Haruskah Aku Merelakanmu

Haruskah Aku Merelakanmu
seperti backstret..


__ADS_3

perusahaan sedang mengalami masalah yg serius..


davian meminta rio dan sekertarisnya ke ruanganya..eli juga terlihat disana..


ada beberapa kepala keamanan juga ada disana.


mereka telihat sedang mengotak atik komputernya..


"ya..ya..pak..coba berhenti disitu"ucap rio memberi tahu kepala keamanan itu


"saya rasa dia orang nya pak"


apa.yg mereka bicarakan eli dan sifa tidak mengerti.


"trimakasih atas kerja sama nya pak..bpk bisa kembali bekerja ucap rio"


...


davian terlihat menahan emosi..


"sebaiknya kita perjelas pak..agar mereka berdua lebih waspada"


"kamu benar rio"


"sifa eli kemari.."


"kalian tau siapa yg ada di cctv itu"


"iya pak..tapi seperti nya mereka masuk dijam pulang kantor pak..dr mana mereka masuk pak.."


"mereka masuk mengunakan cart kan


berarti ada 2 kemungkinan..mereka mencuri cart..atau mungkin ada penghianat diantara kita.."


"maksud bpk"


"kenapa dua sekertaris ini oon sih"


nada bicara rio sudah mulai meninggi


"kalian dengarkan saya baik baik...data perusahaan sedang disabotase..kalo dalam waktu 3 hari kita tidak menemukan aslinya..maka kita kehilangan proyek kita yg ada dijepang"


"maksud bapak disabotase apa..apakah data kita dipalsukan begitu..saya rasa waktu kita dikota B sifa mengerjakanya dengan benar..bpk juga sudah memeriksanya kan..dan boleh di email kata bapak"


"apakah kamu waktu itu menyimpanya sifa..atau kita punya salinannya.."


"sifa masih simpan pak..sebentar"


sifa keruanganya dan mengambil.sebuah flasdisk....sifa mulai mengotak atik komputer bosnya..davian eli dan juga rio hanya memperhatikan sifa bekerja..


"ini kan pak..ini tertera tanggal jam.dan bagaimana bos perusahaan itu menandatanganinya.."


"kamu brilian sifa...kamu menyelamatkan kami honey"


tanpa sadar rio memeluk sifa dan memanggilnya honey..


davian dan eli melonggo.


sifa mencubit halus perut rio


"ohhh..maaf sifa saya hanya reflek.."


"tidak apa apa pak"


"ternyata mereka licik bos..mereka hampir menjebak saya disana..mereka menyodorkan bukti bukti palsu..jujur waktu itu saya kehabisan kata kata..sekarang lihat saja..apakah mereka masih bisa mengelak.."


sifa segera mencetak hasil kerjanya..


"sifa..boleh aku simpan flasdiks kamu.."pinta davian


"maaf pak disini ada barang2 pribadi sifa..kalo bpk mau biar sifa copikam yg bpk mau"

__ADS_1


"memangnya kamu punya rahasia apa yg saya ga boleh tau"


"tidak ada pak..tidak penting"


"ya sudah kamu salin semua hasil kerjamu selama disana..saya mau lihat detailnya.


kamu dan rio pasangan serasi saya suka..kalian sangat teliti dalam bekerja"


"makasih pak"ucap sifa dan rio barengan.


"nanti malam saya traktir kalian ber3 makan..rio malam ini kamu nginep ditempat saya..saya mau lihat semua yg kalian kerjakan di kota B"


"tapi pak besok kan weekend..saya mau kekontrakan pak..anak anak belum pada gajian pak..kasihan"


"alasan kamu..transfer aja gaji mereka"


"ya bapak..libur lah pak semalem..besok kan weekend pak"tawar rio


"emang kamu mau ngapain ....jomblo ma jomblo aja"


"gimana saya ga jomblo waktu nya off juga masih suruh kerja"


"oo..jadi sudah move on ceritanya"


eli dan sifa hanya diam mendengarkan obrolan big bos dan asistenya itu.


"sifa..kamu mau ga saya nikahkan sama rio"


"kok jadi saya pak"


"ya ga papa..kamu mau ga"


sifa melibat rio..takut..sifa hanya diam dan ga berani bicara apa apa.


"sifa..kamu takut sama bosmu"


"ga pak"


"ga ada apa apa pak"


"kalo kamu nikah sama rio sifa..kamu ga akan kekurangan..gini2 dia tajir tau"


"bapak sedang promosiin saya"


"kenapa..saya bos kamu..terserah saya"


"pak jangan gt lah"ucap rio memohon


"sifa..gimana kamu mau ga jadi istri rio..atau kamu eli mau ga"


"kalo eli ma ga nolak pak...pak rionya mau ga sama saya"ucap eli tersenyum malu malu


"kalo kamu sifa..mau ga sama bos kamu"


"sifa ma ikut alur aja pak"


"tu...rio kamu tinggal pilih mau sifa apa eli..dua duanya mau sama kamu.


kamu ga usah repot repot cari..mereka berdua sama sama baik.."


"ya pak..saya cuma minta libur aja masak suruh nikah"


"ah..kamu ma banyak alasan..pokoknya saya ga mau tau..malam ini kamu nginep ditempat saya..soal istri kamu pilih diantara mereka saja"


"iya..iya..bos ma bebas..tapi besok rio libur ya.."


"ga ada..besok kamu temenin saya ke bali"


"ya ampun pak...tega banget.."


"saya potong gaji kamu..nanti saya kasih kesifa aja"

__ADS_1


"kalo gaji saya kasih ke sifa semua saya iklas pak asal saya boleh libur malam ini sampai besok"


"serius kamu"


"serius pak"


"oke..sifa..kamu dapet rejeki nomplok..bulan ini gaji rio saya tranfer ke reg kamu"


sifa melongo.."jangan pak..nanti saya ditindas sama pak rio"


"kalo kamu ditindas sama rio..bilang sama saya"


"iya kalo bapak pas ada ditempat..kalo ga..matilah sifa"


hahahaha..davian tertawa terbahak bahak..sifa sangat lugu dan lucu


"kamu lucu sekali sifa..kamu sangat menggemaskan..pantesan rio betah kerja sama kamu..biasanya udah ribut minta ganti ya kan el"


"iya pak..jujur saja eli lebih takut sama pak rio dari pada bapak"


"kenapa"


eli hanya diam dan menunduk


"jangan galak galak yo..eli aja sampai takut sama kamu"


"tau lah pak..pokoknya rio libur malam ini..rio mau cari istri"


"hari minggu harus dapet..langsung bw ketempat saya..awas kalo ga dapet..saya nikahkan kamu sama wanita pilihan saya"


"saya heran sama bpak..bpk itu bos saya apa orang tua saya sih"


"dua duanya..rapat selesai..kalian boleh kembali ketempat masing masing..gaji kamu tetep aku kirim ke tempat sifa"


"jangan pak..sifa mohon""


"hahaha..kamu takut sifa"


sifa menganguk


"udahlah..kalian bikin aku sakit perut..ini udah malam..kalian boleh pulang..makan malamnya lain kali..ini bu bos kalian juga udh ribut.."


"baik pak kami permisi..selamat malam"..


mereka bertiga pun kembali ketempat masing masing.


rio masuk keruanganya diikuti oleh sifa.


"beb..aku ga bawa mobil..aku ikut kamu ya"


"okey..sifa tunggu dimana pak"


"bareng aja"


"nanti ada yg curiga pak"


"biarin aja..malas ah kucing kucingan..kayak backstret aja.."


"nanti kalo big bos tau ga papa"


"ya kan dia yg nyuruh..biar aja nanti aku yg jelasin..yuk honey kita pulang..aku laper"


"bpk mau sifa masakin apa"


"ga usah...aku bukan laper itu"


"terus"


"aku mau makan kamu"


heemmm..alamat ga selamet malam ini kamu sifa..

__ADS_1


**bersambung**


__ADS_2