Haruskah Aku Merelakanmu

Haruskah Aku Merelakanmu
hot daddy..


__ADS_3

"pagi mbak.."


lintang duduk dimeja makan dan menyapa ART kakanya yg sedang membersihkan dapur.


"pagi non"


""makanan banyak amat mbak..siapa kasih"


"ga tau non..kayaknya bapak deh yang bawa"


"heemm..bapak?..bapak siapa"


"itu mbak yang lagi main sama den vano"


"hah..mana"


"itu di taman"


lintang mengedap endap melihat siap yg dimaksud bapak sama ARTnya.


"oooo..hihihi"


"kenapa non"


"oo..itu daddy nya vano..pasti dikerjain kakak mbak..hahaha lucu juga"


"kok lucu sih non"


"mbak ga paham ya..kebayang ga mbak gimana bingungnya mas ku nyari makanan sebanyak ini..beda jenis..pasti beda tempat..pagi buta pula..hahahahaha"


"saya ga ngerti non.."


"ya ampun mbak..ya udah kalo mbak ga paham..yang penting kita harus happy..kita dapet rejeki nomplok..hahaha..mbak kalo mau makan ambil aja mbak..ambil..ni..jangan takut"lintang menyodorkan beberapa makanan sama ART itu.


"iyo non..nanti mbak ambil"


"mbak anaknya ada berapa"


"3 non"


"3 mbak..kayaknya mbak masih muda"


"iyo non..mbah nikah muda dijodohin"


"hah..hari gini mbak.. dijodohin"


"ga papa non..bapak e anak anak baik kok"


"oo..iya..iya..anak mbak bisa makan ini kan"


"bisa non"


"mbak taroh belakang dl..ntar bawa pulang..kalo mbak mau makan ambil yg disini aja ya"


"iya makasih banyak ya non.."


"mbak..pernah lihat kakak ku marah apa nangis gitu mbak"


"ga non..ibu ga pernah marah..kalo nagis pernah..tapi saya ga tau masalahnya apa..terus saya ga berani nanya"


"oo..kakak emang ga pernah marah mbak..tapi sekali marah..ya begini ini akibatnya hahaha kocak kocak"


"begini gimana non"


"mbak ga paham ya..ga usah dipikirin kata saya mbak..ini ambil ya..simpen dulu"


"makasih non"


"heem"

__ADS_1


lintang menyerahkan satu buah box pizza dan beberapa kue pie bali


"mbak..bikinin aku teh ama kopi buat masku ya..ntar bawa ke teras..sama kue ini juga ya..oia kopinya jangan manis manis oke"


"baik non"


lintang senyum senyum sambil mengunyah hotdog..berjalan menghampiri rezza dan vano


"pagi baby gemes..pagi daddy"


"pagi juga lint"


"kamu ada disini to"


"iya mas..kemarin habis ngurus pesta dokter sindy capek banget..ya udah numpang sini aja"


"ooo..."


"mas ga kerja"


"aku minta cuti satu minggu..aku mau main sama baby boy ku"


"misi non"


"oo..ya..taroh sini mbak"


"mass..duduk sini..vano anteng kok kalo di kasih mainan ini.."


"okey.."


lintang rezza dan vano duduk dikarpet..vano asik memainkan mainanya..


"dadi..tii"


"ya sayang vano mau apa.."kata lintang


"mam.."


rezza hanya melihat lintang melayani anak nya


"thank u lin..kamu udah sayang sama anak aku"


"mas lupa dia ponakan aku"


"kamu jangan ikut ikutan jutex dong lin sama aku"


"hahahahahaha..."


"kok ketawa"


"ga..emang ceritanya gimana mas..kok mas bisa bawa makanan sebanyak itu.beda jenis..beda tempat..pagi buta pula"


"itu ma belum seberapa lint..dibanding rasa sakit yang udah aku kasih ke kakakmu"


rezza menunduk..


sesekali dia bicara pada vano


lintang menatap rezza dan tersenyum..rezza membuang pandanganya jauh..rezza ga mau lintang tau apa yg sebenernya ada dalam hatinya.


"mas masih sayang sama kakak"


"banget lin"


"kalo gitu perjuangkan"


"makasih lint..mas akan berusaha sebisa mungkin"


"kakak juga sayang banget sama mas..yg terjadi antara kalian hanya salah paham..mas bisa pakek vano sebagai senjata..mas tenang aja"

__ADS_1


"tapi dia jutex banget lint.."


"hahaha..gitu aja mau nyerah..santai bro..tunjukan pesonamu.hahaha..mana babang rezza sang captain yang digandrungi banyak cewek..masak cuma di jutekin aja down...sekarang aja udah jadi hot daddy hahaha"


"sialan lo lin..ketawain mas lo..kualat ntar"


"hahahaha...mas..jujur lintang masih penasaran gimana ceritany mas bisa bawa makanan sebanyak itu"


"itu kakakmu yg minta..sebagai syarat dibukain pintu..kalo kurang satu aja dia bilang ga mau bukain..,"


"baaaahahahahahahhahha..bener mas..hahahaha"


"iya..jahat lo lin"


"hahah..ntar dulu..ntar dulu..astafiruah..kocak kocak"


rezza diam dan tersenyum


"mas takut sama kakak"


"mas cuma takut kehilangan dia lagi lin..mas ga mau jauh jauh dari kakakmu dan vano"


"iya..lintang ngerti..mas yg sabar..ini ujian buat mas..lintang yakin kalian pasti happy ending kok"


"makasih lint...oia lin kok kemarin bara datang..dia mau ngajak kakakmu balikan"


lintang melirik rezza dan tersenyum


"kenapa..cemburu"


"ga tau"


"sebenernya bara kesini buat aku mas..bukan buat kakak"


"hah..maksudnya"


"ya..buat aku"


"kalian pacaran"


"iya.."


"oh ya...wah..hebat juga tu bocah..kakak iya adek iya"


"ga gitu mas..lebih tepatnya kakak masa lalunya..adek masa depanya hehe"


"pinter kamu sekarang..dulu waktu kerja sama mas aja kamu kayak tikus masuk air"


"ya..dulu kan masih takut mas.."


"sekarang"


"udah ga..kan lintang punya senjata"


"kamu itu.."


"kayaknya waktunya baby vano maem deh mas..sini sayang auty suapin"


lintang mengendong vano dan meletakanya di babycare.


"sini lin..biar aku aja yg suap"


"bisa mas.."


"bisa..aku dah janji sama kakakmu mau jaga baby boy seharian"


"okey..mas bener bener hot daddy..s3mangat mas..bikin hati kakak luluh haha"


"kamu itu"

__ADS_1


lintang pergi meninggalkan ayah anak itu..sebelumnya lintang memotret kebersamaan ayah itu dan mengirik ke kakak nya dengan caption "hot daddy..nikmat mana yang kau dustakan...lintang aja meleleh masak kakak enggak"😍😍😍😍


**bersambung***


__ADS_2