Haruskah Aku Merelakanmu

Haruskah Aku Merelakanmu
kabar gembira untuk rezza..aksi davian


__ADS_3

rezza sangat bahagia..dokter menyatakan nay sudah bersih dari kista..lukanya juga sudah bagus..tidak ada masalah


jika ingin berhubungan sebaiknya harus berhati hati..mengunakan pengaman atau ibu harua steril pak..itu saran dokter


jujur rezza masih ingin menambah momongan tapi itu sangat membahayakan istrinya..


dimobil baby elery sangat menikmati asi bundanya...


rezza berkomentar.."sedap ya dek"


nayla hanya tersenyum


"sedap lah daddy"jawab nay mewakili baby elery.


"bun..daddy dah boleh buka puasa nih kata dokter"


""iya bunda juga denger tadi..daddy mau pakek pengaman.."


"daddy belum pernah sih bun..tapi daddy mau coba..yang penting udah boleh buka puasa.."


"heemmm daddy..baru juga satu taun"


"satu taun buat laki laki normal ma lama atuh bun"


"maafkan bunda ya daddy"


"bunda ga salah ko sayang..semua karena keadaan"


"tapi daddy hebat lo..ga nyari lagi"


"enak aja..emang daddy laki laki apaan"


"ya kan secara daddy keren..ganteng..sexy..uh..yang lihat daddy pasti meleleh..masak daddy ga pengen manfaatin salah satu dari mereka"


"daddy kalo pacaran ga pernah loss kontrol bunda..paling kiss doang..pegang pegang juga ga daddy"


"serius dad"


"ya kan bunda udah ngrasain sendiri"


"la yg waktu kita disurabaya.."


"ya kan itu lain bun.."


"lainya..??"


"kalo bunda nanya terus..jangan harap bunda bisa jalan besok ya"


"ih..bunda mau diapain"


"daddy mau buka puasa ntar malem,"


waduh..aku bangunin singa tidur batin nay..sabar sabar..aiist..suka suka dia aja lah.


***


"dad..daddy serius mau jodohin rio sama sifa"


"ia..sifa gadis baik mom..daddy yakin"


"orang tua sifa dimana dad"

__ADS_1


"dia yatim piatu bun..paman dan bibinya sih masih ada..tapi dia dititipin dipanti waktu masih kecil..setelah lulu SMA dia memutuskan mandiri..dan bekerja untuk membiayai kuliahnya..dia anak yg baik dan cerdas..dia mendapatkan beasiswa di s1 nya"


"ooo..kasihan juga ya dad"


"he em..daddy yakin...sifa gadis yg sabar buat ngadepin rio"


"semoga ya dad"


***


3 bulan sifa dan rio bekerja sama..namun sifat rio sama sekali tidak ada perubahan..hanya ngomong seperlunya saja..


makan pun jarang kalo ga pas keluar nemenin pak davian ketemu klien.


"pak..saya mau teh..apa bapak mau kopi"


"heemm"


sifa udah paham..kalo atasanya itu jawab heemm berarti mau.


"ini pak kopinya.."


"pak..saya ada bikin brownis coklat..bapak mau"


"hemm"


astafirulah pakk..udah dibilang jangan jawab heemm doang..lama lama sifa ga tahan pak..pengen sifa cium tu bibir..


ya allah kuat kan hati sifa..jangan sampai sifa nekat..bisa ditendang ntar sifa sama doi..


sifa menyajikan kue itu di meja rio..rio mulai memakanya..


terlihat crem belepetan di bibir rio.


rio mengelap mulutnya dengan tissu..rio melihat sifa lagi.dan bertanya..


"udah"


sifa memberinya isyarat..rio masih tidak menemukanya..


"astaga pak..sini"


sifa menghampiri kursi rio..sifa menangkap kedua pipi rio dan mengelap bibir rio dengan jarinya..


"nah..udah"


tanpa rasa bersalah sifa kembali ketempat duduknya.


"apa apan sih dia..berani sekali dia"batin rio..


astaga...apa yg aku lakukan tadi..bagaimana denganya..apa yg akan dipikirkanya


tentangku..bodoh bodoh..sifa merutuki dirinya sendiri..dan berusaha menetralkan gemuruh didadanya..apakah dia marah..ya allah lindungi hamba..doa sifa


davian mengintruksi mereka untuk ikut meeting..


mereka pun mengikuti meeting.


ternyata sifa sangat cerdas batin rio..dirapat sifa mampu memberikan ide ide yg brilian untuk proyek baru mereka..lalu davian memerintahkan sifa dan rio untuk pergi ke kota B.


davian mempercayakan pd mereka untuk menangani proyek barunya.

__ADS_1


seluruh keperluan mereka sudah disiapkan kru davian..davian meminta pada mereka untuk menyiapakan satu mobil.dan satu tempat tinggal saja.


(oooohhh... pak davian rupanya mulai menjalankan rencana gaes.)


"sifa..saya suka ide kamu..yg lain juga sudah mengerti..kamu dan rio saya tugaskan besok ke kota B..persiapkam diri kalian..kalian hanya perlu membawa baju yg agak banyak mungkin kalian akan lama disana bisa 2 sampai 3 bulan"


"kenapa lama banget pak"tanya rio..


"saya ga ingin kalian bolak balik..ngabisin ongkos"


"astaga..tumben bapak pelit"rio keceplosan..


seluruh anggota rapat terbelalak..


"kenapa...saya bosnya..mau protes kamu"


"ga pak..maaf.."


"oke..ada pertanyaan.."


"ga pak"


"baiklah..rapat saya tutup kalian boleh. kembali..kamu rio..tiket dan keperluan kamu sudah siap minta sama sekertaris saya.."


"baik pak"


"aku ga mau dengar keluha klien..terutama sifa..aku ga mau dia ngadu karena sifat jutek kamu itu"


"loh..kok saya pak"


davian diam dan berlalu..davian tersenyum senyum sendiri..sekertarisnya terheran heran..ada apa dengan bapak


rio masuk keruanganya di ikuti sifa..rio terlihat marah.


"apa yg kamu adukan sama pak davian.."


"saya ga ngadu. apa apa pak"


"ga mungkin..tadi pak davian bilang jutek"


"pak..walaupun saya ga bilang..seliruh staf dikantor ini.juga tau kalo pak rio jutek nya tingkat dewa"


"apa katamu"


"ga..saya ga bilang apa apa"


"kamu..berani. sama saya"


"serah bapak"


sifa kembali ketempat duduknya..rio masih berkacak pinggang..lalu menghampiri kursi sifa dan memutarnya..mengukung sifa.


"saya tau kamu suka sama saya kan"


"astafiruah pak..bapak mimpinya ketinggian..mana ada yg mau sama cowok.galak jutek kayak bapan..yg. ada bikin emosi pak"


"ohh..ya..bagus kalo kamu ga naksir sama saya"


rio melepas kursi sifa dan keluar ruangan..


ada apa denganya..marah marah ga jelas..aneh..

__ADS_1


***bersambung**(


__ADS_2