
lintang memperhatikan kakaknya..kakak aneh deh..kenapa?
"kak...kan klien suka sama desain kakak..terus oke dengan harganya..kok kakak gelisah sih"
"kakak kangen sama vano dek"
"ya adek tau..tapi kan tadi udah video call..vano baik baik saja kak..,"
"ya kakak tau.."
"senyum dong kak"
tiba tiba nayla menangis..membuat lintang gugup.."kak..kakak kenapa lagi..cerita sama adek"
"kemarin kakak ketemu daddy nya vano dek"
"hah...dimana kak"
"dia yang bawa pesawatnya"
"loh..bukanya mas ezza udah resaign kak"
"ga tau kakak"
"sabar ya kak"
"kakak takut nanti vano diambil sama dia dek"
"ga kak..mas ezza ga sejahat itu"
"kakak mesti gimana"
"kita jalani aja kak..pasrah sama allah..kalo emang baby vano harus ketemu daddy ya ya ga papa..daddy nya juga punya hak kan"
"kamu tau dek..mas mu sangat tampan kemarin"
nay tersenyum sambil mengatakan itu
"tentu saja..aku sering melihatnya pakek sragam..kan dulu kami satu team"
"kakak pengen banget peluk dia dek..kakak kangen"
"iya adek tau"
tiba tiba bel rumah lintang berbunyi
"bentar kak..ada yg dateng"
"iya.."
lintang berjalan ke arah pintu dan membukanya
ga ada orang..siapa sih sore sore iseng..
lintang masuk kerumah..dan menuju dapur..tiba tiba ada yang memeluknya dari belakang..
lintang terkejut..lintang memegang seseorang yg memeluknya..dan berbalik
"aaaaggghh"lintang berteriak kaget dan segera menutup kembali mulutnya dengan tanganya
"mas bara.."
bara hanya senyum senyum dan mencium kening kekasih nya..
lintang memeluk kekasih hatinya..lintang tersenyum..bara memberikan kecupan hangat dibibir lintang..sangking bahagianya lintang meneteskan air matanya
"mas...nakal"
"loh..kok nakal..kan kejutan"
tangan lintang masih setia dileher kekasihnya..bara memeluk pinggang lintang..
"kamu makin kurus dek.."
"ga juga adek makan banyak kok"
"hehe..mas kangen"
"adek juga"
nayla penasaran siapa kira kira yang datang..trs lintang juga treak..nayla keluar kamar..mencari keberadaan adeknya..betapa terkejutnya dengan apa yang dia lihat
"OMO.."
nay melihat adegan live adeknya sedang berciuman dengan bara di dapur..
nay melangkah kan pelan kakinya. agar mereka tak melihat kedatanganya..
begitu berbalik lintang memanggilnya
"kak.."
"yaaa.."
nay menggigit bibirnya dan berbalik..bara juga meloleh ke arah nay..bara melepaskan pelukanya
"kakak mau kemana"
"ga..kakak ga kemana mana"
lintang dan bara menghampiri nayla..bara mengulurkan tangan..nay menyambutnya
__ADS_1
"hayyy.."
"hayy juga"
"kamu apa kabar nay"
"aku baik bara..kamu gimana"
"aku juga baik.."
"ya udah lanjutin..aku pergi dulu"
"pergi kemana kak..sini aja kita ngobrol"
bara dan nayla duduk di ruang tamu..lintang ke dapur menyiapkan minum dan beberapa cemilan..
"kapan sampai"
"di jakarta atau disini"
"di indo"
"oo..semalem..."
"langsung kesini"
"yoi.."
"heeemmm..senengnya yang barusan dapet vitamin"
bara melempar bantal sofa ke arah nay..ya mereka terlihat akrab..lintang datang dan meletakkan minuman dimeja
lintang duduk disebelah kekasihnya
"diminum mas.."
"pas banget..haus..thank u honey"
tangan bara memainkan rambut lintang
nay langsung menggodanya
"bro..belum halal..tanganya dikondisikan" bara tersenyum..lintang menjauhkan tubuhnya
"tadi mas ke kantor tau dek"
"oh ya..kenapa ga tlp dulu"
"kalo tlp bukan kejutan dong"
"kalian so sweet banget sih..ah..nasib jomblo..lihat adegan gini..jadi pengen pergi ke bikini bottom..main aja ama petrik"
ucap nayla tanpa dosa..
"bebeb apaan..bebek"
lintang memang ga cerita apa apa pada bara..jujur bara kebingungan
"jangan gitu nay..punya pangeran tampan gitu ga bersyukur"ucap bara
"kamu ga cerita sama dia dek"
"ga lah kak...itu kan masalah pribadi kakak..adek kan janji jaga rahasia"
"kamu emang best dek"nayla memberian dia jempol pada adeknya
"emang kenapa"
"aku dah ga bareng ama dia lagi bara"
"why.."
bara terlihat terkejut
"udah bukan jodoh"nayla tersenyum kecut
"jangan ngawur kamu nay"
"ga bara..aku ga ngawur..aku serius"
"iya mas..kakak udah ga bareng sama mas ezza"
"maaf kalo boleh tau kenapa nay..begok banget ezza nglepasin berlian kayak lo"
"aku yang salah bara..aku menghianatinya"
kata nay sambil matanya berkaca kaca
"kakak ga boleh bilang begitu..adek tau kakak dijebak.."
lintang berdiri dan duduk disamping kakaknya..memegang tangan kakaknya.dan menenangkanya
"dijebak gimana dek"
lintang pun menceritakan semua kejadian yg dialami nayla
"nay..harusnya lo cari tau dulu kebenaranya...biar bisa buktiin kamu ga salah"
"aku aja ga tau bara siapa yg udah ngejebak aku"
"aduhh..kakak adek ini..lugu apa bodoh ya"
__ADS_1
nay dan lint saling menatap
"maksud kamu"kata nay dan lint barengan
"slow..slow..ga usah emosi..."
"gimana kita ga emosi..di bilang bodoh"
"gimana ga bodoh..kan kalian bilang ada foto kan..ya dicarilah orang yang di foto itu..terus tanyain..apa susahnya"
nay dan lin saling menatap..
"ya tuhan..kenapa kok kita ga kepikiran sampai sana ya dek"
"iya ya kak"
"udah sadar kalo bodoh"bara berkata santai dan melipat tanganya..
"masih nyimpen fotonya ga"
"ga.."
"yahhh..."
"eh tunggu..mungkin mama masih nyimpen dek..kan waktu itu mas ezza sempet kasih tau mama sm ayah kan"
"ya coba ntar tanyain kak"
"kasih ke aku aja ntar biar orang orangku yang cari"
"thank u bara..kamu emang best.."
nayla memberikan jempolnya pada bara
nayla agak meresa tenang setelah pertemuanya dengan bara..tinggal dia cari fotonya masih ada apa ga..
nay berpamitan dan masuk kekamarnya
tinggal lintang berdua dengan kekasihnya..
"mas udah makan belum.."
"udah tadi pas mau kesini"
"malam ini mau makan apa"
"kalo boleh mas mau kamu"
"mesum"
hehehe.."kita makan diluar aja dek..kita bawa kakakmu jalan..kasihan dia..sepertinya berat banget bebanya.."
"bener banget mas..kemarin pas otw kesini dia lihat mas rezza katanya"
"oh ya dimana"
"dipesawat..katanya pas banget mas rezza yv bawa pesawatnya"
"bisa kebetulan gt dek"
"makanya kakak agak takut..dia takut kalo.mas rezza ngambil baby vano darinya"
"baby vano..siapa itu"
"oia adek lupa belum kasih tau..kita punya keponakan yg menggemaskan tau mas"
"oh..ya mana"
lintang menunjukan foto foto baby vano ke bara
"dia menggemaskan"
"mas..adek juga pengen punya kayak ginian"
"ya udah kita bikin sekarang.."
"halalin dulu"
"okey siapa takut"
"emang mas udah bilang sama daddy mas"
"udah..makanya mas dateng..mas mau jemput kamu buat ketemu daddy"
"emang daddy mas dimana"
"daddy ada..skrg di bali juga"
"benar kah"
"heeemmm..kapan kamu siap ketemu daddy"
"ga tau..adek jadi takut"
"takut kenapa daddy baik kok"
"ntar malem habis jalan sm kakak kamu kita ketemuan sm daddy ya.."
"kalo ga kemaleman ya mas"
mereka tersenyum..
__ADS_1
***bersambung***