Haruskah Aku Merelakanmu

Haruskah Aku Merelakanmu
obat trauma


__ADS_3

sandra membereskan sisa makanan mereka..sandra mencuci piring dan rio membereskan meja..


"beb...kita besok le kerumah mbak nay..apa gimana...tadi bilangnya ya"


"iya..nay simpan baju nya di rumahnya..rezza kan ga ijinin dia kerja diluar..jadi dia tawarinya sistem online..kalo ada yg minat yg paling dateng kerumahnya"


"ooo....yg sebelah kiri jalan itu kan ya beb..butiknya..sambung ama rumah utama"


"he em.."


"beb..sini"


sandra duduk disamping rio..


"kamu gugup"


"he em"


"boleh aku tanya sesuatu"


"apa"


"tentang waktu itu"


sandra diam..sandra memainkan kukunya.


"kamu jangan takut..kalo kamu ga cerita mana aku bisa bantu kamu nglupainya"


"dia paksa aku yo..dia cekik aku..tampar aku..lalu ikat aku..setelah ituu...dia melakukanya"


sandra menangis dan menekuk kakinya..


rio memeluk sandra.


"sstttt....aku akan bantu kamu lupain itu..kamu mau"


"iya.."


rio menyuruh sandra duduk dipangkuanya..


rio mencium kening sandra dan memeluknya.


"ssttt..tenangkan dirimu oke..aku akan menemanimu tidur"


rio mengendong sandra ke ranjang..membaringkan tubuh sandra..


"beb..sebaiknya kamu lepas bra mu..ga bagus buat kesehatan PD mu"


"iya..tapi kamu keluar.."


"lepas..didalem selimut aja..aku ga akan lihat"

__ADS_1


sandra tersenyum.dan menurut..


sandra memberikan bra nya pada rio..rio tersenyum..rio memasukan bra sandra ke paper bag baju kotor sandra.


"beb..bra mu gede banget apa isinya juga gede"


"mesum...ga tau"


"ya kan aku penasaran beb"


sandra tersenyum dan memalingkan wajahnya..


"beb..aku serius"


"kok kita jadi bahas dadaku..nanti kamu pengen"


"jujur pengen lah beb.."


"udah sana.."sandra menutup tubuhnya sebatas leher..


"lihat boleh ya beb"


"tapi ga pegang"


"ya ga janji beb"


"ya ga jadi kalo gitu..udah sana"


"loh..kok.ikutan bobo sini"


"la aku mesti bobo mana"


"sofa lah"


"ga mau orang aku mau peluk kamu.."


"cuma peluk ga macem macem"


rio tersenyum lalu memeluk sandra..sandra menyambut pelukan rio..


"kamu takut ga kalo posisi kita kayak gini"


"ga.."


"aku mulai ya"


"mulai apa"


"bantu kamu lupain masa lalu kamu.."


"caranya"

__ADS_1


"yg harus kamu inget..bahwa laki laki yg nyentuh kamu hanya aku..rio..kekasihmu..suamimu"


rio mencium kening sandra..mencium kedua mata sandra..mencium pipi dan hidung sandra..lalu mencium bibir sandra.. mereka saling memangut..saling menyapu bibir masing masing..


tangan rio mulai mengelus perut sandra..sandra sangat gemetar. .bayangan itu datang..


sandra langsung membuka matanya dan mendorong rio..rio semakin kuat menangkap sandra..sandra menangis dan menggeleng gelengkan kepalanya..


"san..buka matamu"suara rio halus..


"lihat..ini aku"


"lihat..jangan memejamkan matamu..lihat ini aku yg melakukanya..bukan dia oke..aku kekasihmu..jangan takut honey..aku tak akan menyakitimu"


sandra berusaha tidak mejamkan matanya ketika rio mencumbunya..rio melakukan apapun yg dia mau..rio menciumi leher sandra..tapi tak meninggalkan jenak disana..


"apa dia menyakitimu disini baby"


"iya dimencekiku.."


"sekarang bekasnya sudah ada lagi..aku sudah mengapusnya..sekarang yanga da adalah bekas ciumanku..oke"


sandra menganguk dan meneteskan air mata.


rio tersenyum..lalu mendaratkan ciumanya ke bibir sandra lagi.


rio terus mencumbu sandra..ketika rio.menyatukan tubuhnya ke sandra terdengar jeritan sandra..sandra meronta..mata sandra melihat ke atas dan menjerit ketakutan..sesekali sandra menutup mata dan mengeleng gelengkan kepalanya.


rio dengan sabar menyuruhnya membuka mata..


dan melihat nya...


rio menyuruh sandra memeluk lehernya..


"jangan tutup matamu honey"


rio melanjutkan tugasnya..hentakn demi hentakan rio lakukan...


ahirnya malam itu rio sukses menghapus trauma sandra..walau belum semuanya.


rio memeluk sandra..sandra tersenyum.


"apa sekarang kamu masih takut"


"ga.."


"tidurlah honey..aku akan menjagamu..dan terima kasih banyak kamu sudah percaya padaku"


"he em"


mereka pun tidur berpelukan sampai pagi..

__ADS_1


***bersambung***


__ADS_2