Haruskah Aku Merelakanmu

Haruskah Aku Merelakanmu
berat melepasmu.


__ADS_3

diperjalanan pulang ke apartemen sifa lebih banyak diam..


banyak pertanyaan bergejolak didadanya..ingin rasanya dia menahan kekasih hatinya agar tidak bergi.


seminggu yg lalu dia sudah ga ketemu..lalu baru dua hari dia nyaman dipelukan kekasih hatinya..kini dia mau pergi lagi..


ujianmu berat ya ALLah batin sifa..tak terasa sifa meneteskan air matanya..


sebenernya rio tau..rio paham apa yg dipikirkan istrinya..kau sungguh manis istriku batin rio..aku bahagia memilikimu yg begitu mencintaiku....tubuhmu memang mungil tapi hati dan kasihmu benar benar luar biasa untuku.


sifa melangkahkan kakinya dengan sangat malas...rio tersenyum..rio memeluk pinggang istrinya..


"honey..kenapa..kamu marah"


mulut sifa masih diam..air matanya lolos begitu saja...sifa menggelengkan kepalanya.


"lalu kenapa heemmm"


"aku pasti merasakan kangen lagi"jawab sifa dalam getaran bibirnya..


rio melepaskan jaketnya..melepaskan jam tanganya lalu mengendong sifa ala bridal staly dan membawanya kekamar..merebahkanya diranjang mereka.


"honey..aku janji..aku akan segera kembali."


kenapa kepergianmu ini membuatku berat pak..protes sifa dalam hati..rio mengecup kening sifa..rio mulai melepas hijab yg sifa kenakan..menciumi bibir sifa..sifa membalasnya..mengisaratkan pada rio agar dia jangan pergi..tapi suami kakaknya sedang menunggu untuk segera dibebaskan..ga mungkin dia ga pergi.


"aku tau honey kamu berat..tapi suami mbak nay sedang disandra disana..kalo aku ga pergi gimana nasib istri dan anak anak nya"


sifa mulai mengangguk tanda mengerti.


"bolehkah aku memilikimu sekali lagi honey"


"tentu pak..kapanpun bapak mau..sifa milik bapak"


sore ini..ranjang ini menjadi saksi bisu.ucapan perpisahan mereka..bukan hanya ucapan


bahkan tubuh mereka pun mengisaratkan betapa besar cinta yeng mereka miliki..


sore itu rio menumpahkan seluruh cintanya untuk istri mungilnya..dengan segenap jiwa dan raganya sifa pun berbakti pada suaminya..diserahkanya semua yg ia miliki untuk suaminya..apapun itu


diahir permainan mereka sifaa masih belum mau melepaskan pelukanya..sifa memandang lekat suaminya..mencium hidung mancung rio..memainkan jarinya di bulu mata lentik.suaminya..


"nanti anak kita bakalan cakep kayak bapak"


rio tersenyum..membiarkan istrinya melakukan apapun yg dia mau..


"nanti kalo bapak pulang sifa mau kurung bapak dirumah 2 hari"


"heemm.."


"sifa ga kasih bapak pegang henfon sama laptop"

__ADS_1


"heemm"


"pokonya habis ini bapak milik sifa"


rio tersenyum..suka suka kamu ajalah beb batin rio..


"apakah sekarang aku boleh mandi..jam 8 aku sudah harus dibandara honey"


"ikut mandi"


"heemm...ayo"


mereka pun mandi bersama..dikamar mandi sifa bun masih melingkarkan tangannya keleher rio.


"beb..kalo kamu gini nanti aku berat perginya"


sifa menurut..dibawah guyuran shower sifa menciumi bibir rio..


mata mereka saling memandang. ahirnya sifa tersenyum..


dari panjangnya drama rio meminta izin ahirnya sifa pun mengizinkan rio pergi..walau harus berberat hati..


"nanti baik baik ya ditempat bu bos..henfon sama laptopnya jangan lupa dibawa"


sifa tersenyum dan mengangguk.


*****


davian tersenyum melihat kedatangan mereka..


wow..sifa berhijab..


davian pun meledek dan memuji penampilan sifa..


"malam pak"ucap sifa dan rio menyapa.


"malam"davian tersenyum..


"sifa..kamu cantik sekali"


"makasih banyak pak"


"oke..mari saya kenalkan ke istri saya"


**


"mom..."


lintang yg sedang menyuapi justin dan helen menoleh..


"ya dad"

__ADS_1


"ini lo mom yg namanya sifa..yg daddy ceritain kemarin.."


"oh..ya...sini sifa"


"baik bu"


"kalian...berbincanglah..aku mau siap siap dl"


...


"perlu saya bantu bu"


"ah..ga helen sudah mandiri cuma agak belepotan...biar aja ntar susnya yg bersihin..kamu udah makan fa"


"sudah bu"


"ya udah...bentar ya..sus tolong bantu saya urus anak anak ya..sifa tunggu sini ya..aku bantu suami siap siap dulu..rio..kalo sifa pakek kamarmu dl ga papa kan.


yg lain kayaknya belum kering cat nya"


"ga papa mbak.."


"ya udah kamu anter sifa ke kamarmu"


"baik mbak..ayo fa"


rio mengatar sifa ke kamatnya..sesampainya dikamar rio tak memberi kesempatan pada sifa untuk melihat lihat dulu..


rio lansung memeluk pinggang sifa dan memberikan ciuman lembut untuk istrinya..


ciuman itu semakin panas dan dalam..bahkan tangan rio pun tak tinggal dia..diremas lembut dada sifa..sifa pun mendesah halus..


rio melepaskan ciumanya..


"jaga diri baik baik ya honey"


"iya bapak juga ya.."


"he em..mungkin disana akan susah signal..kamu doain aku aja ya supaya cepat kembali dan selamat sampai tujuan"


"pasti suamiku sayang..aku akan menunggu kedatangammu"


"i love u honey"


"love u too hubby"


sifa pun melepas kekasih hatinya sengan satu ciuman mesra..


dengan diantar oleh supir pribadi davian ahirnya rio dan davian pun meninggalkan indonesia..


**bersambung***

__ADS_1


__ADS_2