Istri Dibalik Layar

Istri Dibalik Layar
Bab 59


__ADS_3

Ferrell mulai membuka matanya la terbangun namun tak mendapati sang istri ,la langsung beranjak dan bergegas untuk membersihkan diri ,Ferrell bersiap memakai pakaian yang memang sudah tersedia di atas tempat tidur ,Ranty istrinya itu meski la sedang marah namun Ranty tetap mantapkan segala keperluan suaminya.


Tap


Tap


Tap


Ferrell menuruni anak tangga menuju ruang makan ,di sana semua orang sudah berkumpul , pagi ini menjadi sangat ramai karna ada Tomi dan Fany yang juga ikut bergabung ,karna memang semalam mereka tidur di mension tuan Nugraha.


" Pagi sayang..." cup Ferrell menyapa sang istri dengan memberi ciuman dibibir Ranty ,Ferrell tak memperdulikan keberadaan orang-orang disekitarnya. sementara Ranty membulatkan matanya , kesal pada sikap Ferrell yang lagi-lagi seenaknya saja.


Ferrell kemudian medudukan dirinya di samping sang istri , Ranty memberi tatapan tajam pada Ferrell la masih sangat kesal ,tentang kejadian semalam . namun Ferrell malah nyengir tanpa dosa.


" Khuk...khuk...khuk..." Tomi tersedak Kopi yang sedang Ia minum " ya ampun Rell Lo kira-kira napa " protes Tomi pada sikap Ferrell yang menurutnya tidak berperasaan .


" Kenapa Tom ...kaget ya kalau kami sudah biasa liat pemandangan seperti ini ..." ucap Rian yang sudah terbiasa dengan kebucinan sang adik.


" Helehhh kalau gue jadi Lo Ran...gue udah kasih challenge suami model begitu..." ucap Fany enteng.


" Challenge apa Fan?." tanya nyonya Winda penasaran .


" Coba saja ,suruh dia nyosor di depan publik berani tidak hah." Fany menaik turunkan alisnya menggoda Ferrell .


Sementara Ferrell sempat melotot tajam kearah Fany .


" Ho iya ya ...harusnya gitu atau kalau nggak mommy rekam aja ulah bucinnya kamu ,terus mommy sebarin biar terungkap !!." nyonya Winda berucap menggebu seolah benar-benar ingin melakukan apa yang baru saja la ucapkan.


" Mom...biarkan kak Ferrell mengungkapkan hubungan ini dengan caranya ,aku percaya mom , akan datang waktunya saat aku di akui ." bela Ranty ,yang sebenarnya la tak ingin membahas hubungannya dengan Ferrell saat ini.enatak kenapa la menjadi sangat malas jika harus membahas mengenai hubungannya Ranty kini lebih memilih mengalihkan pikirannya pada hal-hal yang positif itu akan jauh lebih baik untuk kehamilannya.

__ADS_1


" Uhh sayang terimakasih sudah percaya pada ku ..." cup ,cup,cup kini bukan hanya sekali namun Ferrell nekat mencium Ranty bertubi-tubi."


Ranty tetap bertahan dengan raut wajah merenggutnya enggan menanggapi ke bucinan sang suami.


Sementara semua orang yang ada di sana kompak melengos jengah dengan kelakuan Ferrell .


" Mom...Daddy berapa lama di London mom...? tanya Rian mengalihkan perbincangan.


" Mungkin seminggu nak ,tapi dadd tak langsung pulang karna akan mempersiapkan pembelian vila yang ada di Bali." nyonya Winda menjelaskan rencana sang suami yang akan membeli sebuah vila yang ada di Bali.


" Mom untuk apa dad membeli vila dan itu di Bali , apa akan ada rencana berlibur ke Bali mom ?." tanya Ferrell heran .


" Iya mom kalau pun kita berlibur ke Bali untuk apa sampai membeli vila kita biasakan menginap dan menyewa saja." ucap Rian yang juga tak kalah penasaran .


" Ini bukan sekedar untuk menginap tapi-- nanti saja tunggu Daddy pulang dan menjelaskan untuk apa membeli vila di Bali."


" Oh iya gue lupa kenapa Lo dan Ranty yang jadi model Vidio klip Devano?." bukannya menjawab Tomi malah memberi pertanyaan pada Ferrell .


" Iyalah dari pada Ranty sama bocah tengik itu ,dah lagian Lo tanya aja sama Fany dia yang lebih paham kenapa bisa sampai Ranty dilibatin." jawab Ferrell kesal.


Tomi melirik Fany namun , Fany hanya mengangkat bahunya acuh.


" Nanti sore Rell sekitar jam dua karna kita juga memakai set malam ." jawab Tomi pada akhirnya .


Setelah sarapan kini Ferrell bersiap ke kantor FN , Ferrell masih bergelayut manja memeluk Ranty dari belakang dan terus menciumi tengkuk sang istri kebiasaan yang sudah menjadi candu bagi Ferrell yaitu menghirup dalam-dalam aroma tubuh sang istri.


" Kak udah ditungguin Fany sama kak Tomi itu." Ranty sudah merasa sesak sedari tadi suami manjanya itu terus saja menempel .


" Iya sayang tapi aku sungguh tak ingin berpisah." ucap Ferrell sendu la benar-benar tidak ingin beranjak meninggalkan Ranty.

__ADS_1


" Kak kita hanya berpisah beberapa jam nanti pulang kuliah kan kita ketemu buat pengambilan gambar Vidio klip kak Devano." Ranty mencoba bernegosiasi dengan sang suami.


" Ok nanti aku akan suruh Tomi menjemputmu emm sebelum aku pergi aku minta ini ya ." Ferrell mengerlingkan matanya dan menunjuk bibir Ranty .


Seperti biasa Ferrell langsung melahap bibir Ranty walau Ranty belum mengijinkan ,Ranty lagi-lagi melotot geram ,sepertinya menyosor sudah menjadi hobi baru suaminya.


Tepat jam dua Ranty sudah berada di lokasi syuting pembuatan video klip untuk lagu terbaru Devano , yang terletak di vila yang ada di dekat pantai Ancol , Devano yang melihat Ranty pun langsung menghampiri .


" Hai ...bidadari surgaku calon nyonya Devano Gerald Wilson..." Devano menyapa Ranty dan hendak memeluk Ranty namun sebuah tangan telah lebih dulu mencekal lengan Devano .


" Nggak usah lebai siapa yang kamu maksud bidadari surga dan calon nyonya Devano Gerald Wilson hah !." ya tangan yang mencekal lengan Devano adalah Ferrell la begitu geram dengan tingkah Devano sungguh la tidak bisa membiarkan Ranty jauh dari pandangannya.


Pembuatan Vidio klip Devano pun berjalan lancar namun adegan-adegan yang memperlihatkan kemesraan Ferrell dan Ranty begitu terlihat natural bahkan tanpa sadar Ferrell selalu menambahkan adegan-adegan diluar skenario. itulah yang membuat Devano semakin mencurigai Ferrell . Devano yakin jika Ferrell memang memiliki ,perasan lebih pada Ranty .


Selesai dengan pembuatan Vidio klip Ferrell ,Fany , Ranty dan Tomi beranjak Ranty pulang diantar supir kantor sementara Fany ,Tomi dan Ferrell sedang terlibat perbincangan serius diruang Ferrell .


" Gila Lo Rell gue nggak nyangka Lo bakalan serendah ini !!" Tomi terkejut dan emosi begitu mendengar rekaman suara yang di berikan Fany .


" Gue udah duga Lo bakalan berfikiran sama kaya Fany." ucap Ferrell penuh kekecewaan.


" Ya jelas gue percaya ini kan emang suara Lo dan perempuan ini ,ini suara Cecil Rell ." Tomi kembali bersuara Namun Fany hanya terlihat menonton .


" Terserah Lo percaya atau nggak tapi ini bukan suara gue ,gue ajak kalian kesini buat diskusiin ini gue nyakin ada rencana besar dibalik ini semua dan gue minta bantuan Lo berdua ."


Tomi heran dengan perkataan Ferrell namun sejurus kemudian la teringat sesuatu .


" Oh shitt ...gue tahu sekarang kalo Lo kekeh bilang ini bukan Lo yang ngomong jadi gue pastiin kalo ini adalah impersonator semacam orang yang bisa meniru suara orang lain ,makanya percakapan nya hanya sesingkat ini dan hanya kada intinya saja ,kita harus selidiki ini jangan sampai ini jadi bom waktu yang akan menghancurkan hubungan Lo dan Ranty Rell." jelas Tomi panjang lebar la teringat akan sesuatu tentang orang-orang dengan keahlian meniru suara orang lain .


Ferrell ,Fany dan Tomi tak menyangka jika musuhnya sangat pintar dengan bantuan seorang impersonator la membuat rekaman palsu .

__ADS_1


__ADS_2