
Pihak kepolisian beserta tim SAR langsung menuju TKP kecelakaan, yang telah menimpa istri sang superstar, begitu banyak orang yang menyaksikan, bagaimana tim SAR dan aparat kepolisian mengevakuasi Ranty. Tomi dan Rian juga sudah sampai ke TKP, setelah lebih dulu membawa Amayra dan sang suster ke rumah sakit.
Sang suster dan Amayra mengalami lecet di beberapa bagian tubuh.
Sedang Ferrell masih terus histeris, la mengamuk membabi buta, Tomi, dan Rian yang juga di bantu pihak kepolisian, kewalahan menghadapi Ferrell yang terus saja meronta ingin, menceburkan diri guna mencari Ranty.
Setelah satu jam akhirnya, alat berat telah berhasil mengangkat, bangkai mobil. keadaannya sangat mengenaskan, mobil yang mengalami kerusakan tujuh puluh lima persen, namun saat diangkat dari sungai, mobil dalam keadaan kosong, itu artinya Ranty, masih ada didalam sungai.
Ferrell berlari menghampiri bangkai mobil Alphard, putih milik Ranty yang sudah berhasil di angkat dari sungai, namun Ferrell lagi-lagi, menelan kecewa Ranty istri tercintanya tak ada di dalam mobil naas tersebut.
Kemungkinan besar Ranty memang terlempar, karna kondisi Ranty yang sudah melepaskan, safety belt karna la rencananya akan melompat, ke arah matras yang sudah disiapkan Tomi beberapa meter lagi.
" Mana istri saya !!! mana !!! saya tidak butuh mobilnya saya butuh istri saya akhhh !!! "
"Ranty.... akhhhhh .... aaaaa... Ranty sayang !!!" raung Ferrell putus asa, la terus saja memberontak, ingin mencari sendiri keberadaan Ranty.
" Tenang Rell ...tenang ...,arusnya deras Rell, kita percayakan sama tim SAR , Ranty pasti ditemukan." ucap Tomi mencoba menenangkan Ferrell.
Tim SAR kemudian mengerahkan penyelam guna mencari keberadaan Ranty. namun setelah pencarian selama tiga jam hasil yang didapat tetap nihil.
" Maaf pak kami sudah berusaha mencari keberadaan Istri bapak, tapi arusnya memang cukup deras."
" Kami menyimpulkan bahwa korban kemungkinan besar telah terbawa arus, sekali lagi kami minta maaf ."
" Omong kosong...!!! ini tidak mungkin,!! brengsek " Ferrell kembali hilang kendali, la mencengkeram baju salah satu petugas yang tadi menginformasikan, mengenai kemungkinan, yang dialami oleh Ranty.
" Ferrell...tenang !! " ucap Rian melerai.
__ADS_1
" Maaf pak saya mohon tambahkan waktu pencarian nya, tiga jam bukan waktu yang lama, saya mohon pak." Tomi mencoba bernegosiasi pada tim SAR untuk berusaha mencari lagi keberadaan Ranty.
" Baik tapi kami akan menetapkan tiga hari masa pencarian, dan jika dalam tiga hari kami tidak bisa menemukannya maka dengan terpaksa kami menyatakan bahwa saudari Ranty, telah meninggal, terbawa arus."
Jederrr... tubuh Ferrell, terasa kaku, hatinya hancur remuk, tidak mungkin Ranty nya, masih hidup, tadi malam la masih merasakan kehangatan, kemesraan, ciuman, pelukan, sikap manja Ranty, Ferrell masih melihat tawanya tadi pagi dan sekarang hanya selang beberapa jam Ranty nya telah menghilang, lenyap tak lagi terlihat.
" Hahahaha...., apa kau bilang Ranty istriku meninggal terbawa arus... hahahaha, kau bosan hidup hah !! " Ferrell sudah seperti orang gila la kembali mengamuk.
Dengan terpaksa akhirnya Rian memukul tengkuk Ferrell hingga pingsan, kemudian Ferrell dibawa pulang oleh Tomi, karna kelakuan Ferrell hanya akan mengganggu proses evakuasi.
Berita kecelakaan yang menimpa Ranty sang istri superstar pun telah ramai menjadi topik berita utama.
Begitu banyak kehadiran wartawan, baik di lokasi maupun dikediaman tuan Nugraha. nyonya Winda syok, dan pingsan, setelah mendengar kabar kecelakaan, yang dialami oleh menantunya.
Nyonya Winda tidak menyangka jika menantunya yang tadi pagi masih baik-baik saja, masih ceria, apalagi nanti malam adalah malam sepesial untuknya, kini dinyatakan hilang.
" Tom gimana Ranty ? " tanya Fany tak sabar.
Tomi hanya menggeleng lemah, tak sanggup rasanya la menyampaikan kabar, sebenarnya.
Ferrell mengedarkan pandangannya melihat sekeliling ruangan mension yang sudah disulap dengan dekorasi yang sangat cantik, untuk acara malam nanti. Ferrell kembali meneteskan air mata nya rasa sesak di dadanya kembali hadir mencabik-cabik hatinya.
" Ranty dimana Fan ? " Ferrell seperti orang linglung yang menanyakan keberadaan Ranty.
Fany hanya terdiam dan terisak, namun nyonya Winda yang melihat kepulangan putranya langsung menghampiri Ferrell dan...
Plakkk....
__ADS_1
" Dimana menantu mommy hah ! dimana ! kembalikan Ranty, kembalikan dia !! kamu jahat Rell " nyonya Winda mengamuk sekuat tenaga la memukul Ferrell.
Nyonya Winda sudah tahu dari mang Diman jika sebelum kecelakaan yang menimpa Ranty, Ferrell dan Ranty, telah lebih dulu bertengkar karna Ranty telah memergoki Ferrell bersama dengan Viona di apartemen milik Ferrell, hingga terjadi kejar-kejaran.
Ferrell hanya diam menerima semua pukulan dari sang mommy. la akui jika ini memang salahnya, la terlalu lembek dan tidak pernah jujur pada Ranty.
" Akhhhhh... hahhh aaaaa... Ranty !! hiks... hiks...mas Widodo, Alya maafkan aku ..." nyonya Winda meraung menangis histeris, merasa gagal menjaga Ranty.
Ferrell melangkah menuju kamar mereka, la terduduk di bawah meja rias Ranty, meneliti setiap barang milik Ranty, Ferrell memungut lingerie, yang dipakai Ranty tadi malam.
Ferrell terisak, dengan posisi berbaring, mencium aroma Ranty yang tertinggal di lingerie, Ferrell terbayang bagaiman, tadi malam la dan Ranty, masih menghabiskan malam yang penuh dengan cinta, sekarang Ranty tak ada lagi, dan mungkin, tak akan bisa lagi la lihat .
Tuhan seperti ini kah balasan yang kau berikan, kenapa begitu kejam dan menyakitkan, tolong kembalikan Ranty ku, Akhahhhhh...." batin Ferrell pilu.
Kesedihan Ferrell begitu mendalam la tertidur dilantai dengan masih memeluk lingerie milik Ranty .
Ferrell merasakan sentuhan dan kecupan lembut di wajahnya, la membuka mata dan melihat sang istri yang tersenyum dihadapannya, Ferrell terduduk dan langsung memeluk sang istri.
" Kau kembali sayang, kau kembali, jangan tinggalkan aku ku mohon." ucap Ferrell pada Ranty yang berada dalam pelukannya kemudian, Ranty tersenyum di pelukan Ferrell.
Ferrell melerai pelukannya memandang Ranty, Ferrell mengecup bibir Ranty, ciuman penuh rasa cinta, Ferrell me ***** dan me nyesap bibir Ranty.
Ferrell melepas tautan bibir mereka, Ranty tersenyum manis dan berkata.
" Jaga Amayra untuk ku" setelah mengucapkan kata itu tiba-tiba Ranty menghilang, Ferrell terbangun dan kembali merasakan sesak, itu hanya mimpi, Rantynya tidak benar-benar kembali, rasanya la ingin tertidur selamanya agar mimpi itu tidak pernah berakhir.
\# ***Bersambung***....\#
__ADS_1