
rasa memiliki yang tinggi membuat nayla semakin posesif terhadap rezza...rezza bener bener dikurung dikamar sama nay selama seminggu ini..
rezza mati matian menahan hasratnya...rezza adalah laki laki yang normal..nay tidak pernah menolak sentuhan sentuhan rezza.tapi rezza bukan laki laki brengsek yang memanfaatkan keadaan.
rezza sangat menjaga nay..
"sayang...aku milikmu kamu tau...aku ga kan pergi kemana mana..bicaralah...jangan mendiamkanku seperti ini.."
nay masih memainkan kancing kemeja rezza
"kamu boleh pakai semua bajuku..oke..boleh
makan sepiring denganku..mau mandi bareng juga boleh..mau apa aja bunda boleh...tapi bunda ngomong ya..."
nayla masih diam..lama lama rezza jengkel juga..diciumnya bibir nay dengan rakusnya..dilumatnya bibir itu..digigitnya pelan bibir nay..nay sama sekali tak membalas..nay juga tak menolak..
rezza semakin frustasi..
ahirnya..
rezza melepaskan ciumanya dan memeluk pundak nay..rezza mengangkat dagu nay..dan memaksa nay menatap matanya..
"will you merry me"
rezza mengatakan itu..tak lama nayla tersenyum dan menjawab" yes..i will"
rezza langsung tersenyum dan keluar kamar mencari putranya..rezza jingkrak jingkrak seperti author yang habis dapet arisan..
rezza langsung berlari mencari mami dan vano..rezza ga sabar menyampaikan kabar gembira ini.
"vanooo...baby boy.."
vano berada dikamarnya bersama livia pun terkejut mendengar daddynya treak treak mencarinya.
"ya dad.."
vano yang merindukan daddy nya langsung memeluknya..vano dan rezza menagis..rezza menciumi putra semata wayang nya..
mami rezza melihat adegan itu..kalo rezza udah boleh keluar kamar berarti ada berita bagus.
"ada apa mas"tanya mami rezaa
"mi..rezza bahagia sekali mi.."
"kenapa sayang.."
"nay mau menjawab apa yang rezza katakan mi..nay mau bicara lagi.."
"menangnya apa yang kamu bicarakan denganya.."
__ADS_1
"aku mengajaknya menikah mi..dan dia langsung menjawabnya..yes i will..."
rezza memeluk ibunya..ibunya sangat bahagia..
"miii...rezza ingin segera menikahi nay lagi mi..mi rezza ga mau jauh dari anak istri rezza lagi"
"baiklah sayang..biar adekmu yg urus semua"
rezza menggendong vano menemui bundanya.
vano memegang tangan nay dan mencium hidung bundanya.
"bunda...bunda ga marah lagi"
"ga"jawab nay singkat dan tersenyum
"bunda..vano kangen bunda"bocah kecil itu memeluk bundanya..bunda yang dia rindukan..
"bunda..apakah bunda tau..aku sekarang pandai berhitung..membaca alquran dan aku sudah bisa ngobrol banyak dengan uncle davian(yang berarti bahasa asing vano udah mulai bagus).
nay tersenyum..
"apakah bunda mau makan bersamaku.."
"ya.."
livia membantu nay mandi dan berpakaian..nay masih tidak mau memakai pakaianya sendiri..dia memilih kaos oblong rezza yg kebesaran.
nay memang baru mau bicara sepatah dua patah kata..tapi itu sudah sangat membuat keluarga rezza bahagia.
rezza mengandeng nay menuruni tangga..membawa nay duduk dimeja makan bersama orang tua rezza.rico memang sedang tidak datang..dia mengurusi proyek ayahnya diluar kota.
rico lebih sibux sekarang.karena rezza meninggalkan banyak pekerjaan untuknya.
tapi dia tak mau melupakan kesempatan untuk tetap menggoda livia..dia masih sempet mengirim pesan pesan sok romantis pada via.tapi via jarang menanggapi..dia berfikir rico hanya menggodanya..ga penting pikir via.
**berita kesembuhan nay sudah sampai pada keluarga nay yg ada dikampung..sejak nay dibawa oleh keluarga rezza ..orang tua nay memilih kembali ke kampung..
maminya rezza meminta kedua orang tua nay untuk datang kejakarta..
nay sudah mau makan sendiri..nay masih menunduk..
"jangan malu sayang..mau mami suapin"
nay menggeleng..
"mau daddy yang suapin"
"ga"
__ADS_1
omo...cuma sama rezza dia mau mengeluarkan suara...astaga..
kedua orang tua rezza hanya tersenyum.rezza membawa nay kekamar..malam ini vano diperbolehkan tidur bersama bundanya..
nay ditidur dipeluk olah dua pria kesayanganya.
nay meresa sangat bahagia..
**bali
"honey..kau keterlaluan...mana flasdiks yang aku titip kemarin"omel davian pada intang sambil berkacak pinggang
"aku sungguh lupa beb..maafkan aku"ucap lintang sambil mengacak acak tasnya..
"honey..kau tega padaku..aku harus membuat ulang desainku.."
"jika harus aku akan menemanimu sayangku"ucap lintang sambil merayu
"maaf honey hari ini rayuanmu ga mempan"
"benarkah..."lintang mengalungkan tanganya ke leher suaminya...davian tidak menghiraukanya..
"apakah kau mau memakanku sekarang"
rayu lintang sambil mengedip ngedipkan matanya..
davian masih diam...mana bisa davian menolak rayuan istrinya..davian langsung menerkam tubuh istrinya..davian mendaratkan ciuman dibibir lintang..ciuman yg mulanya lembut menjadi sangat panas..yangan davian juga Sudah ada didada istrrinya...
tiba tiba lintang tersadar.
"wait..honey"
"ada apa sayang"
"aku ingat dimana aku taruh flasdish mu"
lintang melepaskan pelukan suaminya..dan segera beranjak dari sofa tempat mereka bercumu.
"whaatt"
lintang langsung keluar kamar dan berlari.
davian berteriak
"honeyyyy...kau menyiksaku"
kalian bisa banyangkan kan sakitnya kepala davian.
lintang memang pandai memepermainkanya..walau tak sengaja.
__ADS_1
hahahahaha
***bersambung**(