
lintang masih tak bergeming ditempatnya..davian membiarkanya.
kali ini davian ga terlalu menganggu lintang.
"boleh aku pinjam kamar"
lintang menunjuk kamar tamu..
davian masuk kekamar itu.
lintang tidak perduli dengan apa yg dilakukan. tamunya.
davian keluar kamar dengan memakai pakaian santai..menggunakan kaos polo warna putih dan celana bahan pendek selutut.
davian duduk didepan lintang.
"sholat dulu sana"kata davian
"sholat..???kamu muslim"
"heemm"
lintang beranjak dari duduknya dan segera menunaikan kewajibanya.lintang menangis didalam doanya.lintang menumpahkan segala rasanya kepada sang maha pemilik hidup dan mati.ingin rasanya lintang protes.tapi sekali lagi intang menyadari mungkin ini yang terbaik untuk bara.
bara ga merasakan sakit lagi.bara sudah bebas sekarang.bara sudah bahagia.
lintang keluar kamar dengan mata sembab..lintang melihat banyak makanan dimeja makan...
"makanlah"
"kamu bisa masak"
"heemm"
mas bule melepas clemek masaknya..membersihkan dapur lintang.lalu duduk di sebelah lintang.
"kamu berani sekali masak didapurku.."kata lintang
"aku lapar..aku ga tau jalan disini"jawab davian enteng
"kau tau..kau menyebalkan"
davian mengangkat pundaknya.
"makanlah jangan marah melulu"
lintang hanya mengambil beberapa kntang goreng.kenapa gaya masaknya seperti ceef.
"kenapa kamu ga pulang"
"ga aku mau nginep"
"siapa yang ngijinin kamu nginep..ini indonesia..bukan amrik"
"aku tau.."
"lalu kenapa ga pulang"
"tempat tinggalku lagi di renov"
"what"
__ADS_1
"jadi aku numpang aja disini"
"oh..oh...wah..wah..dasar bule gila"
"tadi bodoh..sekarang gila ntar apa"
"ga ada..pokoknya habis makan kamu pulang"
"ga..aku mau disini..sampai rumahku jadi..sampai kamu ga sedih lagi.atau kamu mau ga aku tunjukin tempat adiku"
"wah....berani sekali kamu ngancem aku"
"salah sendiri marah marah"
"aaaggghh....serah"
lintang masuk kamar dan meninggalkan davian..davian hanya tersenyum nakal.dan
**brraaakkkk
lintang membanting pintu kamarnya..lintang mengacak frustasi rambutnya.
aku bisa gila kalo lama lam dekat sama dia**.
"bara..kenapa kau mengirimkan seseorang yang lebih menyebalkan dibanding dirimu"
lintang mengunci pintu kamarnya..dia sadar sekarang hidupnya dalam bahaya.
davian masuk kekamar yg dipinjamkan lintang..dia melihat sekeliling.lalu menefon seseorang untuk mengirimkan laptop dan berkas berkas pekerjaanya.
sebenernya bukan dia ga mampu menyewa tempat tinggal.
kenapa bara memaksanya untuk menikahi gadis itu.
apa hebatnya dia..apa istimewanya dia.
aagghhhh...kau membuatku frustasi bara.
***
disisi lain nayla dan rezza berjuang mendapatkan restu.
ternyata tak semudah restu pertama.
kali ini nayla dan rezza harus kerja extra.
rezz udah kembali ke jkt..melanjurkan pekerjaannya.
ingin sekali nayla menyusul kekasihny.tapi ga mungkin dia melawan orang tuanya.
rezza msih sering mengabari nayla..atau pas lagi dibutik dia sll curi2 waktu untuk video call dengan rezza.
nayla membuka laman mensosnya.
melihat postingan terahir adeknya..
disana tertulis
"selamat jalan wahai pemilik hatiku..aku selalu mencintaimuðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜"
banyak komen disana.tapi tak satupun dibalas oleh lintang.
__ADS_1
nayla merasa sangat khawatir.
nayla langsung menelpon adek ya.
tuttt...tuuuttt..tuuutty
"assalamualaikum"
"waalaikumsalam"
"dek..kamu oke"
lintang diam..hanya suara isakan lintang yang terdengar..
"dek...ada apa"
"adek ga kenapa napa kak..tapi bara"
"bara..ada apa dengan bara"
"bara pergi kak"
"pergi kemana??"
"bara pergi ninggalin adek kak.."
lintang menangis menjadi jadi..
"dek kamu tenang kakak segera kesana oke..kamu jangan kemana mana oke.tunggu kakak.."
tutt...
nayla langsung mencari tiket malam inj juga..siap tau ada penerbangan yg tersisa.
nayla langsung mengambil tas dan kunci mobil...
"yes..dapet"pekik nayla
"maaa....mama..yah..."
"kenapa kak..kenapa tresk treak..vano ntar bangun"
"ma..kakak titip vano ya..kakak harus ketempat lintang sekarang..."
"kenapa ada apa dengan adekmu"
"kakak juga ga tau ma... tp di mensosnya dia tulis kayak gini ma... kakak tanya adek cuma nangis..kakak takut ada apa apa sama adek ma..mungkin sekarang adek butuh kakak"
"iya..cepetan nduk..kasih kabar secepatnya ya kalo sudah sampai"
"iya ma..assalamualaikum"
"waalaikumsalam"
nayla melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi..dia ga mau ketinggalan pesawat...nayla juga sudah menelpon asisten lintang untuk menjemputnya dibandara.
ada apa denganmu dek..kenapa seolah oleh bara meninggalkanmu untuk selama lamanya..kenapa kamu ga cerita sama kakak.
tunggu kakak sayang..
****bersambung.**
__ADS_1