Haruskah Aku Merelakanmu

Haruskah Aku Merelakanmu
di tempat gym..


__ADS_3

rico melihat mobil rio diparkiran mall...


"beb..ini kan mobil rio yak"tanya rio pada dina


"kayaknya iya mas"


"semoga dia sudah bener2 iklas ya beb..kasihan...mas sampai ga tega"


"iya mas...rio yg dulu aku kenal sangat ceria..sejak ditinggal sandra jadi pendiam"


mereka pun masuk..dina ke kelas senam..dan rico di area gym..rico melihat rio langsung menemuk pundak rio..


"bro.."


"eh..bro"


"udah lama.."tanya rico


"baru pamanasan..sama siapa"


"bini..no senam"


"ooo..."


"ntar kita makan bareng ya bro"


"siap"


"ya udah kita lanjut dulu"


mereka pun melanjutkan aktifitas masing masing..rico biasanya kalo ketemu rio selalu bercanda..sekarang rico ga berani banyak bicara..takut keceplosan.


rio dan rico selesai ganti baju..terlihat dina juga keluar dari kamar ganti..


"hay yo..apa kabar"


"baik din"


"makan dimana beb.."tanya rico pd istrinya..


"aku ikut aja mas"


"dimana yo mau"


"aku juga ngikut"


"japanes food"


"okey"


mereka pun pergi ke area food court...tak sengaja sifa melihat rio masuk di resto dimana dia kan geng nya makan.


astaga matilah aku..jangan sampai dia lihat aku..


rio terlihat tampan..dengan kaos polo.putih dan celana jeansnya..


salah satu temen sifa melihat rio..dan duduk ga jauh dari tempat mereka ngumpul.


"gaes..lihat..pangeran gaes"ucap temen sifa


"mana"tanya cewek satunya


"itu..yg pakek kaos putih"


"o m g..pangeran idaman gue"


sifa hanya diam..karena dia merasa mengenal cowok itu.


rio..rico dan dina pun memesan makanan..ga sengaja..dina menangkap mata para gadis itu memperhatikan mereka..dina berbisik pd suaminya..


"beb..kayak nya para gadis itu lagi ngomongin rio deh"


"masak sih mana"


rio dan rico melihat para gadis itu..rio melihat salah satu adalah sifa sekertarisnya.


rio menatap sifa tajam..sifa tak sengaja melihatnya..sifa buru buru menundukan kepala.sifa ingin mengajak gemg nya pindah tapi makanan sudah dipesan.


rio memilih tidak menghiraukan mereka..rio makan dengan tenang dan ga banyak bicara.


rico membuka suara.


"bro..bos lo rencana mau buka cabang..dia ngajakin gue join..gimana menurut lo"


"ga papa bagus"

__ADS_1


"ntar kalo gue butuh lo..lo selalu siap kan"tanya rico lagi..


rio hanya mengangguk..


dina memberi kode suaminya agar tak terlalu mengajak rio ngobrol terlalu banyak.


rio pamitan ke toilet..tak sengaja dia berpas pasan dengan sifa..sifa menganggukan kepalanya..tapi rio hanya berlalu..tak mau perdulikan sifa..


ya tuhan..kasih sabar yang banyak..batin sifa..


saat keluar toilet mereka pun barengan..


rio memanggil sifa.


"sifa"


"ya pak.."


"sini kamu"


sifa pun mendekat..


"jangan ghibahin saya..saya ga suka"


rio langsung pergi...sifa hanya diam..ya ampun kepedean banget sih..tapi bener tadi temen temen gue ghibahin bapak..


aduh..bapak peka banget sih..


"makanya pak..kalo ganteng jangan kelewatan"


langkah rio berhenti dan dia berbalik.


"ngomong apa kamu"


"ga pak..sifa ga ngomong apa apa"


rio berbalik lagi dan berjalan meninggalkan sifa.sifa menghela nafas dalam.


hufff....apa apan sih gue...kenapa jadi deg degan gini..


gue masuk lagi ga ya..takut gue..ya allah..


semoga pak rio dah keluar.


sifa masuk ke resto itu lagi..ternyata rio masih ada disana..sifa hanya menunduk..sesekali melirik rio..rio masih mentapnya tajam


"ga"


"kamu ada yg kenal"


"heemm"


"temen elo"


"bukan"


"lalu"


"sekertaris gue"


dina dan rico bertatapan


"yg mana"


"baju putih"


"ooo..pantesan dia kelihatan takut sama elo..dari tadi gue perhatiin cuma dia yg ga ngomong..."dina tersenyum


rico tersenyum..rio hanyaa diam cuek


"jangan galak galak bro ama sekertaris lo..kan dia yg bantuin kita kerja"


rio hanya diam...rio mau membayar makanan mereka tapi rico melarangnya..


"biar kita aja bro..kita lihat lo yg sekarang sedih bro..."


"gue ga papa bro"


"mulut lo bilang gt..tapi mata lo mengatakan masih hancur..ayolah bro..gue yakin sandra ga suka lihat lo kayak gini..raga lo kerja tapi jiwa lo ga tau kemana"


"sandra sudah membawanya..aku harus gimana"


"sandra ga membawanya lo yg ga mau bangkit...sandra pengen lo bahagia bro dengan atau tanpa dia"


rio hanya diam dan tak membalas kata kata rico..tapi rio terlihat memikirkan kata kata rico.

__ADS_1


mereka pun berpisah..ketika diparkiran terlihat mobil rio ban nya kempes..


"aisst..sial"rio bersandar di mobilnya..


kebetulan mobil sifa ber sebrangan dengan mobil rio..sifa melihat rio sedang menelpon seseorang..sifa masuk ke mobilnya..tapi masih memperhatikan atasanya.


"bapak kenapa ya..kenapa dia kelihatan marah"


sifa terus melihat rio..


"ya tuhan..pantesan dia ga jalan..ternyata ban.nya kempes"


tanpa berpikir panjang sifa keluar mobil dan menghampiri ro.


"bapak kenapa"tanya.sifa


"ga papa"


"mau pulang bareng saya pak"


"ga usah saya nunggu montir aja"


"hujan lo pak luar..mungkin lama"


rio melihat sifa...apa gue pulang bareng dia aja..males lama lama disini.


"ga papa pak..mari saya antar"


"ga ngrepotin"


"ga pak mari"


rio pun mengikuti sifa..


"fa..sini kunci mobil nya..biar saya yg bawa.."


sifa tidak berani banyak bicara..sifa memberkan kunci mobilnya pada rio..


dimobil mereka hanya diam..


"kamu tinggal dimana fa.."


"apartemen tamrin pak.."


"kok sama..kamu di tower berapa"


"di tower D pak.."


"ooo..ya udah saya di A.."


"turunya duluan saya..nanti mobil bpk bawa aja"


"besok kamu gimana"


"bapak jemput saya atau ga saya naik taksi"


"heemmm..kamu tu perempuan jangan terlalu baik sama laki laki"


sifa diam dan menunduk.


"saya baik juga pilih pilih pak..kalo saya ga kenal bpk masak saya ya mau baik"


"apa kamu sering keluar malem gini"


"ga juga sih pak..biasanya habis senam saya langsung pulang..tapi temensaya ada yg birtday makanya kami makan dulu tadi"


"oooo.."


suasana sepi kembali..


"saya boleh tau nomer henfon bapak ga"


"kamu catat aja.."


sifa mengeluarkan ponselnya dan mulai memcatat no henfon atasanya..


"sudah pak..itu no sifa ya"


"heem"


ya allah pak..jangan jawab bgt..sifa deg deg an pakk..bapak bilang heemm aja bikin sifa pengen ihhh bapak tau.


seandainya saya punya keberanian untuk itu..


****bersambung**

__ADS_1


ditunggi like vote dan komenya ya gaes


__ADS_2