
Akhirnya setelah melewati beberapa ruangan laboratorium, Tyfan sampai juga sebuah ruangan yang cukup besar. Bahkan lebih besar daripada beberapa ruang laboratorium, yang ia lewati sebelumnya.
Wajahnya yang tegas itu terbelalak kaget, sebab saat dia membuka pintu laboratorium. Dia hanya menemukan kepulan asap tebal yang sudah memenuhi ruangan laboratorium.
Tyfan tau, asap apa yang sedang memenuhi ruangan ini adalah asap beracun yang biasa digunakan oleh pasukan rahasia Tuan Gayo, untuk melumpuhkan mangsanya di dalam ruangan tertutup.
Asap beracun ini hanya bisa keluar jika seseorang yang berada di penjara ruang kaca mengalami situasi di luar kendali. Tetapi harusnya asap beracun ini hanya memenuhi ruang penjara kaca sja.
Jika sampai asap beracun ini menyebar ke seluruh ruangan laboratorium seperti ini, maka bisa dipastikan jika uji coba penelitian rekayasa DNA makhluk Mars kepada manusia biasa, ada yang salah. Bisa saja ada ruangan penjara kaca yang telah dihancurkan oleh seseorang.
"Siapa yang melakukan semua ini?!" tanya Tyfan dengan penuh kemarahan.
Ruangan yang bahkan tidak bisa dihancurkan dengan hantaman helikopter yang sedang terbang itu, rusak begitu saja. Tidak mungkin Manusia Biasa dapat menghancurkan ruang penjara kaca, pasti ada seseorang yang sudah mendapatkan kekuatan luar biasa dari makhluk Mars yang belum terdeteksi.
Bukan hanya Alan dan Edward yang berada di ruangan laboratorium itu untuk dijadikan kelinci percobaan, tetapi masih banyak manusia biasa lain yang dipungut oleh tim keamanan pribadi Tuan Gayo dari Malio.
Tuan Gayo ingin mendapatkan manusia yang sempurna, yang dapat mewarisi seluruh Kemampuan makhluk Mars. Jadi dia mengumpulkan seluruh manusia biasa yang dapat ditemui di Malio.
Pemimpin SYPUS itu berharap impiannya akan segera terwujud, jika dia melakukan penelitian dengan cepat dan rahasia.
Tetapi penelitian ilegal yang belum lama dimulai itu, sudah mendapatkan masalah yang cukup besar. Bagaimana tidak, ruangan yang harusnya tidak bisa dihancurkan oleh makhluk hidup apa pun itu, telah hancur tanpa diketahui sebabnya.
Tyfan memicingkan matanya, karena asap beracun yang cukup tebal itu belum mereda juga. Lelaki itu tampak sangat santai berada di dalam ruangan yang dipenuhi oleh asap beracun yang tebal.
Dia juga tidak menunjukkan gejala-gejala seperti orang keracunan. Tyfan adalah satu-satunya manusia yang kebal terhadap segala jenis racun. Dia adalah manusia pertama, yang yang lolos dari kematian setelah dijadikan kelinci percobaan oleh Tuan Gayo.
Meskipun kemampuan mata Tyfan tidak ada yang istimewa, tetapi lelaki itu mempunyai indra pendengaran yang sangat sensitif.
__ADS_1
Saat ini Tyfan bisa mendengar beberapa pergerakan manusia dari pendengarannya. Langkah kakinya perlahan melangkah, ke arah suara yang ia dengar.
Tyfan sama sekali tak merasa ragu, ia begitu percaya diri saat melangkah ke arah hal yang dia anggap sangat mencurigakan. Ia bahkan tak mengerutkan keningnya, saat melihat apa yang bergerak dibalik asap beracun yang saat ini masih mengepul tebal memenuhi ruangan itu.
Karena suara bergeser yang amat lemah itu hanya ditimbulkan oleh seorang Ilmuwan yang mencoba untuk menyelamatkan dirinya sendiri, tetapi tubuh manusia itu sudah melemah.
Sebenarnya di ruangan itu sudah disediakan, sebuah ruangan yang penuh dengan oksigen untuk para ilmuwan. Fungsinya, tentu saja untuk menyelamatkan diri dari gas beracun jika ada kebocoran. Tetapi tampaknya kebocoran gas dari salah satu ruang penjara kaca, sangat tidak terduga. Sehingga tidak ada satu ilmuwan pun, yang berhasil mencapai ruangan itu untuk menyelamatkan dirinya sendiri.
Tyfan sama sekali tak menaruh simpati, pada ilmuwan yang sudah sekarat di bawah kakinya. Sebab meskipun dia menyelamatkannya, ilmuwan itu juga tidak akan bisa hidup. Kekuatan asap beracun di ruangan ini begitu sangat kuat, bahkan tim Tuan Gayo saja belum dapat menemukan penawarnya.
Racun bunga Dak dari Mars adalah yang paling kuat. Tanaman yang sangat dihindari oleh makhluk-makhluk di Planet Mars itu, malah diekstraksi dan dijadikan senjata oleh Tuan Gayo.
"Tuan!!! Tuan Tyfan apa anda baik-baik saja?" sebuah suara keluar dari speaker, yang dipasang di ruang Laboratorium Uji Coba Rekayasa DNA Makhluk Mars.
Speaker itu biasanya berfungsi sebagai alat untuk menyampaikan intruksi kepada para ilmuwan, sebab para ilmuwan yang bekerja di laboratorium pribadi Tuan Gayo tidak diperbolehkan menggunakan alat komunikasi apa pun saat berkerja.
Sebenarnya mereka setengah dipaksa untuk tinggal di tempat itu.
Semua orang menganggap tingkat Gen apa pun yang dibawah Lima adalah orang buangan.
Tuan Gayo dan Tyfan memanfaatkan orang-orang yang mempunyai dendam dengan Gen mereka, alasannya jelas untuk balas dendam kepada setiap Gen yang telah membuang mereka.
Mereka direkrut oleh Tuan Gayo secara rahasia. Gen mereka menganggap orang-orang yang direkrut oleh Tuan Gayo, meninggal karena virus zombie yang merajalela di dunia.
Jadi tidak ada satu orang pun yang curiga jika Tuan Gayo telah menyembunyikan banyak rahasia di Mansion pribadinya, yang dibuatnya sebagai dalih menjadi sarana liburan untuk para pemimpin SYPUS kedepannya.
Tyfan menoleh ke arah asal suara speaker itu, ia segera mendekati asal suara itu sambil merogoh ponsel di saku jasnya.
__ADS_1
"Apa anda bisa mendengarku?" suara di speaker belum juga berhenti menggema.
Tyfan masih melangkahkan kakinya dan mencoba untuk menghubungi seseorang yang dari salah satu kontak di ponselnya.
"Hallo!" ucap suara seseorang di seberang panggilan dari Tyfan.
"Bisakah kau mematikan aliran asap beracun ini?" tanya Tyfan pada seseorang yang telah mengangkat panggilan teleponnya.
"Saya sudah mencoba dari tadi Tuan! Tapi tampaknya kebocoran asap itu, tidak hanya dari satu ruang penjara kaca!" ucap orang balik panggilan telepon Tyfan.
Tangan kanan Tuan Gayo itu ternyata, menghubungi salah satu staf di ruang keamanan.
"Cobalah sampai bisa!!! Jika tidak kau akan mati!" ancam Tyfan.
Tyfan lalu menutup panggilan teleponnya. Dia begitu sangat marah, karena banyak anak buah yang dia miliki tidak bisa melakukan banyak hal.
Mungkin karena hampir semua orang yang direkrut sebagai tim rahasia adalah orang-orang yang tidak competent, maka banyak sekali kegagalan yang terjadi akhir-akhir ini.
Gubrakkkkkkkk
Suara sebuah benturan ringan menggema di sekitar Tyfan. Dengan gerakan refleksnya yang cepat, Tyfan yang ternyata mempunyai kemampuan menggerakkan tubuhnya melebihi kecepatan manusia, dengan sangat mudah bisa menangkap makhluk yang menyebabkan suara benturan itu.
Hanya berselang beberapa detik dari suara benturan, saat ini Tyfan sudah mengunci pergerakan satu manusia, yang ternyata tubuhnya masih segar bugar. Padahal sudah bisa dipastikan, jika manusia itu menghirup gas beracun di dalam ruangan laboratorium ini, dalam jumlah yang pasti tidak sedikit.
"Siapa namamu?" tanya Tyfan pada seseorang yang sudah berjongkok membelakanginya itu.
Kedua tangan manusia itu sudah dibekukan oleh Tyfan dengan teknik kuncian.
__ADS_1
Tak ada satu kata pun yang keluar dari mulut orang itu, tetapi Tyfan sadar. Manusia yang ia kunci pergerakannya saat ini, berjenis kelamin perempuan.
"Lisa!" akhirnya wanita itu mengatakan namanya, meski dengan nada yang amat lemah.