Haruskah Aku Merelakanmu

Haruskah Aku Merelakanmu
kepergian bara..


__ADS_3

Bara selalu menepati janjinya pda lintang...jika dia bilang akan datang maka dia akan datang.


lintang berkendara menuju bandara untuk menjemput kekasih hatinya..lintang sangat bahagia..karena sudah beberapa bulan ini dia tidak bertemu dengan bara.


pesawat yg ditumpangi bara pun landing..lintang sangat bahagia..lintang menunggu tepat dipintu kadatangan..hampir seluruh penumpang sudah keluar..lalu dimana dia.


lintang tersenyum kecut..mungkin dia ga jadi datang...lintang melangkah menuju parkiran..lintang membuka kunci mobilnya..lintang sangat kaget karena begitu duduk dikursi kemudi ada seseorang yg membuka pintu depan mobilnya.


"teganya...mas mau ditinggal"


"masss..."triak lintang seraya menghampur ke pelukan bara.


lama mereka berpelukan.


"mas...kangen"


"mas juga kangen sayang"


cup..


bara memberi kecupan di kening kekasihnya.


"mas nyebelin"


"nyebelin gimana"


"lintang tunggu tau disitu"


"masak"


"iya"


jawab lintang memanyunkan bibirnya.


"mas lewat mana"


"big bos ma bebas mau lewat mana aja"


"mas ga bawa koper"


"ga.."


"big bos pakek kaos oblong celana jeas gini mana aja yg percaya"


"heemm..belum tau kamu..orang cakep ma bebas"


"heemmm narsisnya kambuh"


lintang melirik bara..


"ayo kapan jalanya..panas ni"


"sabar big bos..tu antri keluarnya.."


bara berkaca di spion sambil menyisir rambutnya..lintang tersenyum melihat tingkah konyol kekasihnya.


"kenapa lihatin mas terus kayak gitu"


"ga..ga ada..mana ada lintang lihatin"


"jangan kan lihat..cium juga boleh..ni.."


bata menyodorkan pipinya ke arah lintang..lintang menciumnya bara menolehkan wajahnya hingga bibir lintang bertemu dengan bibirnya.."**manis"


mereka tersenyum.


..


lintang** melajukan kendaraanya.


"kita kemana mas.."


"makan dulu boleh dek..mas laper"


"katanya mau makan masakan aku"


"boleh..kita kerumahmu..bahanya udah ready belum"


"udah mas..tinggal exsekusi"


"ayo..tunggu apa lagi"


sesampainya dirumah.


lintang langsung menaruh tasnya disofa...lintang lansung menuju dapur dan memasak makanan untuk bara.


"mas mau makan apa"


"apa aja..yg penting enak.."


"okey.."

__ADS_1


lintang mengikat rambutnya asal asalan..pemperlihatkan leher jenjangnya..


bara menelan salivanya..


"mau mas bantu ga dek"


"ga mas..mas duduk manis aja disitu ya.."


lintang membuat ayam woku dan tempe goreng tak lupa dia menyiapkan timun sebagai pelengkapnya.


"okey...siap..silahkan mas"


bara sangat menyukai makanan pedas.


"kamu paling tau selera mas dek.."


bara mencium kening lintang.


"ya harus dong..adek kan mau jadi istri yang baik"


"kapan mas boleh ketemu orang tua kamu"


"mas ijin ke orang tua mas dulu lah"


"okey..siapa takut"


bara makan dengan lahapnya..masakan lintang sangat enak..


"gimana mas"


"mantap dek..pas dilidah..seperti ciuman kamu"


"mass..ga nakal deh"..bara tersenyum.


"kamu ga kerja"


"emang kalo mas dateng lintang boleh kerja..kalo boleh lintang berangkat ni"


"kamu..udah pinter ngledek mas ya"


"ya kan biasanya..siapa yg ngijinin kamu ini..kamu itu..gitu kan"


"mas seneng kamu nurut sama mas"


"terpaksa mas..terpaksa...hukuman ma berat"


"mana ada berat..kamu aja suka hukuman mas"


"biar mas aja yg cuci kamu lap meja aja"


"oke bosku"


lintang sangat bahagia..karena calon suaminya tidak gengsi mengerjakan pekerjaan rumah.


setelah pekerjaan dapurnya selesai mereka duduk diruang tamu.


"kita ngapain enak nya dek.."


"ga tau mas mau nya apa.."


"sini"


lintang mendekat.


"mas pengen mandi..gerah..dimana kamar kamu"


"diatas...tapi lintang ga punya baju buat mas"


"lagian mas ga mau kalo pakek dres sm bra kamu"


"ngawur...eh tapi lintang ada kaos oblong..kayaknya muat buat mas"


mereka masuk ke kamar..lintang menyiapkan keperluan bara lalu keluar.


bara mengelilingi kamar lintang..kamar bernuansa pink putih itu sangat manis.


bara senyum senyum sendiri


bara melihat foto lintang dengan kakaknya..nayla..lebih jelasnya mantan kekasihnya.


mereka sangat manis.....bara menghela nafasnya...huuff..bagaimana aku bisa terlibat dengan mereka..batinya..tapi mereka sungguh manis.


selesai membersihkan diri..bara memeriksa emailnya.


bara sangat terkejut mendapat email dari sekertaris ayah nya..yg mengatakan bahwa saat ini ayahnya kritis..dan diharuskan segera terbang ke amerika.


bara panik..


lalu berlari menuruni tangga dan mencari lintang.


"lint...dek"

__ADS_1


"ya mas..kenapa"


"maafkan mas..seperti nya mas harus balik"


"ada apa"


"daddy kritis"


"apa..."


"terus gimana"


"mas harus balik ke amrik hari ini juga dek"


"masss"


lintang memeluk erat kekasihnya..lintang menangis didada bara..dia belum bisa jauh dari bara..walaupun jarang ketemu tapi ada rasa kehilangan ketika bara mengatakan harus ke amrik..lintang takut bara tak kembali lagi.


"hay...kamu jangan takut..mas pasti akan kembali"


lintang memalingkan wajahnya...lalu menundukan kepalanya.


bara memegang pipi lintang..mencoba menghibur kekasihnya.


"mas pasti kembali sayang..mas janji"


"lintang takut mas akan memperlakukanku seperti kakak"


"maafkan mas sayang..kamu tau kalo mas dulu juga mencari kakakmu..tapi dengan keterbatasan mas..mas gagal menemukanya"


"mas...aku takut"


"percayalah sayang mas akan kembali"


bara mencium kening lintang dan memeluknya..lalu mereka menyatukan bibirnya..mereka saling memangut lama..seakan tidak ingin terpisah..sambil terisak lintang terus menciumi bibir bara.


bara membiarkan kekasihnya melakukan apa yang dia mau..lalu lintang memeluknya ...mencium harum tubuh bara..bara memeluk erat lintang..lalu dia mengambi henfon dan menghubungi asistenya untuk segera mencarikan tiket.


sambil menunggu bara duduk disofa..lintang duduk dipangkuan bara..lintang terus memandang kekasihnya..bara membelai rambut lintang..sesekali.dia mencium kening lintang..lalu menyatukan bibir mereka kembali.


jika sudah begitu lintang tak kuasa menahan tangisnya.10 menit kemudian asisten bara pengirim pesan..yang mengharuskan bara berangkat kebandara sekarang..pesawat yg akan membawa bara transit dulu kesingapura akan segera akan segera berangkat.


lintang mengantarkan kekasihnya kembali kebandara..kali ini bara yg membawa mobilnya.


lintang hanya diam


lintang merasa sangat berat harus melepas kepergian bara.


sesampainya di bandara lintang mempererat pelukanya.


"sayang..pas pasti kembali.."


lintang sepertinya tidak mau tau..tidak mau mendengar bara bicara..


"sayang..pesawatnya udah mau berangkat"


"ga mau.."jawab lintang


"lintang yg mas kenal adalah gadis kuat..oke"


"mas janji ya ga lama"


"kalo itu mas ga janji sayang..begitu daddy sembuh mas pasti akan bawa buat nemuin orang tau kamu..kamu mau kan"


"iya.."


lalu lintang mulai mengendurkan pelukanya.


"ya udah mas berangkat dulu ya..jaga diri kamu baik baik..jaga hatimu juga buat mas ya sayang"


"mas juga ya.."


bara memeluknya lagi.


mengecup kening kekasihnya..


lalu mencium bibir lintang..disini bali..jadi mereka merasa agak sedikit bebas..walaupun malu sih sebenernya..tapi rasa itu tak ada artinya dibanding rasa berat akan berjauhan dengan kekasihnya.


"see u baby..i love u"


"love u too sayang..hati hati ya.."


bara mulai melangkah meninggalkan lintang..lintang melambaikan tangan..pandanganya tak lepas sampai bara bener benar menghilang.


ya tuhan jagalah dia untuk ku..aku mencintainya tuhan.


lintang berbalik meninggalkan bandara.


**bersambung**


ini lo gaes foto yg dilihat bara dikamar lintang***sesuai pandangan saya ya..kalo ga cocok boleh kok ngebayangin sendiri hehe

__ADS_1



__ADS_2