
"Stop kak, jangan mendekat !" ucap Ranty dengan suara bergetar, sambil terus beringsut mundur.
" Ada apa ? aku sudah tahu semuanya sayang, tentang kondisi mu saat ini, bahkan tentang ingatan mu yang sudah kembali." jawab Ferrell tepat didepan wajah Ranty tangannya terulur mengelus pipi mulus Ranty yang sudah di penuhi air mata. Jarak Ferrell dan Ranty kini begitu dekat hingga mereka bisa merasakan hembusan nafas satu sama lain.
Ranty terdiam mencerna kata-kata Ferrell, ia kaget tak menduga jika Ferrell sudah mengetahui segalanya. Apakah Fany yang memberitahukan segalanya pada Ferrell. Rasanya tidak mungkin Fany akan mengingkari janjinya.
" Menjauh Mas ...!" Ranty memukul dada Ferrell dan hendak mendorongnya. Namun, Ferrell dengan sigap menangkap tangan Ranty dan menjatuhkan Ranty hingga posisinya kini terbaring. Ferrell kemudian mengunci kedua tangan Ranty di atas kepala. Ranty tak berkutik kini ia berada di bawah kungkungan Ferrell.
Ferrell menatap Ranty, ia begitu merindukan istrinya yang sudah tiga tahun menghilang karena ulahnya. Ferrell mengabsen tiap jengkal wajah Ranty yang terpatri ayu. perlahan Ferrell mendekatkan dirinya pada Ranty . Kini mereka tak lagi berjarak, Ferrell menyatukan keningnya pada kening Ranty. Ranty merasakan degup jantungnya dan Ferrell sama-sama berdetak kencang, dan hembusan nafas Ferrell yang hangat menerpa wajahnya.
Seketika hati Ranty merasakan hangat, darahnya berdesir. Rasa rindunya pada sang suami pun tak dapat lagi ia bendung. Ranty memejamkan matanya saat merasakan bibir hangat Ferrell menyatu dengan bibirnya.
Ferrell memperdalam ciumannya ketika tidak mendapatkan penolakan dari Ranty. Mereka berdua saling menyalurkan rasa rindu lewat bahasa tubuh. Ranty membalas ciuman Ferrell mereka saling me nye sap, dan me lu mat.
Tangan Ferrell sudah bergerilya dengan pergerakan tak sabar. Ranty membuka matanya ketika merasakan tangan Ferrell yang sudah berada di dua benda sintalnya. Ranty memandang Ferrell dengan masih bertaut bibir. Ranty membelai wajah Ferrell yang masih terpejam menikmati ciu man yang tengah mereka lakukan. Namun, seketika Ranty menyudahi ciuman mereka dan mendorong tubuh Ferrell saat ia melihat cincin pertunangan nya dengan Arkha yang melingkar di jari manisnya.
Ferrell terdiam menatap Ranty yang tiba-tiba menghentikan aktifitas mereka. "Sayang ..." Ferrell kembali mendekat, merengkuh tubuh Ranty. Namun, Ranty memberontak dan plakk ...Ranty menampar wajah Ferrell.
Ferrell kembali tercengang memegangi pipinya yang terasa panas akibat tamparan keras dari Ranty. Ini adalah tamparan pertama dari sang istri Ferrell tak menyangka jika Ranty istrinya yang lembut kini sanggup menamparnya. " Jangan pernah lagi dekati aku, apalagi menyentuhku atau aku bisa melakukan yang lebih dari sekedar tamparan !" bentak Ranty dengan tatapan kemarahan.
"Aku masih berhak atas dirimu kau masih istriku Ranty Amalia Widodo, KAU MASIH NYONYA FERRELL NUGRAHA DAN AKAN TETAP SELAMANYA MENJADI NYONYA FERRELL NUGRAHA !!" Ferrell tak mau kalah meski dengan nada rendah dan lembut namun, kata- katanya penuh penekanan.
__ADS_1
" Maka CERAIKAN aku Tuan Ferrell yang terhormat ! lepaskan aku, putuskan ikatan perenikah ini bebaskan aku !!" teriak Ranty penuh amarah.
" Itu tidak akan terjadi sayang, tidak akan pernah, kau hanya akan lepas dari ku jika aku sudah tiada, jadi saat aku masih bernafas jangan pernah berfikir untuk pergi dari ku." Ferrell berucap dengan nada sendu.
" Aku tidak ingin bersama laki- laki yang menduakan istrinya, aku tidak ingin ada dalam pernikahan poligami, dan aku sudah pernah katakan itu bukan, jadi ceraikan aku !!" ucap Ranty seraya melangkah.
" Aku sudah menceraikan Viona, tiga tahun lalu, dan anak yang Viona kandung bukanlah anak ku." tegas Ferrell.
Ranty menghentikan langkahnya, saat mendengar ucapan Ferrell. Seketika ia teringat akan kehamilannya. Ranty kembali mengingat bahwa ia juga sudah kehilangan janinnya karena kecelakaan naas yang menimpanya. Punggung Ranty terguncang tangisnya kembali pecah. Ferrell melangkah mendekati Ranty ingin menenangkan Ranty yang kembali terisak.
" Stop jangan lagi, jangan mendekat ! tentang perceraian mu dan Viona aku sungguh tak perduli, kau tahu aku kehilangan anakku, bahkan saat baru beberapa jam aku mengetahuinya, kau pembunuh aku benci kamu Ferrell Nugraha ! aku benci !" Ranty mengangkat tangannya mengisyaratkan Ferrell untuk berhenti. Ferrell menghentikan langkahnya meski ada rasa tak rela.
Ferrell merasakan nyeri di hatinya ia ikut terisak melihat Ranty yang kembali hancur. Sungguh ia hanya ingin menebus kesalahannya. Ferrell hanya ingin Ranty nya kembali padanya. " Maaf ... maafkan aku sayang tolong ...!" Ferrell kembali melangkah mendekati Ranty. Namun Ranty bergegas memutar kunci dan membuka pintu kamar Ferrell. Ranty melangkah seraya menghapus air matanya kasar, berlari menuju kamarnya.
Nyonya Winda memandang putranya dengan penuh rasa iba. nyonya Winda menghampiri Ferrell dan ikut terduduk memeluk putranya yang tengah terisak. "Apa yang terjadi ?" tanya nyonya Winda, pasalnya ia tidak melihat Ranty yang keluar dari kamar Ferrell. Namun pelayan yang melihat Ranty keluar dengan berlari dan terisak membuat nyonya Winda khawatir.
" Ranty sudah mengingat segalanya Mom ... tapi dia menolak ku, dia meminta aku menceraikannya, aku tidak akan pernah bisa kehilangan dia lagi Mom ..." Ferrell terisak di pelukan sang Mommy, menyalurkan segala rasa sesak yang tengah ia rasakan.
" Tenang sayang saat ini Ranty sedang dikuasai amarah, bagaimana pun kejadian yang menimpanya sangat sulit untuk dimaafkan, tapi Mommy percaya, Ranty masih Ranty yang dulu, Ranty yang mencintai mu. Jangan putus asa kau harus berjuang mendapatkan cintanya kembali." ucap Nyonya Winda memenangkan.
Sementara Ranty terduduk di balik pintu kamarnya menangis sejadi-jadinya, mengeluarkan sesak yang mungkin selama tiga tahun ini terpendam dan terlupakan "Akhhhh ... kenapa tuhan kenapa ingatanku harus kembali ...!" Ranty berteriak ia menyesali mengapa ingatannya harus kembali. ingatan buruk yang meninggalkan banyak luka.
__ADS_1
🌼 BERSAMBUNG ...🌼
Hai my renders tercinta ku mampir ke karya ku yang baru ya. yang berjudul : CINTA 0 ⁰C
"***Jangan dekati aku, jauh-jauh hus...hus...hus..." ucap seorang gadis dengan nada ketus.
" Kau pikir aku mau berdekatan dengan mu, heh...menjijikan." balas sang pria tak kalah ketus dengan tatapan mengejek.
" Hey... jaga ucapan mu dasar pecundang !!" kali ini gadis itu tak hanya bicara namun, ia juga melempar bantal tepat mengenai wajah si pria.
" Diam kau gadis bar-bar !!" si pria tak mau kalah ia juga mengambil kembali bantal dan balas melempar hingga mengenai wajah si wanita.
" Dasar laki-laki tak tahu malu, pengecut, pecundang !!"
" Hei ... jaga batasan mu cewek jadi-jadian."
" Kau ...!"
" Kau*** ...!"
__ADS_1
Terimakasih untuk kalian semua yang sudah Sudi mampir di karya ku dan tak hentinya setiap hari aku selalu meminta pada kalian semua untuk dukung karyaku dengan like, comen, hadiah dan vote ya ... happy reading🤗
And Love you all my renders ❤️🥰