Haruskah Aku Merelakanmu

Haruskah Aku Merelakanmu
jangan pergi dulu


__ADS_3

rumah nayla terasa lebih berwarna..baby vano terlihat happy bercanda gurau dengan daddy nya..daddy nya juga sangat iseng.


senyuman nayla terus mengembang..vano lagi aktif aktifnya..


berlari kesana kemari..


mainan dimana mana..rumah terlihat acak acakan..


rezza benar benar memanjakan putranya..rezza memesan banyak mainan pada asistenya..


nay geleng geleng..ngomel ngomel..menasehati rezza ini itu..rezza tak menggubris..sesekali jika nay ga bisa mengerim mulutnya rezza akan menghampirinya dan


cup..


"daddyyyy..."


teriak nay..hufff..nay menghentak hentakan kakinya jengkel


rezza hanya tersenyum dan berlalu menghampiri vano lagi.


"bun..daddy nginep semalem lagi ya.."


"ga ada..udah 4 hari daddy disini..beras bunda habis..makanya daddy banyak"


"ya ampun bunda...kan masakan bunda top bun.


makanya daddy maemnya banyak..hehehe"


"heemmm..ngrayu.."


"bun...daddy mau dimasakin tiap hari.."


"halalin dulu"


"siap bunda..kontrak daddy dimaskapai tinggal sebulan lagi bun..habis itu daddy datang ayah sama mama ya bund"


"terserah..kalo kelamaan bunda cari ya lain"


"jangan gitu lah bun..daddy kan cuma minta waktu sebulan..


soalnya daddy terbangnya malem bun..takut ga bisa nemenin..waktu daddy habis"


"la hari itu kita ketemu siang siang"


"itu aku gantiin temen bun..dia nikahan.."


"ooo...ya udah dad..ga papa..bunda sama vano ga akan kemana mana..kami akan menunggu daddy jemput"


"thanx u bunda..bunda jika waktu bisa diputar..daddy ga akan nglepas bunda waktu itu"


"anggap aja itu ujian dad...jadi pelajaran buat kita nantinya..bahwa rumah tangga itu yg utama adalah kepercayaan..kesetiaan akan ikut jika rasa percaya itu ada.."


"bund..thanx u ya..bunda udah jaga hati bunda buat daddy..sampai detik ini..daddy ga tau harus bilang apa lagi..daddy bahagia bun"


nayla tersenyum


"bunda kan udah janji"


"bund..sampai sekarang daddy juga jaga bund"


"oh ya..ga percaya bunda.. daddy ga tergoda..secara daddy kan banyak fans nya"


"pasti adalah yang godain ma..tapi daddy udah terlanjur benci sama wanita..pikiran daddy wanita itu sama"


"heemmm..."


"kok heemm doang bun"


"aneh aja...kali aja daddy masih normal waktu itu"


"maksud bunda"


"ya kan aneh kalo daddy bilang gitu..kamarin itu apa..agresif gt ama bunda"

__ADS_1


"ya kan lain bun..itu kan dari sini"kata rezza menunjuk dadanya


nayla tersenyum


"jujur aja bunda juga mau waktu itu..tapi bunda takut..kita sedang dalam keadaan ga halal kan...untung vano selametin kita ya dad"


"daddy juga takut bun..tapi pengen..hehehehe..maaf ya bun"


"kita sama sama salah dad"


drrt..drtt.drrt..


hape rezza berbunyi


"heemmm..kenapa"


......


"apa harus hari ini"


.....


"heemm..bukanya rico udah pantau..kemarin saya dapat email semua baik..kenapa jadi seperti ini"


........


"kalian tenang..aku segera kesana.."


...


"mereka lupa sedang main main sama siapa"


.....


"heemm...paham...jangan gegabah"


...


"ya"


"dad..are u oke"


"sepertinya daddy harus balik bun..ada yang mau main main"


"dad..hati hati..jangan terlalu kejam"


"tergantung mereka bund.."


"bunda tau daddy..pakek hati dad..pikiran harus selalu jernih..minta petunjuk allah"


"pasti bun...bun sini"


rezza menarik tangan nay agar duduk dipanguanya...rezza memainkan rambut panja g nay..menciumnya..lengan satunya memeluk pinggang nay..mereka saling melempar senyum..


nay menyatukan kening nya..


"dad..jangan pergi"


"heemm"rezza tersenyum nakal


"kemarin diusir usir..mau masuk rumah aja harus bawa banyak sajen..bunda aneh"


nay tersenyum malu


"ah..daddy"


"daddy perginya bentaran bun..setelah urusan daddy kelar ntar daddy dateng lagi..ya.."


cup


rezza mengecup sekilas bibir nay..nay langsung menyambutnya dengan ciuman yang hangat..seolah benar benar tak ingin berpisah dengan kekasih hatinya.


"daddy janji ya"

__ADS_1


"ya sayang..begitu semua clear daddy langsung kesini..apa bunda mau ikut..mami sama papi pengen ketemu vano sama bunda"


rezaa mengangguk


"mereka bahagia banget bun..mami marah marah sama daddy...alamat daddy kena jitak ni"


"hahahaha...masak mami masih suka jitak daddy"


"iya lah..bagaimana pun daddy masih dianggap baby sama mami..kafang kadang daddy malas sama mami..masih suka cium cium"


"masak sih dad..bunda ga pernah lihat"


"waktu daddy nikah ga pernah lagi..begitu pisah sama bunda..kambuh lagi tu mami"


"hahahahaha...daddy lucu"


cup...nay mendaratkan ciumanya lagi dibibir rezza


"daddy berangkat ya bund"


nay memeluk mantan suaminya erat..mebenamkan wajahnya dileher suaminya.rezza mengelus rambut nay..


"daddy sayang bunda"


"bunda juga sayang.."


nay beranjak dari pangukuan rezza.mereka bergandengan ke kamar..rezA menciumi putranya yg terlelap..


setelah berpamitan dengan putranya..rezza mencium nay lagi dan lagi.


"jaga diri baik baik ya bun..jaga hati bunda juga ya"


"pasti dad..daddy juga ya"


nay melambaikan tangan ketika rezza sudah mulai melajukan kendaraanya..


aku pasti merin dukan kalian batin rezza.


*****


in bali


lintang sangat gelisah..karena tiba tiba saja bara tidak dapat di hubungi..tak biasanya bara seperti ini..


sesibuk sibuknya mereka biasanya masih sempet walau cuma berkirim pesan


lintang mencari ke resort.para pegawai mengatakan bara tidak datang


orang tua bara juga udah kembali ke amrik


lintang terbang ke jkt..di kantor hanya ada asisten bara..tapi mereka juga tidak ada satupun yg memberi info berarti padanya..


bara kamu dimana..kemana..apakah kamu baik baik saja..


tidak biasanya bara seperti ini.


lintang tetap melanjutkan hidupnya..


tapi tertanam beberapa pertanyaan mengenai bara.


apakah dia ingin menghindariku..


lintang selalu menunggu kabar bara.


"bara aku kangen"


tak terasa lintang menangis dikamarnya..meringkuk seperti bayi..membayangkan kemungkinan bahwa bara hanya mempermainkanya..


tapi alasanya apa.


apakah untuk balas dendam pada kakak..


**bersambung***

__ADS_1


l


__ADS_2