
rangga sangat tergesa gesa karena mendapat kabar yg kurang baik..
ini imbas kerja sama antara perusahaan bosnya dan perusahaan davian yg ada dijepang..
kemarin rio gagal membawa kabar baik..
ahirnya rezza kurang puas dan berangkat sendiri kesana.
rencananya davian akan menyusulnya besok.
pesawat yg ditunpangi rezza ternyata di bajak..
rezza ditahan dan menjadi tawanan mereka.
"maaf bos..bisa kita bicara diluar"ucap rangga dengan kegugupanya..
"ada apa..disini saja"jawab rico..
"tidak bos..saya mohon"
rico terlihat sangat heran..ada apa dengan asistenya..
rico meminta izin dengan istrinya untuk keluar sebentar..
"mi..aku keluar bentar ya..ga papa kan"
"iya pi..hati hati"
rico dan rangga hendak melangkah keluar tiba tiba rio datang bersama istrinya..
"assalamualaikum"
"waalaikumsalam..pas banget lo dateng bro..ada masalah sedikit ni.."
"masalah apa bro.."
"sebaiknya kita bicara diluar..ini siapa.."
"ini sifa..sekertaris saya"
sifa menangkupkan tanganya sambil tersenyum.
"bagus..maaf mbak sifa bisa temenin istri saya sebentar..saya butuh bos anda"
"baik pak..silahkan"
sifa mentap rio dan mengangguk tanda setuju..rio mendekati sifa dan berbisik pelan.
"bentar ya beb..nanti aku kabari"
"he em..hati hati.."
sifa mau salim tapi rio mengedipkam matanya dan tersenyum..
ahirnya rio rico dan rangga keluar..
tinggalah sifa dan dina didalam kamar.
"assalamualaikum bu"
"waalaikumsalam..kayaknya aku pernah lihat kamu"
"iya bu..saya sekertaris pak rio.."
"oo..iya aku ingat..aku pernah melihatmu di foodcourt mall waktu itu kan"
"iya bu"
"kamu cantik banget berhijab..aku jadi mau"
sifa tersenyum..
"gimana kabar ibu"
"kamu jangan panggil aku ibu..panggil aku mbak aja"
"ga sopan bu"
"knp..ga papa..kita seumuran kayaknya mungkin tuaan aku dikit..ah..anggap aja sama hehe"
"baik bu..eh mbak"
"aku baik fa..tapi ya harus gini dulu sampai babyku kuat"
"kok bisa begini bagaimana ceritanya mbak"
__ADS_1
"kandunganku ternyata lemah sifa..aku ga tau kalo dia ada..bulan pertama aku masih mens..ternyata kata dokter itu pendarahan..dan di bulan ini lebih banyak..ya ampun..aku bener bener ga tau..jadi aku beraktifitas dan senam seperti biasa"
"heemm..syukurlah kalian ga apa apa mbak"
"apa kamu sudah menikah fa"
"sudah mbak"
"sama siapa"
sifa tersenyum..
"apa dengan bosmu"
"doakan kami ya mbak"
"tentu sifa..ahh..aku bahagia sekali sifa..pantesan rio semringah banget..mau dong tau cerita kalian"
"tapi boleh ga mbak jangan cerita cerita dulu..sifa udah janji sama bapak"
"tentu.."
sifa pun memceritakan awal mula dia kenal rio dan berhasil. mengambil hatinya sehingga ahirnya menikah.
"aku salut sama kamu fa..kamu hebat bisa membuat seorang rio yg terpuruk..dingin bahkan ngomong aja malas bisa bangkit dan aku lihat dia sebahagia..itu luar biasa fa"
"doain sifa ya mbak..semoga sifa bisa bikin bapak bahagia"
"kenapa kamu masih memanggilnya bapak"
"sifa ga tau mbak..kayaknya enak aja panggil beliau begitu"
"baru kali ini fa aku denger istri panggil suaminya seolah olah dia atasanya dimanapun dia berada tapi terdengar sweet..aku iri sifa"
"ah..mbak bisa aja..mbak juga mesra kok sama suami mbak"
dina tersenyum
"suamiku sangat sayang padaku sifa..dimenerimaku apa adanya...oia..udah berapa lama kalian nikah.."
"2 mingguan mbak"
"eehhh..p3ngantin baru..pasti lagi hot hotnya"
"mbak bisa aja"
"belum ada yg tau mbak..baru mbak sama pegawai pak rio"
""wah..senengnya saya jadi yg pertama tau..selamat ya sifa..semoga samawa sampai kalian menua bersama..cepet dikasih momongan"
"amin ya ALlah amin"
"orang tua rio apa tau"
"tau mbak..orang tua bapak menjadi saksi kamu lewat video call"
"ohh...ga papa yg penting sah sifa..kamu udah dpt restu dr orang tua rio..trs apakah orang tuamu tau"
"sifa yatim piatu mbak.."
"eemmmm...sifa..kita sama"
"benarkah.."
"heemm...ayolah kita berpelukan"
sifa dan dina pun berpelukan..
"sifa..aku sangat bahagia mengenalmu..nanti kalo kalian resepsi mau ga kalo aku yg dandanin kamu...nanti kamu pakai WO aku aja..gimana"
"kalo itu aku ikut bapak aja mbak"
"heemm..kau patuh sekali padanya"
"sifa ingin meneladani aisyah istri ROsul mbak"
"so sweet sifa..rio sangat beruntung memilikimu..aku bahagia sekali sifa..kalian luar biasa"
"mbak bisa aja"
dian tersenyum.dan terus menatap sifa..sifa jadi salah tingkah"
*****
rio..rico dan rangga pergi kerumah davian untuk membahas masalah yg sedang mereka hadapi.
__ADS_1
"bro..ini gawat..mereka udah tau kalo kita punya berkas aslinya..yg itu artinya mereka tau kalo akan kalah..mereka pakek cara kekerasan"
"tenang aja..aku sudah sewa agen terbaik untuk mengawasi mereka dan memastikan rezza tidak terluka"
"sebaiknya jangan kasih tau para istri kita bisa kacau"ucap rio..
"istri kita..emang lo punya istri"jawab davian ngledek..
"maksud saya ibu ibu negara bapak bapak..astaga"jawab rio..
"jadi kita mulai dari mana pak"tanya rio..
"kita tunggu kabar dari utusanku..sampai malam ini..besok pagi kalo ga ada perkembangan kamu dan aku tetep jalan rio..
untuk rico dan rangga jaga para ibu negara ini..keselamatan mereka juga penting"
"baik bro"
mereka pun membubarkan rapat..lintang tam
pak curiga melihat muka davian. yg agak sedikit khawatir..
"rio kamu tetap disini"
"maaf pak..aku meninggalkan sifa dirumah sakit..tadi aku mengajaknya menjenguk
istri pak rico"
"s3jak kapan kamu bawa bawa sifa dihari libur"
"la katanya suruh pedekate..gimana sih pak"
"ya..ya..boleh kamu sama sifa aja.."
"saya antar dia pulang dl ya pak..setelah itu saya kemari"
"sifa ajak kesini aja kalo mau..biar dia temenin ibu bosmu.."
"coba nanti saya tanya ya pak"
"heemm..kalian boleh jalan"
"baik pak..asaalamualaikum"
"waalaikum salam"
mereka pun meninggalkan kediaman davian..
"ada apa dad"
"ga ada apa apa mom.."
"oia nanti sekertaris rio aku suruh kesini..kamu bujuk dia supaya mau sama rio"
"heemm..momi bukan biro perjodohan daddy..biarkan saja mereka..mereka kan sudah dewasa"
"momi lihat dl anaknya"
"baiklah pak bos..mami lihat dl"
"sini mom..sayang daddy"
cup..
"udah"
"mom..mungkin besok daddy perginya bisa lama..bisa satu mingguan bahkan lebih"
"kok lama dad..emang ada apaan"
"patner kita agak rewel mom"
"yg penting daddy hati hati..hadapi dengan kepala dingin jangan emosi"
"iya istriku..mau puasa seminggu ni..malam ini sanguin ya."
"sanguin apaan daddy"
"ahh..mami pura pura.."
"daddy selalu"
tit..tit..tit..ya..pasti mereka ahh...begitulah..
***bersambung***
__ADS_1