyek..disana alasanya bahaya.


ya..perusahaan davian yg bergerak dibidang kontraktor sekarang sedang menangani pembangunan salah satu hotel milik perusahaan asing klien davian.


heeemmm...ada apa denganya..batin davian.


sesampainya dikantor lintang pun enggan ditinggal ke ruang meeting..


tapi dengan lemah lembut davian pun memberi penjelasan..bahwa dia ga akan lama.


ahirnya lintang mau menunggu diruangan davian.


lintang bosan..dia ingin keluar mencari makan.


lintang melihat seseorang yang tak asing.


ya..itu rio..adek angkat mbak nay..


rio bekerja pada bara waktu bara masih ada.dan sekarang dia bekerja pada davian sebagai manejer keuangan.rio sangat pandai..bahkan sekarang dia bisa bekerja sambil kuliah..dia mengikuti saran davian untuk selalu menuntut ilmu selagi bisa..


uuuuwwuu..suamiku emang best..batin lintang cengesan.


"hayy...rio kan"


"eemmmm...mbak lintang"


"bener.."


rio tau bahwa lintang adalah kekasih bara semasa masih hidup


karena yg memberinya pekerjaan adalah bara..dan davian adalah kakak bara yang menikahi lintang.


ah rumit jika dijelaskan.


"kamu apa kabar yo..wah..kamu makin oke"


"makasih mbak..mbak apa kabar..mbak nay gimana"


"kamu sibuk ya..sampai ga sempet tukar kabar.."


"iya mbak..pulang kerja aku masih harus kuliah..pak davian mensuport saya...untuk tetap belajar"


"mbak nay udah ketemu sama daddynya vano..mereka udah balikan sekarang.


mbak nay udh ga di sby..udah dijkt ikut suaminya..ntar kamu main kesono kalo sempet..emang ga kangen ama vano"


"kangen mbak..anak pinter itu..suka ngompolin aku hahaha"


"dia udah keren sekarang..bha asingnya udah top"


"haha iya mbak ntar kapan kapan aku kesana..kalo libur..jadwal padat banget"


"ijin aja sama pak davian"


"saya aja jarang ketemu beliau mbak"


mereka ngobrol sambil makan..rio menolak ketika lintang mau bayar.


"mbak aku aja..kan sekarang aku dah punya penghasilan"


"haha..iya iya sombongnya..masih suka ayam betutu"


"hah..itu paporit mbak hehehe"


***lintang kembali keruangan suaminya dengan membawa makanan untuknya


"honey..dari mana aku cariin"

__ADS_1


"cari ini beb..kamu laperkan"


"kamu memang selalu tau aku honey.."


davian mendekati lintang dan mengecup bibir lintang sekilas.


"tadi aku ketemu rio..manejer keuanganmu.dia itu adek angkatnya kakak"


"iya..kapan hari itu kan kamu cerita.."


"benarkah..aku lupa"


davian makan dengan tenang..lintang menemani sambil main hp..


drrt..drrt..drrtt..


"beb..rico telp"


"angkat aja siapa tau penting"


"okee"


***


"asalamualaikum mas rio"


"waalaikumsalam lint..kata mbak nay kamu cari aku"


"iya..aku mau nanya soal livia mas...apa mas tau sesuatu tentang dia"


"maksud kamu"


"emm..jadi gini mas...salah satu temen aku kehilangan adeknya sekitar 18 atau 19 tahun yang lalu..dia pernah kasih tau aku ft masa kecil adek ya..adeknya itu pakai kalung yg sama seperti yang livia pakai..aku hanya mau tanya..mungkinkah livia itu...."


"bisa jadi lin..soalnya via pernah cerita bahwa orang tau yg membesarkanya itu orang tua angkatnya."


"benarkah mas..."


"iya"


"mas ga bohong kan"


"eemmm mass..kita harus gimana"


"kamu kasih tau temen kamu..ntar aku kasih tau livia..kita atur tempat dimana mereka bisa ketemu.."


"oke thanks ya mas.."


"oke sama sama lin..salam buat hubby mu ya"


"siap bosku"


tuuutttt...


"kenapa han"


"itu soal livia..mungin dia adeknya dewa yang hilang beb"


"ooo...sepertinya aku harus kabari dewa nanti"


"emm"


"kenapa..denger nama dewa kok musam gt"


"ga..aku malah mau maksih ama dia"


ucap davian senyum senyum mesum


"cukup baby..kau mesum"


****


sampai dirumah lintang langsung kasih kabar sama dewa..dewa sangat bahagia..walau pun iti baru kemungkinan.


lintang melihat kalender..ehh..kenapa aku ga dapet dapet ya..


atau jangan jangan..

__ADS_1


hah...semoga saja benar..


"beb...masih lama ga dikamar mandinya"


"ga..ini aku dah kelar..kenapa"


davian keluar kamar mandi menggunakan kaos oblong dan celana trening..


davian masih memegang handuk kecil untuk mengeringkan rambutnya.


"beb...eemmm...mau nganterin aku ga"


"kemana sayang..malam malam begini"


"keapotik"


"apotik..kamu mau beli apa..biar aku suruh orang belikan"


" ga beb..aku pengen beli sendiri..mau ya anterin"


"oke...ayo"


davian tidak pernah menolak apapun keinginan lintang.


diapotik lintang menyuruh davian menunggunya dimobil..dia ga mau davian tau apa yg dibelinya.


sesampainya dirumah lintang menyuruhnya menunggunya diruang tamu..lintang masuk kekamar mandi dan melakukan sesuatu..


semoga felling ku benar..


dengan menyebut nama allah dalam hatinya lintang mencelupkan alat itu ke air seninya.


ditunggunya beberapa saat..


dan hasilnya garis merah 2 disana pertanda positif..


lintang menangis bahagia..ternyata kamu sudah hadir sayang..lintang mengelus perutnya.


lintang keluar kamar mandi dan senyum senyum.


lintang langsung duduk dipangkuan suaminya.


lintang menatap wajah davian tanpa berkedip..lintang mengembangkan senyumnya.davian curiga.


"sayang..kamu kenapa"


"ga..aku ga kenapa napa beb"


"itu senyum senyum..biasanya kalo gini ada yang kamu mau dari aku"


"aku ga mau apa apa baby..aku sudah mendapatkanya sekarang.."


"heeemmm...sengguh..apa itu"


"kamu sungguh ingin tau"


"tentu sayang.."


lintang mengambil tangan davian dan menaruh diperutnya..


"beb..disini ada buah cinta kita"


davian diam..davian terkejut..davian tersenyum


"serius sayang"


"heemmmm..."


"aku mau jadi daddy"


"hemmmm"


"kamu ga bohong"


lintang merogoh kantong celananya dan memberikan hasil tespack nya.davian melihatnya dan tersenyum.


"honey...kamu tau ini hal terindah dalam hidupku. setelah kamu"

__ADS_1


mereka berciuman mesra..davian sangat bahagia..begitupun lintang..


***bersambung**


__ADS_2