
lintang kembali kembali ke hotel tempat dia menginap..dibukanya aplikasi di henfonya..dan mengirim pesan ke kakaknya
lintang
"kak..lintang udh ketemu rico"
nayla
"terus apa kata rico"
lintang
"mas rezza ga papa kak...urusanya juga dah kelar..malam ini sampai surabaya"
nayla
"alhamdulilah dek..kakak seneng bangey..thaxs ya sayang kuππππππ"
lintang
"oke..tapi lintang besok langsung otw bali ya kak..lintang ga mampir ke tempat kakak..peluk cium aja buat baby vano..mama sama ayah ya"
nayla
"ya...kenapa"
lintang
"aku dicariin curtamer kak"
nayla
"dasar mata duitan"
lintang
"bukan gitu baby..aku kan harus profesional"
nayla
"iya..iya selamat istirahat adeku sayang"
lintang
"duh..iya yg bentar lagi ketemu"
nayla
ππππ
lintang mengahiri chat nya..dan melamun..
"mas bara kamu dimana..lintang kangen"
lintang menangis dan memeluk henfonya"
jika sendiri lintang terus teringat masa masanya dengan bara..
bara adalah laki laki satu satu nya yang mampu membuat lintang jatuh cinta...
"mas lintang kangen"
****
surabaya
setelah mendapat kabar kedatangan rezza nayla berharap harap cemas..semoga mas rezza langsung kesini harap nay.
drrrt...drrt..drrt..
"assalamualaikum mas.."
"waalaikumsalam..hay honey"
"mas dimana"
"dihati kamu"
"mas serius"
"mas serius..emang mas ada kan dihati kamu"
"itu ma dari dulu atuh mas"
"la itu.."
"maasssss...ihhh..nyebelin"
"baby boy ku mana bun"
"ga kasih tau..mas dimana dulu"
"mas lebih nyaman kalo bunda panggil mas daddy"
"kenapa"
"berasa ada baby boy diantara kita..dan itu bikin kita tambah kuat bun"
"iya iya daddy nya baby boy..bunda kangen dad"
"bener"
__ADS_1
"iya"
"ntar kalo bunda dateng bunda mau kasihapa"
"bunda masakin yg sedap sedap"
"bener lo.."
"iya"
"ya udah buka pintunya"
"daddy udah didepan"
"iya"
tuuutttt...
nayla langsung berlari kearah pintu gerbang..nayla tak menghiraukan kedua orang tuanya yang melihatnya heran.
nayla senyum senyum seperti abg yang kasmaran..nayla mencium tangan rezza seperti seorang istri yang menyambut suami nya pulang kerja.
rezza mencium kening nayla.
mereka saling melempar senyum.
nayla menggandeng tangan rezza dan mengajaknya masuk.
rezza menangkap muka kedua orang tua nay yg seolah tidak menyukainya.
"assalamualaikum..malam ma..yah"
"waalaikumsalam.."
vano yang melihat daddy nya datang langsung menghampur kepelukan rezza..
"daddyyyy"
"sayang..daddy kangen nak"
nayla dan kedua orang tuany tersenyum melihat itu.rezza duduk didepan kedua orang tua nay..vano sudah pandai bicara..dan menceritakan semua yg dialaminya selama.daddy nya pergi.
vano meminta daddy nya tidur disini bersamanya.
kedua orang tua nay saling melihat lalu ayahnya nay membuka suara
"kalian tau kan..kalo kalian lagi ga halal"
"iya yah..kami tau"kata rezza
"kamu boleh nginep..tapi tidur di kamar tamu..kalo bawa vano..bawa aja"
"iya yah.."jujur rezza agak sedikit takut
"baik yah.."
nayla beranjak dari tempat duduknya..vano mengikutinya.vano sangat antusias karena malam ini dia akan tidur bersama daddy nya.
suasana menjadi ga enak..lalu rezza membuka suara
"sebelumya ezza minta maaf yah..karena ezza udah menyakiti ayah dan mama waktu itu"
"kami sudah memaafkanmu za..itu juga demi vano"
"yah..ma..maukah ayah danmama merestui ezza untuk rujuk dengan nay"
"maaf za..bukankah kamu sudah mengembalikan anak saya kepada saya..lalu kenapa sekarang kamu memintanya lagi"
"saya sangat mencintai nay yah"
"mencintai kamu bilang..kamu ga percaya sma anak saya..lalu kenapa kamu bilang mencintainya"
"rezza minta maaf yah"
"ayah sudah memaafkanmu za..tapi untuk memberikan anak kami kepadamu lagi maaf ayah ga bisa..ayahbisa kok za jaga nay tanpa kamu"
"yah..jangan gitu..ezza sama nay saling mencintai"
"cinta tak ada kepercayaan buat apa za..kamu meragukan istrimu..berarti kamu meragukan didikanku"
"maafkan ezza yah..beri ezza kesempatan satu kali lagi"
"lalu..jika nanti nay melakukan kesalahan entah disengaja apa tidak kamu akan mengembalikan lagi padaku..mau berapa kali kamu seperti itu"
"maafkan ezza yah..ezza udah salah..kali ini ezza akan lebih hati hati mengambil keputusan yah..tolong beri kesempatan ezza untuk menebus kesalahan ezza"
"aku beri kamu satu kesempatan za untuk membahagiakan vano..tapi tidak untuk kembali pada anak saya"
orang tua nay beranjak dari duduknya dan meninggalkan...rezza termenung dan ingin menangis..rezza ga tau harus ngomong apa..hatinya hancur mendengar keputusan orang tua nay.
nayla yg mendengar semua pembicaraan kedua orang tuanya menangis tersedu sedu.
nay dan vano mendekati rezza di ruang tamu..nay langsung memeluk rezza.
"mass"
"husst..jangan nangis..kasihan vano..kita bicarakan ntar ya..kalo vano dah bobo."
"iya"
"hapus air matanya"
__ADS_1
nay mengubah dirinya menjadi ceria..
"dedek.ganti baju bobo yuk.."
"yuk nda.."
"mas bawa aja kopernya ke kamar..."
"oke..honey"
nay membawa masuk vano kekamarnya dan menganti baju vano..
"dek..nanti bobo sama daddy..tapi bunda ga bisa ikutan"
"kenapa bun"
"ayah pengen berdua doang sama dedek"
"kenapa bun..daddy ga kangen sama bunda"
"kangen..cuma malem ini daddy cuma mau sama vano..ga mau diganggu katanya"
"okelah..nanti vano kasih tau daddy ya"
"ga usah..nanti bunda bilang sediri aja sama ayah"
nay mengantarkan vano kekamar daddy nya.
"daddyyy.."
"hay jagoan daddy...mau langsung bobo apa main dulu"
"main daddy"
"mau cerita aja daddy"
"ya udah..cerita apa sayang.."
"daddy..vano mau cekolah"
"oh ya..emang udah berani sekolah.."
"bani dad..bunda buyum kasih dad"
"tunggu ulang tahun satu kali lagi ya boy..nanti daddy kasih vano sekolah..gimana"
"oke daddy..vano sayang daddy"
vano mencium pipi daddynya..
nayla tersenyum melihat interaksi itu..indah bange rasanya..nay mendekati vano dan menciumnya..
"dedek ga nakal lo ya"
"ciap bunda"
"mas aku tunggu diluar ya"
"ya sayang"
beberapa menit kemudian
rezza keluar dari kamar dan menghampiri nay diruang tamu..
"bun.."
"dad...bunda kangen.."
nay langsung memeluk rezza..nay menangis..air matanya membasahi kemeja rezza.
"husst..jangan nangis..semua akan baik baik saja bun...kita berjuang bareng ya buat dapat restu dari ayah sma mama"
"iya"nay melepas pelukannya
"daddy dah makan.."
"belum bun..daddy laper"
"ayo bunda siapin"
nay menyiapkan makan untuk rezza..
tiba tiba ayanya nay keluar kamar dan menuju dapur.
"kak..kamu masuk kamar..biar ayah yang nemenin tamu kita"
duuhhh.....sakit nya..ingin rasanya nay menangis disitu..ingin rasanya nay mengatakan bahwa nay mencintai mas rezza ya..
ingin rasanya saat itu nay bersimpuh dihadapan orang tuanya untuk merestui cintanya..
rezza melihat nay dan mengangukkan kepalanya.nay menurut dan masuk kekamarnya.
"kak..henfon kasih mama ke kamar.."
"iya yah"
waduh gimana pacaran .sampai henfon disita..bener bener mantan mertuaku..
aagghhh...mami papi tolong rezza..cinta ezza terhalang restu mi..pi
**selamat berjuang ya babang rezza***
__ADS_1
apakabarnya ya cinta nay dan mamas bara..kita intip yuk..
**bersambung**