Haruskah Aku Merelakanmu

Haruskah Aku Merelakanmu
surat cerai..


__ADS_3

Nayla sudah kembali beraktifitas seperti biasa...nayla berusaha keras menepis segala permasalahan yg sekarang dia hadapi.


kehamilanya juga tidak rewel..dia merasa sangat nyaman di 3semester pertama ini.


nayla sedang menata ulang butik yg sudah sebulan ditinggalkanya..nayla mulai berkutat dengan kertas dan laptopnya.


kalo boleh jujur dia sangat merindukan suaminya..sesekali dia melihat galeri dihenfonya..masa masa i ndah yg pernah dia lewati bersama suaminya.


"mas aku rindu..kamu dimana mas"


tak terasa air mata nay pun lolos dan membasahi pipi tirusnya.


nayla tersentak dari lamunannya ketika ada yg mengetuk pintunya.


tok..tok.tok.


"masuk"


"mbak maaf ada tamu"


"siapa sya"


"eemmm..dia bilang pengacara mas rezza mbak"


"ooo..suruh masuk aja sya"


"baik mbak"


........


"siang bu nayla..."


"siang pak..ada yg bisa saya bantu"


"pekenalkan saya lawyer pak rezza..saya ditugaskan untuk menggurus ini"


lawyer itu menyerahkan amplop coklat kepada nayla.


"apa ini pak"


"sebelumnya saya minta maaf bu...pak rezza menginginkan perceraian".


deg...


jantung nay berdetak hebat...bibirnya gemetar....nayla ga tau harus jawab apa...nayla tak mampu membendung air matanya..tp dia berusaha kuat.


"oia pak..saya mengerti..tapi bolehkah saya bertemu dengan suami saya pak"


"maafkan saya bu..pak rezza tidak berkenan bertemu dengan anda..beliau sudah memberikan surat kuasa kepada saya selaku lawyernya"


"ooo..baiklah pak..jadi saya harus bagaimana"

__ADS_1


"terserah ibu saja..kalo ibu menyetujui ibu tinggal tanda tangan..kalo ibu mau banding atau ibu mempunyai tuntutan harta gono gini ibu bisa menyewa lawyer.."


"tidak pak..saya ga nuntut apa apa"


"baiklah bu..ibu bisa tanda tangan disini..ini adalah tunjangan untuk ibu...nominalnya segini dan akan masuk kerekening ibu setelah akte cerai keluar.."


"kira kira akte cerai kapan keluar pak.."


"tidak lama bu..jika ibu tidak memepersulit kira kira dua minggu bisa selesai"


"baik pak saya tunggu..nanti tolong kirim ke butik aja ya pak aktenya"


"baikmu..sebelumnya apakah ibu menyetujui tunjanganya..apa ibu mau menambahkan nya mungkin"


"kayaknya ga perlu pak..sudah ga usah..bilang terimakasih saja sama pak rezza..dan sampaikan maaf saya"


"baik bu saya undur diri..selamat siang"


nayla hancur..benar benar hancur...nayla menagis meski tanpa suara..dia melipat tanganya dan menundukkan kepalanya dimeja..dia mengangis menjadi jadi..


semua berahir nay..ya berahir.


***


dikantor rezza


tok tok tok


"masuk"


"bagaimana..apa dia menyetujuinya"


"ibu menyetujui tanpa syarat pak"


"tanpa syarat..maksud anda"


"ibu jg tidak mau mengambil uang tunjanganya pak..hanya berpesan sama saya untuk mengirim akte ke butiknya saja"


"bagus..dia tidak rewel berarti"


"ibu juga kirim pesan..ibu minta maaf pak.."


"heemm..anda bisa kembali"


"baik pak saya permisi"


jauh dilubuk hatinya rezza sangat merindukan istrinya..tepatnya sekarang adalah mantanya.


sejak meninggalkan nayla..rezza menjadi gila kerja..dia makin tidak perduli lagi dengan lawan lawanya yv melakukan kesalahan.


rezza menjadi pribadi pendiam..dingin..pemarah dan arogan

__ADS_1


yg bekerja denganya sangat terkejut dengan perubahan sikap bosnya..yg awalnya lembut baik..ramah dan kadang kadang jail sekarang sudah tidak ada lagi.


**


diapertemen rezza


nayla melangkahkan kaki nya dengan malas..dia membuka pintu apertemenya..lalu masuk kedalam kamarnya..nayla duduk disisi ranjang..nayla melihat sekeliling kamarnya..kamar dimana dia dan suaminya dulu menghabiskan malam malam indah..


malam yg bergairah..dan malam yg penuh dengan cinta.


sekarang semua itu harus rela dia tinggalkan..nayla tersenyum kecut..nayla mulai merapikan barang barangnya..


nayla meninggalkan cincin tunangan dan juga cincin kawinya di laci pribadi rezza.


nayla merasa dia sudah tidak berhak lagi memakainya..sakit memang..dia harus melepas semuanya.


ikrar janji sehidup semati sudah tak ada lagi..senyum indah bangun tidur tak akan pernah dia lihat lagi...harapanya sudah hilang..hilang ditelan kesalahan yg ia sendiri tak ragu apa dia melakukanya.


nayla melangkahkan kakinya keluar kamar..dia meletakkan cart apertemen rezza di meja makan.


lalu dia menoleh sekali lagi..melihat sekeliling apertemen yg ia tinggali selama setahun ini..nayla tersenyum kecut..dengan mengucap bissmilah dia melangkahkan kakinya keluar..


berat terasa..tapi ia yakin ini yang terbaik.


nayla melajukan mobilnya kekediaman lamanya...nayla masuk dan menyalakan lampu kamar lamanya..nayla mengelus perutnya.


,ksementara kita tinggal disini dulu ya dek..oia de..kamu mau kankita jenguk kakung sama uti dikampung"


nayla merebahkan tubuhnya dikasur..apa yg terjadi hari ini sudah cukup..nayla mencoba memejamkan matanya..lama kelamaan dia pun terlelap..


**


disisi lain


rezza berpesta untuk merayakan kembalinya dia kemasa lajang.."aku bebas.


huuuu"


"ahirnya..wanita j*****G itu pergi juga rangga...kau tau rangga..sebaiknya kamu jangan menikah..karena semua wanita itu j******G..."


"bos..sebaiknya kita pulang"


"ahh..satu botol lagi"


"tidak bos cukup"


rezza terus meracau tak karuan..rangga kesusahan membawanya pulang..rangga asisten yg sangat setia padanya..rangga tak pernah menceritakan apapun kepada keluarga rezza.


sesampainya di rumah rezza..rangga membawa bosnya kekamar.


"huff..bos bos..kalo lagi seneng bucin banget..giliran pisah..bikin semua orang susah"

__ADS_1


rangga berkata sambil bekacak pinggang..


***bersambung***


__ADS_2