Haruskah Aku Merelakanmu

Haruskah Aku Merelakanmu
bertemu lagi..


__ADS_3

sayang sekali..kedua orang tua nayla sudah membakar semua foto2nya..


ga mungkin nay menayakan foto itu pada mantan suaminya..


ya sudahlah...biarkan saja pikir nayla..


hari ini adalah hari bahagia sahabatnya...nayla dipercaya untuk membuatkan gaun pernikahanya..WO pun memakai milik lintang..kakak beradik itu sangat kompak..dalam hal apapun itu..mereka sangat saling menyayangi..saling mendukung.


nay bersiap siap membantu cindy memakai gaunya..cindy terlihat sangat cantik dan elegan..


"thanx u beb..kamu membuatku cantik hari ini"


"harus dong say..ini kan hari specialmu"


"eh..beb..aku mau kenalin kamu sama seseorang..mau ga"


"kenalin..sama seseorang..siapa"


"ada..dia sahabat aku waktu SMA..kita baru ketemu beberapa bulan yang lalu"


"oooo...cewek apa cowok"


"cowok lah..siapa tau bisa jadi daddy nya vano"


"hahaha..kamu bisa aja..vano ma punya daddy..mana bisa dia diganti sama yang lain"


"iya iya..tapi mau ya ntar habis pasta aku kenalin"


"aku ga bisa lama2 beb..kasihan vano kan"


"ya udah ntar kalo doi dah dateng aku kenalin"


"heemmm....serah lah"


nayla keluar dari kamar pengantin dan menuju tempat pesta..dia melihat lintang melambaikan tangan


"kak..cantik.banget"


"thank u sayang kamu juga cantik"


"siapa dulu yang bikinin aku baju"


"bara ga ikut"


"dia lagi ada kerjaan.."


"ooo..."


terdengar tepuk tangan meriah..tanda pengantin sudah memasuki pesta...


"wow..kak..dokter sindy cantik banget"


"dia cantik banget..suaminy juga keren"


"suaminya dosen ya kak"


"iyab betul"


"uwuuuu..jadi pengen adek"


"ya udah tinggal pepet aja mamasmu sana"


"haha. kakak bisa aja"


malam semakin larut..nay dan lintang hendak berdiri dan menyalami pengantin serta berpamitan

__ADS_1


"say..kita balik dulu ya..udah malem kasihan vano"


"oke.sekali lagi thanx ya beb..lintang thanx juga..kalian luar biasa"


"sama sama say..kami jg seneng kamu percayain semua sama kami..ya dek"


"yoi dok..dok mamas mu keren lo"


"hahaha..bisa aja..mamasmu juga kece lint..nemu dimana"


"hahahaha..bisa aja kamu dok"


"kapan nyusul"


"insya allah..doain ya dok"


"pasti..eh tunggu sebentar kan aku janji mau kenalin kamu sama seseorang.."


"kapan kapan aja say..udah malem"


"ga lama..itu dia dateng..bentar ya"


sindy melangkah beberapa meter dan melambaikan tangan pada seseorang..orang itu merespon dan mendekati sinsy


"why"


"aku mau kenalin kamu sama cewek"


"mana..".


"tu.."


"ayo.."


"beb...ini lo orang nya"


lintang dan nayla berbalik


deg..


deg..


deg..


saat itu juga jantung nayla serasa mau copot..


dia ga menyangka orang yang akan di kenalkan padanya adalah mantan suaminya.lintang hanya diam dan menghela nafas dalam dalam..


"hay.."sapa rezza


"hay juga"


"beb..ini lo yang aku ceritain sama kamu tadi.."


"oo..ya"


"ayo za..kenalan..ga usah grogi gitu"


hemmm


"saya rezza mbak"


"nayla..ini adek saya lintang"


nayla berjabat tangan dengan mantan suaminya..lintang hanya mengikuti alur..

__ADS_1


"senang berkenalan dengan anda"


"ya.."


tangan mereka lama berjabat..rezza menggengam tangan nay erat..serasa enggan melepaskannya


"eeeheeemmm..tanganya pak"


"upss sory"kata rezza kaget


"oke say kita balik dulu..mari pak"


nay dan lin melangkah meninggalkan pesta..


dimobil nayla hanya diam..lintang pun tak berani banyak bicara..


dia takut salah salah malah menyinggung kakaknya


sampai dikediaman bu nut nayla dan lintang menjemput baby vano..


baby vano sudah tidur..nay menggendong putra semata wayang nya..dia menciuminya tak henti


"kak..udah kasihan ntar kaloo bangun"


"heemmmm..kakak mesti gimana dek"


"jalani aja kak..jangan menghindar"


"bagaimana kalo dia tanya soal kakak sama dokter sindy"


"biarkan saja kak..dia berhak tau soal vano.."


"bagaimana jika dia datang dek"


"kita sambut baik baik aja kak..vano ga akan suka kalo orang taunya bersitegang..kakak mungkin sudah ga bisa lagi sama mas..tapi paling tidak kalian bersatu untuk vano"


"kakak ga bisa kalo ketemu dia dek..ga kuat rasanya"


"iya kak..adek paham"


#


rezza ingin sekali menanyakan saat itu juga tentang mantan istrinya pada sindy sahabatnya


tapi rasanya kurang pas..rezza memendam gemuruh didadanya...rezza tak mau gegabah..rezza juga harus tau saat ini nayla masih sendiri atau sudah bersuami lagi..


tapi kalo sudah bersuami ga mungkin dong sindy ngenalin ke aku


dikamar hotel rezza tak bisa memejamkan matanya..


kenapa lama banget paginya


huuffff...


rezza mengirim pesan pada asistenya..agar mengosongka. jadwalnya minggu ini..rezza ingin fokus pada tambatan hatinya


**nay maafkan aku..masihkah kau jaga hatimu untuk ku nay..mas kangen sayang..


rezza merasa fruatasi..bahkan kasur empuk itu tak mampu mengalihkan pikiranya..


nay..*****


**bersambung***


ditunggu like n comen ya beb..bantu vote juga ya**

__ADS_1


__ADS_2