
sepulangmya dari bali rico lebih frustaai dari biasanya..yg biasanya banyak nglamum..diem sekarang malah jadi uring uringan..
rangga dan hana sering jadi sasaranya.
kenapa batin mereka..
"bos kenapa sih pak..marah marah mulu'"tanya hana pada rangga
"kagak tau han..lagi pms kali"
rezza tak sengaja mendengar pembicaraan dua pegawainya.
"kenapa han...manyun gitu"ucap rezza menegur..
"eh..bapak maaf pak"hana dan rangga salah tingkah
"kenapa dengan bos kamu"
"tau tu pak marah mulu..salah mulu hana"
"hahahaha...han jangan manyun gt..lihat rangga udan gemes ama kamu..kalian emang jodoh"
rezza berlalu meninggalkan mereka.
"adehh...yang atu marah marah..yg atu eror..salah apa saya tuhan ketemu orang orang aneh"
rangga hanya tersenyum melihat hana.
***di ruangan rico
"kenapa..pms lo"
"apaan sih mas..masuk ketuk dulu napa"
"kariawan lo dah pada ngeluh tu..bos marah mulu"
"tau ah mas..."
"kenapa coba cerita"
"bingung mas...gimana caranya naklukin dia"
hahahah..rezza tertawa ga berhenti. .tiap kali lihat muka adeknya dia ketawa lagi.
"sial lo mas..serius juga"
"kalo kamu sayang sama dia langsung aja..ga usah pakek nanti"
"maksud mas"
"dek..yang nanya cewek itu butuh kepastian.
kepastian buat cewek itu yang utama..kalo lo cuma bilang cinta..lo kasih dia barang yang ada di ilfeel ama elo..kecuali kalo yg matre ya..mas ga tau.."
"apa mas juga bgt ama mbak"
"heemmm...aku sm mbak mu mana ada kami pacaran..begitu clik mami dukung ya udah tancap gas"
"caranya"
__ADS_1
"ya tuhan..ternyata adek gue begoknya ga ketulungan"
"mas..serius"
"kamu dateng lah ke dia..tunjukin kalo lo serius sama dia..minta dia buat jaga hatinya buat lo..minta dia buat jadi istri sekaligus ibu dari anak anak lo..beres kan.."
rico mangut mangut..dia langsung beranjak.dan menepuk pundak abang nya.
"thanxs mas..doain aku ya"
astaga anak itu...
***rico langsung meminta pilot papinya untuk membawanya terbang ke bali..hari sudah malam waktu dia sampai dibali.
rico tidak mau memakai supir pribadi..dia ingin bw sendiri mobilnya.
rico langsung menuju rumah dina..
ting tung..tingtung..
kala itu dina sudah bersiap siap tidur..
dina sudah memakai daster tidurnya..
dina mengambil sweternya dan berjalan menuju pintu.
alangkah kagetnya dina..siapa yg dia lihat didepan pintu rumahnya..
rico langsung memeluk dina erat..dina hampir ga bisa nafas.
"mas...ada apa"
"mas kangen din"
"din..maukah kau memberikan hatimu untuku"
"mas ngomong apa..duduk dulu"
"ga...mas mau jawaban kamu"
"jawaban apa"
"maukah kau memberikan hatimu untuku"
dina diam..rico melepaskan pelukanya..
rico mengangkat dagu dina..dan mengatakan lagi permintaanya.
"mau kah kamu memberikan hatimu padaku honey"ucap rico penuh kesungguhan.
"mas ga tau siapa aku..mas ga tau aku anak siapa..mas ga tau bagaimana masa laluku"
"aku ga perduli din...aku mencintaimu"
"mas ga akan bicara seperti itu kalo mas tau siapa aku"
"memangnya siapa kamu"
"aku gadis yatim piatu mas..aku ga tau siapa ayah ibuku..karena mereka membuangku ketika aku masih bayi..lalu seorang nenek mengasuhku..membesarkan aku.."
__ADS_1
"lalu apa lagi"
"hanya itu"
"din..aku sudah bilang kalo aku ga perduli..aku cinta sama kamu"
"mas..gimana aku..
kata kata dina berhenti oleh ciuman rico..ciuman yg dina rasakan berbeda saat pertama.ini lebih lembut..ini memabukan..dina berusaha tetap berada pada kesadaranya.
"mas..cukup..ini salah"
"lalu aku harus gimana din..aku hampir gila karena merindukanmu"
"mas...orang tuaku tidak menginginkanku....bagaimana dengan keluargamu nanti"
"itukah yang kamu takutkan honey.."
"heemmm"
"aku akan buktikan honey kalo ketakutanmu itu tidak akan jadi kenyataan..kamu tidak salah dalam hal itu..mereka yang salah karena telah membuang berlian indah sepertimu"
rico mencium kening kekasihnya..
rico memeluk dina posesif..dina menangis dan membasahi kemeja rico..
"din..kamu belum jawab pertanyaanku tadi..maukah kamu memberikan hatimu untuku...bolehkah aku menjagamu din..maukah kamu menjadi istri sekaligus ibu dari anak anaku kelak"
dina menatap rico dan mengatakan..
"yes.."
"thanks u so much honey"
rico memeluk dina lagi..mencium kening kekasihnya..
"besok kamu ikut mas ke jkt ya"
"untuk apa"
"aku ingin kamu ketemu mami papi"
"secepat ini"
"kenapa"
"aku takut"
"jangan takut..mami papiku ga akan apa apain kamu..yang ada aku yg akan apa apain kamu"
"kan udah waktu itu"
"sekarang dikasih lagi juga mau"
"jangan ya..kita udah ngelakuin kesalahan...kalo bisa jangan lagi"
"heemmm...mas paham sayang..tapi kalo kiss boleh kan.."
dina hanya tersenyum..rico memeluk pinggang dina dan mendaratkan ciumanya bertubi tubi..
__ADS_1
**ahirnya..babang rico dapet juga***
**bersambung**