Haruskah Aku Merelakanmu

Haruskah Aku Merelakanmu
Dapet Restu


__ADS_3

Azan shubuh berkumandang Nayla ingin bangun,Nayla kaget karena dideket wajahnya ada wajah yang tak asing.


Itu mas Rezza cute banget batin Nayla.lama Nayla memperhatikan wajah itu,ih ganteng banget Ya Allah,ihhh apaan sih Nayla senyum senyum sendiri.


"Mas,bangun,udah subuh."Nayla mengoyang goyangkan lengan Rezza.


"Heemmm apa"


Nayla hanya tersenyum.


"Pagi."sapa Nayla.


"Pagi juga."Rezza tersenyum,Duh manis banget sih senyumnya batin Nayla lagi.


"Jam berapa Nay."


"Jam limaan mas."


"Nanti bangunin aku 20 menit lagi ya"Pinta Rezza.


"Okey"


Rezza melanjutkan tidurnya disofa,Nayla pergi kekamar mandi dia bersiap siap sholat dan mengganti pakainya.20 menit kemudian Nayla udah rapi dan wangi,dia pun membangunkan Rezza.


"Mas,ayo bangun sholat dulu."


"Eemmm iya kamu udah rapi Nay."


"Iya aku pulang dulu ya mas."


"Tunggu aku selesai sholat ya"


"baiklah."


15 menit berlalu Rezza pun sudah rapi dan menyelesaikan kewajibanya sebagai umat muslim.mereka mendengar sesuatu.Nayla dan Tezza saling mentap.


"Auss auss minum"


"Mas tante sadar"mereka melangkah ke ranjang dimana ibu Sinta berbaring.


"Alhamdulilah tante udah sadar tante mau apa minum?."tanya Nayla,tante Sinta menganguk.


"Mas,panggil dokter cepet."pinta Nayla


"Oia nay"jawab Rezza dan segera keluar mencari dokter,dokter datang dan memeriksa kondisi ibu Sinta.


"Alhamdulilah,tante baik baik saja,oprasinya juga berjalan lancar tante,untung tante cepat dibawa kesin,.tapi luka dipaha tante agak dalem,saya sarankan tante jangan terlalu banyak gerak dulu ya tant"Ucap sang dokter,


"Terimakasih dokter."


"3 atau 4 hari lagi Insya Allah tante sudah boleh pulang,tapi tetep dijaga ya tant,jangan basah dulu,sementara pakai kursi roda dulu ya tan."


"Baiklah dok."


"Mari saya permisi dulu,jika ada apa apa bisa panggil saya"dokter pun berpamitan.


"Baik dokter terimakasih"


Sepeninggal dokter ibu Sinta melihat Nayla dan Rezza bergantian.


"Nak,kok kamu bisa disini"tanya tante Sinta pura pura ga tau


"Nay yg bawa mami ke rumah sakit mi"..jawab Rezza.


"Kok bisa."tanya tante penuh selidik.


"Itu tan mbak Ani yang menghubungi saya,dia bilang tante jatuh dikamar mandi dan ga sadar"jawab Nayla.


"Ooo makasih banyak ya nak,tante udh ngrepotin kamu"Ucap tante Sinta memelas.

__ADS_1


"Ga kok tant,tante ga boleh bilang begitu"jawab Nayla.


"Gimana cara tante balas budi ke kamu?."


Tanya tante Shinta.


"Ga usah tant Nay iklas kok"


"Kamu tadi malem nginep,jaga tante sama Rezza"


"Iya tant,mas Rezza ga mau ditinggal"jawab Nayla sambil tersenyum dan melirik Rezza.


"Heemmm Rezzaa..."


"Ya mi,apa kenapa"jawab rezza gugup.


"Kamu tau darimana mama dirumah sakit, siapa yg kasih tau."tanya ibu Sinta pada Rezza.


"Dia telpon adeknya ma,waktu itu Rezza masih dimakasar,Nay juga yang jaga mami waktu itu sampai ezza dateng"


"Ooo makasih banyak ya nak,tante ga tau mesti balas kamu pakek cara apa"


"Ga usah tant ga papa"


"Emmm kalo kamu tante kasih Rezza mau"tante Sinta malah menawarkan anaknya.


Hah deg deg deg,mereka berdua saling mentap malu.


Langsung dapet lampu hijau broo,Nayla dan rezza hanya senyum senyum,mereka masih saling menatap.


"Udahlah mi,jangan mikir macem macem dulu, yang penting mami sehat dan pulih dulu ya mi.."ucap Rezza gugup.


"Tant,Nay pamit dulu ya hari ini Nay ada janji sama klien,Insya Allah nanti sore kalo ga kemaleman Nay mampir ya,tante mau dibawain apa"tanya Nayla.


"Ga sayang kamu dateng aja tante udah seneng banget,ya udah Za,kamu anterin Nayla dulu gi."perintah ibu Sinta,duh mami tau banget sih,batin Rezza.


"Heemm ga papa Za"


"Nay jalan dulu ya tant cepet sembuh Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam"


...


Sesampainya diparkiran Nayla masuk kedalam mobil nya,Rezza menggetuk kaca sebelah kemudi Nayla menurunkan kaca mobilnya.


"Ya mas.."


Rezza langsung memasukan kepalanya dan mengecup kening Nayla.Nayla memejamkan matanya.mencoba berdamai dengan gemuruh dadanya.


"Hati hati ya sayang jangan lupa kabarin kalo udah sampai"pinta Rezza.


"Iya mas aku jalan dulu ya Assalamualaikum"


"Eaalaikumsalam"


Nayla melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang,Nay memegang kening nya dan senyum senyum sendiri,katanya janji ga cium cium masih aja,dasar,guman Nayla.


****


Rezza masuk ke kamar maminya lagi,disana udah ada Rico yg baru dateng.


"Hay mas."sapa Rico.


"Hay juga dek,kapan sampai"


"Baru aja mas,mas dari mana?."tanya Rico


"Nganter temen ke depan"

__ADS_1


"Temen apa temen.,kok mukanya merah gitu"


"Apaan sih ga ada kok"Rezza berkilah.


"Jangan digoda mamas mu,dia emang lagi kasmaran,semalem ditemenin sama ayang beb jagain mami" ibu Sinta pun tak kalah sama Rico.


"Apaan sih mi"


"Oia mi,siapa mi cewek yg udah bikin mamasku kayak gini"ucap Rico meledek Rezza.


"Desainer yang pernah mami kenalin ke kamu"jawab mami.


"Dia mi,wah,kalah cepet aku mi."goda Rico lagi.


"Emang kamu juga mau sama dia".tanya mami ke Rico.


"Ya mau lah mi cewek imut manis gitu hehe"jawab Rico cengengesan.


"Jangan macem macem kamu ya,dia calon kakak iparmu"kata Rezza menghadiahkan tinju dilengan adeknya.


"Ampun mas,dih udah ngakuin mi emang dia mau sama mas.?."tanya Rico masih dengan muka meledek.


"Mau lah,siapa yang kuat nahan pesona mamasmu ini ha"kata rezza penuh percaya diri.


"Heemmm narsisnya kambuh"umpat Rico.


tok tok tok


Sontak mereka bertiga melihat ke arah pintu.Rico berjalan kearah pintu dan membukanya.


"Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam pi."jawab mereka bertiga


"Miii,maafkan papi,mami kok ga hati2 sih semalem papi panik mi,untung Rezza kabarin papi terus."ucap papi rezza khawatir.


"Mami udah ga papa pi,untung mantumu cepet bawa mami kemari"


"Ha,mantu mana dia mi"tanya papi Rezza sambil mencari


"Dia mau ketemu klien dulu,nanti kalo ga kemaleman dia mau dateng"ibu Sinta menjelaskan.


"Nanti kenalin ya mi"pinta papa Rezza


"Iya pasti pi"


"Emang dia siapa mi"tanya papi Rezza penasaran.


"Yang bikinin baju papi..yang hari itu papi bilang bajunya enak dipakai"jawab mami.


"Ooo yang itu,tapi kan papi belum pernah ketemu mi"


"Nanti mami kenalin.."


"Cantik ga mi Baik ga mi"


"Heemmm heemmm papi ga sabaran amat"mami mulai cemburu


"Sebenernya ini cewek calonya mas Ezza apa papi sih mi,kok kayaknya papi yg lebih antusias"goda Rico pada papinya.


plaaakkk....


"Sembarangan kamu"


Hahahaha mereka ketawa serempak..


Ya begitulah keluarga itu jika sudah berkumpul selalu penuh canda tawa dan kasih sayang.


**bersambung***

__ADS_1


__ADS_2